Pengamat Sebut 3 Sosok Ini Berpeluang Gantikan Menteri dari NasDem Jika Terjadi Reshuffle

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 01 Februari 2023
Pengamat Sebut 3 Sosok Ini Berpeluang Gantikan Menteri dari NasDem Jika Terjadi Reshuffle

Presiden RI Joko Widodo di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (2/1/2023). ANTARA/Gilang Galiartha

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tiga menteri dari Partai NasDem santer dikabarkan akan direshuffle pada Rabu Pon atau 1 Februari 2023, hari ini. Ketiganya yakni, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya hingga Menkominfo Johnny G. Plate.

Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas mengakui menteri dari Partai NasDem akan didepak bila memang reshuffle jadi dilakukan pada hari ini.

Baca Juga:

Jokowi Kembali Bicara soal Reshuffle Kabinet: Tunggu Aja Besok

Ia membeberkan sejumlah nama yang dipersiapkan untuk menggantikan menteri dari partai besutan Surya Paloh tersebut.

“Menteri yang berasal dari Partai NasDem sangat berpeluang dicopot oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Siapa saja pengganti mereka juga sudah dipersiapkan oleh Jokowi,” kata Fernando, kepada wartawan, Selasa (3/1) malam.

Fernando mengatakan, Menkominfo Johnny G Plate dikabarkan akan diganti oleh eks Sekjen Kominfo yakni Rosarita Niken Widiastuti. Sedangkan eks Panglima TNI Andika Perkasa dikabarkan akan mengisi pos Menteri LHK menggantikan Siti Nurbaya.

“Mantan Sekjen Kementerian Komunikasi dan Informatika salah satu yang dipersiapkan untuk menggantikan Johnny G Plate. Mantan Panglima TNI Andika Perkasa akan menempati posisi sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” ujarnya.

Baca Juga:

Isu Reshuffle, Istana Sebut Jokowi Ada Agenda Internal Besok Siang

Ia melanjutkan, untuk pos Menteri Pertanian sendiri akan diisi oleh Kepala Staf Presiden atau KSP yakni Moeldoko. Kabarnya, lanjut dia, Moeldoko dipersiapkan untuk menggantikan Syahrul Yasin Limpo.

“Moeldoko, akan dipersiapkan menggantikan Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian,” imbuhnya.

Menurut Fernando, Presiden Jokowi hanya akan fokus melakukan reshuffle terhadap menteri-menteri NasDem. Untuk Menteri lain, kata dia, Jokowi tidak akan melakukan reshuffle.

"Jokowi tidak ingin kinerja para menterinya akan terganggu kalau dilakukan reshuffle pada kementerian lainnya karena sisa masa jabatannya hanya sekitar 1 tahun lebih,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Santer Isu Reshuffle Kabinet, Dua Menteri NasDem tak Hadiri Ratas di Istana

#Reshuffle Kabinet #Jokowi #NasDem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Ajak 3 Cucunya Naik MRT Jakarta, Puji AC Tetap Dingin Meski Penumpang Padat
Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengajak tiga cucunya naik MRT Jakarta dari Bundaran HI ke Lebak Bulus. Jokowi memuji fasilitas MRT yang nyaman, bersih, dan AC tetap dingin meski penumpang padat.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Jokowi Ajak 3 Cucunya Naik MRT Jakarta, Puji AC Tetap Dingin Meski Penumpang Padat
Indonesia
Kaesang si Bungsu Jokowi Incar Kursi DPR 2019, Maju Lewat Dapil V Jateng
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep resmi maju Pileg DPR RI 2029 dari Dapil V Jateng. Fokus utama Kaesang adalah menggarap suara dari Kota Solo, basis keluarga Jokowi.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kaesang si Bungsu Jokowi Incar Kursi DPR 2019, Maju Lewat Dapil V Jateng
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Minta Prabowo Setop MBG dan Fokus Selesaikan Proyek IKN
Isu tentang MBG dihentikan sedang ramai muncul di sosial media, tapi belum ada satu pun yang terkonfirmasi benar.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Minta Prabowo Setop MBG dan Fokus Selesaikan Proyek IKN
Indonesia
Hakim Duga Roy Suryo Ajukan Praperadilan untuk Tunda Persidangan Pokok Perkara
Hakim menyatakan pengajuan praperadilan setelah berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan merupakan penyalahgunaan prosedur hukum.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Hakim Duga Roy Suryo Ajukan Praperadilan untuk Tunda Persidangan Pokok Perkara
Indonesia
Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo karena Dianggap tak Relevan
Hakim menilai permohonan tersebut sudah tidak lagi relevan karena perkara pokok telah lebih dahulu dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo karena Dianggap tak Relevan
Indonesia
Jokowi Kumpulkan Alumni Fakultas Kehutanan UGM, Persiapan Jadi Saksi Sidang
Pertemuan Jokowi dengan delapan teman tersebut berlangsung tertutup selama satu jam. Tak lama kemudian, Jokowi mengajak temannya tersebut makan siang keluar rumah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Jokowi Kumpulkan Alumni Fakultas Kehutanan UGM, Persiapan Jadi Saksi Sidang
Indonesia
Nasib Tersangka Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo, Ditentukan Hari Ini
Sidang kali ini beragendakan pembacaan putusan terkait gugatan Roy Suryo mengenai penetapan dirinya sebagai tersangka.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Nasib Tersangka Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo, Ditentukan Hari Ini
Indonesia
Batal Dibawa ke Gorontalo, Rachmat Gobel Dimakamkan di TMP Kalibata Setelah Jumatan
Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024 sekaligus mantan Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, setelah salat Jumat. Rencana pemakaman di Gorontalo dibatalkan.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Batal Dibawa ke Gorontalo, Rachmat Gobel Dimakamkan di TMP Kalibata Setelah Jumatan
Indonesia
Eks Mendag Rachmat Gobel Tutup Usia, Disemayamkan di Jaksel Pemakaman di Gorontalo
Anggota DPR RI sekaligus mantan Menteri Perdagangan periode 2014–2015, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB di Jakarta. Jenazah disemayamkan di Jalan Supomo, Jakarta Selatan, dan akan dimakamkan di Gorontalo.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Eks Mendag Rachmat Gobel Tutup Usia, Disemayamkan di Jaksel Pemakaman di Gorontalo
Indonesia
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Mantan Wali Kota Solo ini meminta agar penghargaan ini tidak ditarik ke ranah politik. Karena jika ditarik ke ranah politik, itu bisa disalahartikan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Pinjak Kepala Kerbau di Lampung Disalahartikan Injak Banteng, Jokowi: jangan Ditarik ke Ranah Politik
Bagikan