MERAHPUTIH.COM — AKTIVIS 98 mengapresiasi sikap pemerintah dalam menanggapi teror penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Bidang Eksternal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus, Kamis (12/3).
"Kami mengapresiasi respons cepat dari Menteri HAM hingga jajaran Polri. Sikap tegas pemerintah ini sangat penting untuk menunjukkan bahwa negara hadir dan tidak memberikan ruang bagi aksi teror terhadap pembela HAM," ujar Ketua PIJAR 98 Sulaiman Haikal dalam keterangan, dikutip ANTARA.
Lebih lanjut dia menjelaskan respons cepat tersebut berupa pernyataan Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai yang mengutuk teror tersebut sebagai tindakan premanisme. Menteri HAM juga mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas motif di balik serangan itu.
Selain itu, menurut Sulaiman, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga telah memberikan atensi khusus kepada jajarannya untuk mengejar dua pelaku yang terekam CCTV. Ia juga mengatakan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo telah menyatakan teror terhadap Andrie Yunus tidak dapat dibenarkan dan pelaku harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Baca juga:
Sulaiman berharap pelaku serta aktor intelektual di balik teror tersebut dapat segera ditangkap demi mencegah preseden buruk bagi iklim demokrasi nasional.
Andrie Yunus disiram air keras saat mengendarai sepeda motor setelah melakukan rekaman siniar di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang membahas topik militerisme dan uji materi Undang-Undang tentang Tentara Nasional Indonesia. YLBHI pun menyebut teror terhadap Andrie Yunus sebagai dugaan pembunuhan berencana.(*)
Baca juga:
Polda Metro Jaya Kecam Insiden Penyerangan Air Keras terhadap Andrie Yunus