Pesawat Kepresidenan Dicat Merah, Demokrat: Menghapus Jejakmu!
Politisi Demokrat Andi Arief. (Foto: ANTARA)
MerahPutih.com - Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dicat ulang. Semula, pesawat berjenis Boeing 737-8U3 (BBJ2) berwarna biru langit bercampur putih, kini berwarna merah putih.
Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief melayangkan protes keras terkait pergantian warna pesawat yang dibeli era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Baca Juga
Oknum Agen Tiket Pesawat yang Jual Surat Swab PCR Palsu Raup Untung Rp 11 Juta
"Sekarang pesawat kepresidenan berwarna merah. Entah maksudnya apa, bisa warna bendera bisa juga corona. Dulu biru. Desain dan warna karya seorang mayor desainer di TNI AU," tulis Andi Arief di akun twitternya, @Andiarief_, Selasa (3/8).
Sekarang pesawat kepresidenan berwarna merah. Entah maksudnya apa, bisa warna bendera bisa juga corona. Dulu biru. Desain dan warna karya seorang mayor desainer di TNI AU. Dominasi biru langit adalah upaya peningkatan keamanan penerbangan, sebagai warna kamuflase saat terbang. pic.twitter.com/KtQLE5VwOj
— andi arief (@Andiarief__) August 3, 2021
Andi Arief menjelaskan alasan pesawat kepresidenan dicat biru. Ia pun mengutip judul lagu yang dipopulerkan Ariel 'NOAH'
"Dominasi biru langit adalah upaya peningkatan keamanan penerbangan, sebagai warna kamuflase saat terbang," sambungnya.
"Menghapus jejakmu kata Ariel," imbuh Andi Arief.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono membenarkan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sudah dicat ulang. Kebijakan itu sudah direncakan sejak 2019 lalu.
"Pengecatan Pesawat BBJ 2 terkait dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-75 kemerdekaan Republik Indonesia pada 2020. Proses pengecatan sendiri merupakan pekerjaan satu paket dengan Heli Super Puma dan Pesawat RJ,"ujar Heru di Istana Negara, Selasa (3/8).
Pesawat RJ adalah pesawat Kepresidenan British Aerospace RJ 85 (BAe-RJ 85) atau biasa disebut RJ-85 yang biasa dipakai oleh wakil presiden untuk melakukan kunjungan kerja.
"Namun pada 2019, pesawat BBJ 2 belum memasuki jadwal perawatan rutin sehingga yang dilaksanakan pengecatan terlebih dahulu untuk Heli Super Puma dan pesawat RJ," ungkap Heru.
Seperti diketahui, pemerhati penerbangan, Alvin Lie mengkritik anggaran pengecatan ulang pesawat kepresidenan yang diperkirakan mencapai 100.000 dollar hingga 150.000 dollar Amerika Serikat (setara Rp 1,4 miliar hingga Rp 2,1 miliar).
"Hari gini masih aja foya-foya ubah warna pesawat Kepresidenan. Biaya cat ulang pesawat setara B737-800 berkisar antara USD100ribu s/d 150ribu Sekitar Rp.1,4M sd Rp.2.1M," tulis Alvin di akun twitternya, @alvinlie21. (*)
Baca Juga
Bagikan
Berita Terkait
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Demokrat ‘Pelototi’ Paket Stimulus Kuartal IV 2025: Ingin Tepat Sasaran dan Berkelanjutan
Ramai Video SBY Tak Salami Kapolri saat Peringatan HUT ke-80 TNI, Demokrat Tegaskan Hubungan Baik-Baik Saja
Geger Kematian Balita di Sukabumi, Demokrat: Bukti Gagalnya Negara Lindungi Rakyat Miskin
Tegaskan Roy Suryo Sudah Mundur Sejak 2019, Demokrat Sebut Ada Upaya Adu Domba SBY dengan Jokowi