Penting, Kontrol Porsi Makan saat Lebaran
Banyak orang yang akan kebablasan makan saat merayakan Lebaran. (foto:unsplash_mufid majnun)
MAKANAN lezat tersaji di hari raya. Itulah yang jadi godaan sesungguhnya. Tidak jarang, banyak orang akan kebablasan makan saat merayakan Lebaran karena tergiur kenikmatan opor, rendang, dan ketupat. Padahal, kebablasan makan banyak di hari raya bukanlah hal yang baik. Satu risiko yang pasti ialah kenaikan berat badan.
“Atur porsi makan ketika Lebaran. Setengah piring sayur dan buah, seperempat piring nasi, dan seperempat piring lagi lauk pauk tanpa kuah santan,” kata dokter dan ahli gizi masyarakat dr Tan Shot Yen, dikutip ANTARA.
BACA JUGA:
Ia menjelaskan, makan menu yang berbeda saat berkunjung ke rumah kerabat dapat membantu menjaga asupan gizi seimbang. Hal itu terjadi karena kalori tidak menumpuk pada jenis makanan yang sama. Tan juga memberikan beberapa cara agar kamu bisa tetap makan dengan enak dan sehat selama Lebaran, yaitu dengan makan dengan porsi lengkap dan asupan gizi seimbang pada saat pertama makan di rumah masing-masing.
“Kemudian di rumah kedua dan ketiga, bisa ambil rujak, es buah, atau camilan yang sifatnya ringan supaya tidak menumpuk makanan dalam sehari,” katanya. Tan menyarankan untuk tidak mengonsumsi makanan yang mengandung santan jika sudah dihangatkan berulang kali karena kandungannya sudah berubah menjadi lemak jenuh.
Selain menyediakan makanan yang enak, tuan rumah sebaiknya juga perlu menyediakan opsi menu lain yang lebih ringan dan tidak mengandung santan. Sop, soto bening, dan bakso menjadi makanan yang cocok agar tidak mengonsumsi kandungan santan yang berlebih.
BACA JUGA:
“Jangan terlalu banyak masaknya (yang bersantan), cukup sejumlah anggota keluarga yang ada dan akan datang ditambah satu porsi lagi supaya tidak perlu dihangatkan berulang,” ujar Tan.
Walaupun Lebaran menjadi sebuah perayaan, bukan berarti jadi hari untuk bermalas-malasan. Kamu tetap harus melakukan olahraga, sekalipun dalam gerakan yang sederhana. Untuk mengakalinya, kamu dapat mengajak anak-anak bermain di taman atau tempat rekreasi.
Dengan demikian, Lebaran akan menjadi momentum yang menyucikan pikiran dan juga tubuh dengan tetap menjaga nafsu menyantap makanan yang tidak baik bahkan ketika sudah tidak berpuasa.(vca)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya