Pertengahan Mei Ini, Tiga Kapal Perang dan Alutsista Laut Bersiaga di Perairan Papua

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Mei 2024
Pertengahan Mei Ini, Tiga Kapal Perang dan Alutsista Laut Bersiaga di Perairan Papua

Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III Laksamana Muda TNI Hersan mengecek kesiapan pasukan dan alutsista untuk latihan kesiapsiagaan operasional. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Latihan kesiapsiagaan operasional (LKO) pencarian dan pertolongan (SAR) bakal digelar di perairan Papua di pertengahan Mei 2024.

Komando Armada (Koarmada) III TNI Angkatan Laut menyiapkan tiga kapal perang (KRI) dan alutsista laut lainnya untuk

Panglima Koarmada (Pangkoarmada) III Laksamana Muda TNI Hersan yang juga bertindak sebagai direktur latihan (dirlat) menginstruksikan kepada seluruh peserta latihan untuk memahami peran dan tugasnya masing-masing, serta memperhatikan pentingnya berkoordinasi secara cepat dengan seluruh instansi yang terlibat dalam operasi SAR.

Latihan kesiapsiagaan operasional SAR Koarmada III TNI AL itu diikuti oleh total 715 personel, yang terdiri atas prajurit TNI AL di wilayah Koarmada III, Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Papua Barat Daya, Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Sorong, Kantor SAR Sorong, BMKG Sorong, dan tenaga medis di wilayah Sorong. KPLP merupakan badan yang bernaung di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan RI.

Baca juga:

3 Kapal Perang Siaga Tempur di Laut Natuna Utara

Dari Koarmada III TNI AL, prajurit yang terlibat latihan adalah para pengawak kapal perang/kapal patroli, prajurit dari Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada III, prajurit dari Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada III, prajurit dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarharlan) Sorong, tim medis dari RSAL Oetoyo dan Dinas Kesehatan Koarmada III, serta prajurit TNI AL lainnya di wilayah kerja Koarmada III.

Dalam latihan itu, alutsista yang dikerahkan dari Koarmada III mencakup KRI Gulamah-869, KRI Tatihu-853, KRI Sura-802, Kapal TNI AL (KAL) Wayag, KAL Tornado, Kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Jefman, dan dua kapal tunda TD Umsini dan TD Irau, kemudian ada juga perahu karet dan searider yaitu G7 dan X2 dari Lantamal XIV Sorong, kemudian ada rigid buoyant boat (RBB) dari Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Koarmada III, dan ambulans.

Dari Polairud, ada satu kapal yang juga dipersiapkan untuk latihan. Begitu juga dari Kantor SAR Sorong ada KN SAR RB 221.

Pangkoarmada III menyampaikan latihan itu, yang melibatkan beragam instansi terkait SAR, bertujuan untuk mengetahui kesiapan pasukan, alutsista, sekaligus meningkatkan kemampuan koordinasi antarinstansi dalam operasi SAR.

Baca juga:

TNI AL Siagakan Kapal-Kapal Perang di Pondok Dayung Amankan Idulfitri

Dalam latihan itu, ada tiga lokasi yang dipersiapkan, selain di perairan sekitar Sorong, juga di Markas Komando Armada III dan di Dermaga Lantamal XIV Sorong.

"Peserta latihan juga selalu berpegang teguh pada prinsip zero accident sebagai upaya untuk memperkecil kecelakaan dan mengutamakan baik personel maupun material dalam melaksanakan operasi, mulai dari tahap keberangkatan, pelaksanaan, sampai kembali ke pangkalan," kata Pangkoarmada III. (*)

#Kapal Perang #Latihan Perang #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan