Perusahaan Ini Siapkan Solusi Liburan di Pantai saat Pandemi COVID-19

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 17 April 2020
Perusahaan Ini Siapkan Solusi Liburan di Pantai saat Pandemi COVID-19

Konsep liburan di pantai ditengah pandemi COVID-19 (Foto: odditycentral)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUSIM panas di pantai mungkin tak terdengar menarik pada tahun ini, hal itu lantaran pandemi virus Corona dan langkah-langkah pencegahan seperti social distancing atau menjaga jarak fisik.

Namun, salah satu Perusahaan asal Italia, telah membuat konsep sulusi dengan membuat kubus pantai Plexiglas, seperti yang dilansir dari laman odditycentral.

Baca Juga:

Mendadak Viral, Bangunan Dipenuhi Ratusan Boneka Seram

Banyak orang yang melewatkan liburan musim panas karena pandemi COVID-19 tentu menjadi bencana besar bagi sektor pariwisata di Italia. Hal itu karena banyak warga yang khawatir terinfeksi virus COVID-19 di tengah pusat-pusat keramaian.

Konsep bilik transparan digadang-gadang bisa menjadi solusi liburan di pantai ditengah pandemi COVID-19 (Foto: odditycentral)

Tetapi perusahaan pariwisata Nouva Neo yang berbasis di Modena, baru-baru ini meluncurkan sejenis bilik Plexiglas transparan yang bisa dipasang di pantai, guna memastikan bahwa orang bisa menikmati waktu di bawah sinar matahari sambil tetap menjaga jarak aman satu sama lain.

Kotak transparan yang cukup besar tersebut dirancang untuk membatasi ruang para wisatawan, agar terhindar dari interaksi dengan wisatawan lainnya.

Kotak berukuran tinggi 2 meter dan lebar 4,5 meter di masing-masing sisi. Fasilitas baru untuk digunakan di pantai ini bisa menampung dua sunbeds dan payung, bahwan memiliki sedikit ruang bebas.

Nouva Neon telah merilis beberapa konsep, tetapi menyebutkan bahwa ciptaanya saat ini masih dalam tahap desain, untuk mendorong pihak yang tertarik untuk menawarkan saran mereka.

Baca Juga:

Cara Pria Jomlo ini Cari Pacar Ditengah Pandemi Corona Gegerkan Jagat Maya


Menurut Cronache Ancona, perusahaan itu telah menerima banyak permintaan dari luar negeri. Banyak yang mengatakan jika bilik itu tak terbuat dari Plexiglas sederhana, tetapi dari jenis khusus yang mampu menghalau sinar UV berbahaya, dilengkapi dengan sanitizer dispensers dan tak memiliki atap, untuk memungkinkan pengunjung pantai berjemur.

sejumlah pihak beranggapan jika konsep kubus pantai plexiglas tak cocok di italia (Foto: odditycentral)

Tapi, feedback yang didapat tidak begitu positif sejauh ini. Karena beberapa operator pantai mengklaim jika konsep itu tak layak di Italia.

"Tidak mungkin, setidaknya menurut pendapat saya, Saya tidak tahu semua wilayah pantai Italia, tetapi saya pikir solusi ini tidak mungkin diterapkan di mana-mana, karena panas dipancarkan oleh Plexiglas," kata Luca Paolillo, presiden Asosiasi Bagning Riviera del Conero.

Paolillo pun menyebutkan, beberapa daerah pantai yang terus-menerus terdapat angin kencang, di mana bilik Plexiglas akan berisiko tersapu. Dia menyimpulkan jika operator pantai akan dipaksa untuk menggunakan solusi seperti itu oleh pemerintah, sebagian besar akan enggan untuk melanjutkan bisnis.

Namun terlepas dari hal itu, head of purchasing menyebutkan bahwa konsep tersebut sangat bermanfaat. "Pada kenyataanya, mereka diciptakan untuk digunakan di pantai jompo dan rumah sakit, tetapi kemudia mengingat situasi dan kebutuhan untuk memulai kembali musim pantai, kami berpikir bahwa konsep itu bisa digunakan dengan sangat baik untuk melindungi kita bahkan saat kita berjemur," tutur Marco.

Untuk fase pertama Kubus Pantai Plexiglas itu sendiri, diperkirakan akan dikirim dalam waktu sekitar tiga minggu kedepan. (ryn)

Baca Juga:

Viral! Takut Tertular Virus Corona, Keluarga Ini Melarikan Diri Ke Hutan

#Virus Corona #Viral #Berita Unik #Pantai
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf usai Video Dorong Mahasiswa Viral di Medsos
Ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Briptu Asky Rizal Toding, meminta maaf usai videonya viral saat mendorong mahasiswa.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf usai Video Dorong Mahasiswa Viral di Medsos
Indonesia
Polisi Usut Cara Aktivis Greenpeace Panjat Patung Selamat Datang Bundaran HI, CCTV Bakal Dipelototi
Enam aktivis Greenpeace nekat memanjat Patung Selamat Datang di Bundaran HI untuk memprotes krisis iklim. Polisi kini menyelidiki akses dan menelusuri CCTV.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
Polisi Usut Cara Aktivis Greenpeace Panjat Patung Selamat Datang Bundaran HI, CCTV Bakal Dipelototi
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang tewas ditembak polisi karena melawan. Simak juga kisah haru sang anak yang terpaksa menikah di depan jenazah orang tuanya.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Dunia
Karang Laut Holei Ikonis Berusia 550 Tahun di Hawaii Runtuh
Lengkungan tersebut diperkirakan runtuh saat taman nasional tersebut ditutup sementara selama Badai Tropis Nolo, akhir pekan lalu.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Karang Laut Holei Ikonis Berusia 550 Tahun di Hawaii Runtuh
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Koridor 8 Dikeluhkan karena Bau dan Penumpang Tidur, Transjakarta Minta Maaf
Transjakarta meminta maaf atas keluhan soal Koridor 8. Sebelumnya, viral di media sosial mengenai bau tak sedap hingga warga tidur di koridor tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Koridor 8 Dikeluhkan karena Bau dan Penumpang Tidur, Transjakarta Minta Maaf
ShowBiz
Dituding Sepi Peminat, Video Asli Mark Lee NCT di Event Ralph Lauren Justru Bikin Merinding dan Viral di Medsos
Ramai video viral yang menyebut popularitas Mark Lee NCT menurun dibanding Jay ENHYPEN di acara Ralph Lauren. Cek fakta asli dan klarifikasi lengkap dari fans di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Dituding Sepi Peminat, Video Asli Mark Lee NCT di Event Ralph Lauren Justru Bikin Merinding dan Viral di Medsos
Dunia
Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Jika denda tetap diberlakukan, peminjam seharusnya membayar sekitar USD 12.055 atau sekitar Rp 200 juta.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Dunia
Viral Menu Mewah Mantan Biksu Atichoti Sebelum Diciduk Polisi Akibat Skandal Korupsi dan Asusila
Penangkapan mantan biksu Atichoti viral berkat skandal penggelapan dana kuil 92 juta baht dan tindakan asusila. Intip juga menu sarapan mewahnya ala jamuan Tiongkok yang bikin netizen geleng-geleng kepala
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Viral Menu Mewah Mantan Biksu Atichoti Sebelum Diciduk Polisi Akibat Skandal Korupsi dan Asusila
Dunia
Viral Video Parodi Skandal Seks Biksu, Penyanyi Thailand Berkostum Nyeleneh di Kelab Malam Kena Batunya
Heboh video viral penyanyi di kelab malam Thailand pakai jubah biksu untuk menyindir skandal seks mantan kepala biara. Simak kronologi dan respons tegas polisi di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Viral Video Parodi Skandal Seks Biksu, Penyanyi Thailand Berkostum Nyeleneh di Kelab Malam Kena Batunya
Bagikan