Kesehatan

Penyakit Kronis yang Mengintai Kalau Tidur Terlalu Lama

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Selasa, 18 Januari 2022
Penyakit Kronis yang Mengintai Kalau Tidur Terlalu Lama

Efek buruk tidur terlalu lama (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DENGAN banyaknya aktivitas, belum lagi kebiasaan begadang, tidur lama nyenyak dalam waktu yang lama tentu menjadi idaman semua orang. Bisa istirahat malam yang nyenyak dan pagi yang indah tanpa suara alarm adalah surga dunia.

Seolah-olah yang kita butuhkan hanyalah tidur dan hidup akan langsung membaik begitu kita tidur sebanyak yang kita inginkan. Walaupun tidur nyenyak baik untuk kesehatan, tidur terlalu lama bisa memberi banyak kerugian bagi kesehatan fisik dan mental kita loh. Hal baik yang satu itu bisa berubah dari teman menjadi musuh jika kita menikmatinya secara berlebihan.

Baca Juga:

3 Cara Membuat Tubuh Lebih Banyak Bergerak dalam Kesehariaan


Lelah

lelah
Bangun tidur dalam keadaan lelah dan lemas. (Foto: Pexels/cottonbro)


Tidur nyenyak baik untuk menambah energi. Anehnya, terlalu banyak tidur tidak akan membuat tubuh merasa segar dan berenergi. Sebaliknya, kita akan mengalami kelelahan dan lemas. Itu menimbulkan keengganan untuk melakukan apapun. Perlu diingat bahwa jumlah tidur yang disarankan untuk orang dewasa adalah antara 7-9 jam. Jika tidur lebih dari itu, otak Anda terasa berkabut dan membuat kita tidak bisa fokus.

Sakit kepala

sakit kepala
Sakit kepala luar biasa saat bangun tidur. (Foto: Pexels/Gerd Altmann)


Tanda umum dari tidur berlebihan adalah timbulnya sakit kepala yang disebabkan oleh neurotransmiter yang salah arah. Terlalu banyak tidur biasanya menyebabkan sakit kepala tipe tegang. Jika kamu mendengkur keenderungan untuk terbangun dengan sakit kepala semakin meningkat. Sebuah survei yang dilansir dari The Power of Positivity menunjukkan bahwa 60% pendengkur rentan terhadap sakit kepala.

Kondisi kronis memburuk

kronis
Sakit punggung dan sleep apnea karena tidur berlebihan (Foto: Pexels/Pexels-Ketut Subiyanto)

Tidur terlalu banyak memperburuk depresi kronis dan kondisi lain seperti sakit punggung. Selain itu, jika kamu cenderung terengah-engah di malam hari (sleep apnea) bisa jadi disebabkan oleh lamanya terlelap di kasur. Tidak hanya sleep apnea dan sakit punggung, tidur dalam durasi panjang juga membuat kondisi jantung bisa memburuk.

Baca Juga:

Aroma Terapi Tentukan Keberhasilan Diet

Mudah tersinggung

marah
Bisa menjadi pemarah atau pemurung. (Foto: Pexels/Timur Weber)

Alih-alih merasa bahagia dan penuh energi, tidur terlalu lama membuatmu cenderung bangun sebagai sosok pemarah dan murung. Bangun dengan perasaan sudah lelah dan menyadari bahwa tidak bisa seproduktif yang diinginkan merusak suasana hati dan membuatmu lebih mudah tersinggung dan marah.


Menjadi tua

berat
tidur berlebihan memperlambat metabolisme dan menyebabkan penambahan berat badan. (Foto: Pexels/SHVETS production)

Tidak hanya wajah yang akan menua lebih cepat, tetapi juga otak. Tidur terlalu banyak menyebabkan masalah memori dan konsentrasi. Selain itu, tidur berlebihan memperlambat metabolisme dan menyebabkan penambahan berat badan. (avia)

Baca Juga:

Jangan Biarkan 5 Hal Ini Merusak Masa Depanmu

#Kesehatan #Tidur Siang #Kurang Tidur #Tidur Malam #Tips Tidur #Pola Tidur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan