Penyekatan Tol Solo-Semarang, Puluhan Orang Terpaksa Jalani Swab Test

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 23 Mei 2021
Penyekatan Tol Solo-Semarang, Puluhan Orang Terpaksa Jalani Swab Test

Pengguna jalan dengan mobil pribadi luar kota terkena penyekatan dan dilakukan swab test antigen. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satlantas Polres Boyolali, Jawa Tengah bersama TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan penyekatan di rest area KM 487 B, Jalan Tol Solo-Semarang, Gumukrejo, Kecamatan Teras, Jum'at (21/5).

Dalam penyekatan tersebut, puluhan kendaraan yang berhentikan, dan 31 orang dilakukan swab test antigen karena terbukti tidak membawa surat sehat.

Kasatlantas Polres Boyolali AKP Yuli Anggraeni mengemukakan, penyekatan ini dilakukan sebagai upaya mencegah pemudik ataupun yang hendak balik ke tempat perantauan. Hasil penyekatan, terdapat 31 orang pengemudi dan penumpang tidak membawa surat sehat.

Baca Juga:

Hampir 15 Ribu Pemudik Balik ke Jakarta, 11.271 Orang Belum Swab

"Sesuai aturan sudah jelas, yang melakukan perjalanan harus bawa surat sehat. Jika tidak, swab test antigen di posko penyekatan," kata Yuli, Sabtu (22/5).

Ia mengatakan, operasi menyasar kendaraan dari luar provinsi yang akan meninggalkan Jawa Tengah. Dari hasil operasi tersebut, ada 47 kendaraan yang berhentikan oleh tim gabungan.

"Penyekatan ini terus dilakukan di tiga lokasi, yakni, batas kota, rest area, di Pos Bangak. Penyekatan kami lakukan sampai Senin pekan depan," kata dia

  Pengguna jalan dengan mobil pribadi luar kota terkena penyekatan dan dilakukan swab test antigen. (MP/Ismail)
Pengguna jalan dengan mobil pribadi luar kota terkena penyekatan dan dilakukan swab test antigen. (MP/Ismail)


Yuli mengatakan, hasil swab test 31 orang hasilnya negatif semua. Bagi yang hasilnya negatif bisa melanjutkan perjalanan.

"Kami prediksi akan ada peningkatan jumlah kendaraan pada akhir pekan ini. Penyekatan akan lebih ditingkatkan," ucap dia.

Baca Juga:

Pemudik di Tanjung Duren Dites Swab Usai Balik Kampung, 12 Orang Reaktif COVID-19

Seorang pengguna jalan tol Romadoni (53) mengaku datang dari Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur mengantar keluarga ke Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Saat perjalanan.

"Saya merasa senang dengan adanya cek swab antigen secara gratis. Alhamdulilah hasil swab keluarga saya menunjukkan non-reaktif," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Agresif Bangun Swab Center Baru, Diagnos Lab Cetak Laba Rp21,7 Miliar

#Boyolali #COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Tradisi
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Struktur stupa diperkirakan berasal dari era klasik Buddha abad ke-8 hingga ke-10 Masehi dengan ragam hias flora.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Indonesia
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
“Struktur benda yang ditemukan berbentuk seperti lonceng. Dari corak yang terlihat, diduga objek ini peninggalan era Buddha."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
Indonesia
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Tim Ahli Pendaftaran Cagar Budaya, Farid Burhanuddin, membenarkan temuan itu.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Indonesia
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Polres Boyolali membongkar kasus penipuan proyek Koperasi Merah Putih. Total kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Kasus perampokan sadis terjadi di Boyolali, Kamis (29/1). Bocah berusia 5 tahun tewas dan ibunya kritis.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Perampokan Sadis di Boyolali, Bocah 5 Tahun Tewas dan Ibu Kritis
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Bagikan