Pengembangan Kasus Setnov, KPK Geledah Dua Rumah Saksi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 31 Agustus 2017
Pengembangan Kasus Setnov, KPK Geledah Dua Rumah Saksi

Ketua DPR Setya Novanto. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam kasus korupsi pengadaan korupsi e-KTP dengan tersangka Ketua DPR Setya Novanto alias Setnov

Setelah beberapa waktu lalu menggeledah kediaman Irvanto, keponakan Setya Novanto di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kemarin, penyidik KPK menggeledah dua lokasi terpisah masih dalam pengembangan perkara korupsi e-KTP dengan tersangka Ketua Umum Golkar tersebut.

"Senin dan Rabu kemarin, penyidik KPK menggeledah rumah dua orang saksi secara terpisah," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (31/8).

Rumah mantan Direktur Produksi PNRI, Yuniarto di Pulogadung, Jakarta Timur, menjadi lokasi pertama penggeledahan. Kemudian, penyidik menggeledah rumah saksi Anang Sugiana di Grogol, Jakarta Barat.

"Dari penggeledahan tersebut, kami temukan sejumlah bukti yang sudah disita. Ada dokumen terkait e-KTP dan barang bukti elektronik.‎ Dari sana akan dipelajari lebih lanjut bukti-bukti tersebut," kata Febri.

Dalam perkara ini, dua pejabat Ditjen Dukcapil Kemendagri Irman dan Sugiharto sudah divonis masing-masing hukuman selama tujuh dan lima tahun penjara. Namun, KPK masih melakukan banding atas materi perkara vonis tersebut.

Jaksa KPK juga mendakwa pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong telah melakukan korupsi secara bersama-sama. Nama Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto disebut juga sebagai pihak yang turut bersama-sama merugikan negara hingga Rp 5,9 triliun atas perkara ini.

Penyidik KPK pun masih terus mendalami dan merampungkan berkas Setya Novanto dan tersangka lainnya, yakni politikus Partai Golkar Markus Nari. Perampungan berkas dengan memeriksa saksi-saksi termasuk menggeledah sejumlah tempat. (Pon)

Baca berita terkait korupsi e-KTP lainnya di: Enam Saksi Diperiksa Untuk Markus Nari

#Kasus Korupsi #Korupsi E-KTP #Setya Novanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Marak Kepala Daerah Diciduk KPK Karena Korupsi, DPR Serukan Segera Ubah Sistem Pilkada
Desain ulang sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) agar tidak memicu tingginya biaya politik.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
Marak Kepala Daerah Diciduk KPK Karena Korupsi, DPR Serukan Segera Ubah Sistem Pilkada
Berita Foto
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT yang Menjerat Bupati Langkat Syah Afandin
Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan barang bukti operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Langkat Syah Afandin di Jakarta, Jumat (3/7/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 04 Juli 2026
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT yang Menjerat Bupati Langkat Syah Afandin
Berita Foto
KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin sebagai Tersangka Kasus Suap Proyek
Bupati Langkat Sumatera Utara (Sumut) Syah Afandin, dikawal menuju tahanan, usai menjalani pemeriksaan, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 04 Juli 2026
KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin sebagai Tersangka Kasus Suap Proyek
Indonesia
KPK Ungkap OTT Bupati Langkat Terkait Suap Proyek Dinas Pendidikan dan Perkim
Penyidik menemukan uang yang diduga berasal dari fee proyek dan diperuntukkan bagi kepala daerah tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
KPK Ungkap OTT Bupati Langkat Terkait Suap Proyek Dinas Pendidikan dan Perkim
Indonesia
Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan, Kejagung: Kami Siap Hadapi
Kejagung siap menghadapi gugatan praperadilan eks Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung. Hal itu terkait kasus korupsi MBG.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan, Kejagung: Kami Siap Hadapi
Berita
Bupati Langkat Syah Afandin Terjaring OTT KPK, 7 Orang Ikut Diamankan
Bupati Langkat, Syah Afandin, terjaring OTT KPK. Dalam OTT tersebut, tujuh orang ikut diamankan.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
Bupati Langkat Syah Afandin Terjaring OTT KPK, 7 Orang Ikut Diamankan
Indonesia
Kejagung Tetapkan Sekretaris Deputi BGN LMI Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Kejagung menetapkan Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama BGN berinisial LMI sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Kejagung Tetapkan Sekretaris Deputi BGN LMI Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Indonesia
KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli Antoni dalam Kasus Dugaan Korupsi Bupati Kuansing
KPK membuka peluang memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk mendalami dugaan korupsi pelepasan kawasan HPT yang menjerat Bupati Kuansing.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli Antoni dalam Kasus Dugaan Korupsi Bupati Kuansing
Berita Foto
KPK Resmi Tetapkan Bupati Kuansing Riau Suhardiman Amby Tersangka Dugaan Suap Jual Beli Jabatan
Tersangka Dugaan Suap Jual Beli Jabatan, Bupati Kuansing Suhardiman Amby (61) di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 01 Juli 2026
KPK Resmi Tetapkan Bupati Kuansing Riau Suhardiman Amby Tersangka Dugaan Suap Jual Beli Jabatan
Indonesia
Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur Kembali Mangkir dari Panggilan KPK, Masih di Luar Negeri?
Bos Maktour, Fuad Hasan, kembali mangkir dari pemeriksaan KPK. Ia disebut masih berada di luar negeri.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur Kembali Mangkir dari Panggilan KPK, Masih di Luar Negeri?
Bagikan