Pentingnya Memperhatikan Sistem Keamanan Siber Bagi UMKM

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 18 Februari 2021
Pentingnya Memperhatikan Sistem Keamanan Siber Bagi UMKM

Sistem keamanan siber penting bagi UMKM (Foto: pixabay/thedigitalartist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI MASA pandemi COVID-19 upaya serangan siber dikabar meningkat. Para pelaku serangan siber biasanya tak pandang bulu dalam meluncurkan aksinya, dari mulai bisnis kecil hingga bisnis besar menjadi incaran mereka.

Berangkat dari hal itu, Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi, mengajak para pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sudah terjun ke dunia online untuk memperhatikan keamanan.

Baca Juga:

Beralih ke Digital, Kunci UMKM Bertahan di Masa Pandemi

Mengenai hal tersebut, Yosi Mokalu sebagai Ketua Siberkreasi, mengatakan tantangan keamanan yang paling besar dihadapi oleh UMKM yakni sikap acuh dan tidak peduli.

tantangan keamanan yang paling besar dihadapi oleh UMKM yakni sikap acuh dan tidak peduli (Foto: pixabay/kreatikar)

Selain itu, Yosi juga berpendapat, proses migrasi ke online yang cukup cepat kerap tidak dibekali cukupnya pengetahuan di ranah digital.

"Keamanan menjadi prioritas. Ini penting karena akan dapat mengganggu kepercayaan. Namun, banyak yang menganggap ini remeh," tutur Yosi seperti yang dikutip dari laman Antara.

Yosi menambahkan, pemilik UMKM memiliki latar berlakang pengetahuan yang berbeda, karena itu, sebaiknya UMKM mencari bimbingan dari sumber yang terpercaya agar aman.

Berdasarkan data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Yosi menjelaskan upaya serangan siber meningkat cukup tajam, yakni sebanyak empat kali lipat di sepanjang tahun 2020.

Angkanya cukup fantastis, menurut data tersebut terdapat sekitar 190 juta upaya serangan siber di Indonesia. Sementara di tahun 2019 tercatat hanya 39 juta upaya serangan siber.

Peningkatan upaya serangan siber sudah ada sejak awal pandemi melanda Indonesia di 2020, puncaknya yakni pada agustus 2020 menyentuh angka 63 juta upaya serangan siber. Angka tersebut jauh meningkat bila dibanding dengan bulan yang sama pada tahun 2019, yang hanya 5 juta serangan.

Baca Juga:

Langkah Jitu E-Commerce dalam Mendukung UMKM Lokal di Masa Pandemi

Menurut Yosi hal itu dipengaruhi oleh perubahan pola hidup masyarakat di masa pandemi, belajar dari rumah dan work from home. Aktivitas tersebut menyebabkan penggunaan internet dan transaksi online semakin banyak.

Adapun pentingnya keamanan siber lantaran berhubungan dengan roadmap atau visi pemerintah, yakni bangsa Indonesia sedang menuju Digital Nation, yang terdiri dari tiga komponen besar. Yakni pemerintah digita, masyarakat digital dan ekonomi digital.

Upaya serangan siber meningkat tajam di tahun 2020 (Foto: pixabay/mohamed_hassan)

Upaya serangan siber umumnya mensasar kegiatan transaksi, termasuk UMKM. Karena itu, Siberkreasi melakukan kolaborasi dengan mitra, wsalah satunya gojek, untuk melakukan literasi digital.

Literasi digital sendiri dilakukan guna meningkatkan kompetensi keamanan digital untuk UMKM.

Novi Tandjung selaku Head of Merchant Platform Business Gojek mengatakan, bahwa kemanan merupakan komitmen Gojek, karena erat hubungannya dengan kelancaran usaha pada mitra.

Untuk itu, pada 2020 pihak gojek akan menggencarkan keamanan lewat kegiatan edukasi diberbagai channel dan memanfaatkan komunitas yang dimiliki. (Ryn)

Baca Juga:

Sistem Kemitraan Perkuat UMKM

#Cyber Crime #UMKM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
7.908 Lowongan Kerja Fiktif Sudah Ditakedown, Kementerian P2MI Ungkap Modus yang Mengintai Calon PMI
Kementerian P2MI telah menurunkan 7.908 tautan lowongan kerja fiktif sepanjang Januari-Agustus 2026. Masyarakat diminta waspada tawaran kerja luar negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
7.908 Lowongan Kerja Fiktif Sudah Ditakedown, Kementerian P2MI Ungkap Modus yang Mengintai Calon PMI
Indonesia
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Sebanyak 100 pedagang Pasar Induk Kramat Jati mendapat akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta dengan plafon pembiayaan hingga Rp 500 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Berita Foto
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Pedagang menawarkan aneka busana muslim dengan memanfaatkan fitur live streaming pada aplikasi Shopee di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 31 Agustus 2026
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Indonesia
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Dari 780 UMKM binaan Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 470 pelaku usaha bergerak di bidang makanan, sedangkan 310 lainnya merupakan penyedia minuman.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Indonesia
Menteri UMKM Segera Keluarkan Aturan Diskon Biaya Layanan 50 Persen di Marketplace
Tujuan pemberian diskon 50 persen merupakan upaya pemerintah melindungi produk lokal agar dapat bersaing di platform.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Menteri UMKM Segera Keluarkan Aturan Diskon Biaya Layanan 50 Persen di Marketplace
Indonesia
KUR Bikin 511.000 Pengusaha UMKM Berhasil Naik Kelas
Pemerintah mengimbau seluruh pelaku UMKM untuk memanfaatkan sisa alokasi plafon KUR yang masih terbuka lebar tahun ini untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
KUR Bikin 511.000 Pengusaha UMKM Berhasil Naik Kelas
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Selain mengutamakan produk lokal, Permendag Nomor 19 Tahun 2026 juga ditujukan untuk memperkuat perlindungan konsumen dalam perdagangan digital.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Indonesia
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Data Sistem Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SSKI) Bank Indonesia pada 2025, total kredit perbankan mencapai Rp 8.149 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Bagikan