Headline

Pentagon Desak Turki Fokus Libas ISIS di Suriah

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 15 Februari 2018
Pentagon Desak Turki Fokus Libas ISIS di Suriah

Menteri Pertahanan Malaysia Hishammudin Hussein dan Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis (kiri) (ANTARA FOTO/REUTERS/Edgar Su)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Keterlibatan Turki dalam konflik Suriah bukan semata untuk membela rezim Presiden Bashar al-Saad tapi lebih kepada menjaga stabilitas keamanan di perbatasan wilayahnya.

Berulang kali para militan ISIS menyerang perbatasan Turki dan menimbulkan korban jiwa. Amerika Serikat selaku pemimpin negara sekutu dalam melawan ISIS, mendukung Turki untuk terus melibas ISIS di wilayah Suriah.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis pada Kamis (15/2) di Pentagon mendesak Turki tetap fokus memerangi kelompok bersenjata ISIS di Suriah.

Hubungan Amerika Serikat dengan Turki, yang sama-sama menjadi anggota pakta pertahanan NATO, baru-baru ini memburuk karena kedua pihak mempunyai kepentingan berseberangan dalam perang saudara di Suriah itu.

Washington mengaku fokus mengalahkan ISIS, sementara Ankara berupaya mencegah kelompok bersenjata Kurdi di Suriah mendapatkan otonomi, yang dicurigai bisa membantu gerilyawan Kurdi di Turki.

Pada bulan lalu, Turki melancarkan operasi militer di wilayah Afrin di Suriah untuk mengusir milisi YPG Kurdi dari kawasan perbatasan selatan tersebut.

Jim Mattis menyampaikan desakannya saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Turki Nurettin Canikli pada Rabu di sela-sela agenda pertemuan NATO.

"Dia mendesak fokus baru dalam upaya memerangi ISIS dan mencegah kelompok teroris itu dalam memperoleh kemenangan di Suriah," kata Pentagon.

Kedua menteri pertahanan sepakat untuk meneruskan aktivitas kerja sama bilateral dalam bidang pertahanan dan mengupayakan cara baru dalam memperkuat kooperasi demikian keterangan Pentagon.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson sebagaimana dilansir Antara dari Reuters juga dijadwalkan akan mengunjungi Turki pada Kamis dan Jumat ini. Sejumlah pejabat di Gedung Putih memperkirakan Tillerson akan menjalani perundingan sulit dengan Ankara.

Turki baru-baru ini mengancam akan terus menyerang kota Manbij di Suriah yang kini dikuasai oleh kelompok bersenjata YPG. Mereka meminta tentara Amerika Serikat, yang berada di kota itu, tidak menghalangi pasukan Turki.

Washington sendiri mengaku belum punya rencana untuk menarik pasukannya.

Turki selama ini marah karena Amerika Serikat membantu YOG, sebuah kelompok yang menurut Ankara pantas disebut sebagai organisasi teroris dan menjadi boneka bagi Partai Buruh Kurdi (PKK) yang dalam 30 tahun terakhir memberontak pada pemerintah pusat Turki.

Washington menggunakan YPG sebagai kelompok untuk mengalahkan ISIS di Suriah.(*)

#ISIS #Konflik Suriah #Turki #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Serangan rudal Iran menghancurkan fasilitas intelijen AS di Timur Tengah. Kerugian diperkirakan miliaran dolar AS.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Dunia
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Pemerintah China menyebut hubungan kerja samanya dengan Iran berada dalam kerangka internasional sehingga tidak boleh diganggu, termasuk oleh Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Dunia
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Sekitar 42.000 orang diperintahkan segera mengungsi, sedangkan 45.000 warga lainnya diminta bersiap meninggalkan rumah mereka.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Indonesia
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Perang antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Dunia
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Kekeringan yang sedang berlangsung menyebabkan permukaan air di sejumlah wilayah barat AS terus menyusut.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Indonesia
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Pasukan Iran secara terpisah juga telah mengkaji kemungkinan menargetkan kabel serat optik bawah laut di Selat Hormuz jika terjadi eskalasi lebih lanjut, menurut laporan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Dunia
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Kasus kebakaran Jeep Gladiator dan Wrangler memicu gugatan hukum di AS. FCA recall 1,07 juta unit akibat masalah konektor listrik pompa power steering. NHTSA catat 51 kebakaran dan 1 cedera.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Indonesia
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Pemimpin Turkiye itu juga mengatakan bahwa Ankara, bersama dengan Pakistan dan Arab Saudi, menunjukkan sikap tegas dalam memastikan stabilitas dan keamanan regional
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Dunia
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ancaman keras terhadap Oman.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Ikut Campur Kesepakatan Selat Hormuz
Indonesia
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Wakil Menteri Perang AS Elbridge A. Colby bertemu Prabowo di Istana Negara. AS optimistis mempererat hubungan dan kerja sama strategis dengan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Bagikan