Pengamat: Keterlibatan Tentara Tidak Harus Dilihat Sebagai Upaya Lemahkan Peran Polisi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 28 Mei 2020
Pengamat: Keterlibatan Tentara Tidak Harus Dilihat Sebagai Upaya Lemahkan Peran Polisi

Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2020). (ANTARA/Agus Suparto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang, menilai pelibatan tentara dalam penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), tidak harus dilihat sebagai upaya untuk melemahkan peran polisi.

"Keterlibatan tentara tidak harus dilihat sebagai upaya untuk melemahkan peran polisi, namun semata-mata untuk memperkuat dan mengatur sirkulasi manusia di tengah pandemi ini," kata Ahmad Atang, Kamis (28/5).

Baca Juga:

Persiapkan New Normal, Pemerintah: Jangan Harap Bisa Kembali ke Masa Sebelum Corona

Dia menjelaskan, pemerintah telah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa provinsi dan kabupaten/kota yang memiliki potensi terpaparnya pandemi COVID-19.

PSBB, pada hakikatnya mengatur soal tertib sosial dengan asumsi bahwa semakin tertibnya masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, maka akan meminimalisir penyebaran pandemi Virus Corona jenis baru (COVID-19).

Keberhasilan PSBB dalam menekan angka penyebaran COVID-19 sangat tergantung pada tingkat kesadaran masyarakat yang memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi.

Jokowi kapolri dan Panglima TNI
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Panglima TNI dan Kapolri saat meninjau Stasiun MRT Hotel Indonesia. (Tangkapan Layar/Kanugrahan)

Namun fakta menunjukkan bahwa masyarakat cenderung tidak patuh terhadap aturan PSBB, karena masih ditemukan banyaknya masyarakat yang berkerumun, tidak memakai masker, tidak menjaga jarak dan seterusnya.

"Selama ini yang mengawal implementasi PSBB adalah polisi dan Satpol PP, namun masih dirasakan tidak imbangnya antara jumlah personil dan wilayah jangkauan, sehingga negara mesti melibatkan tentara baik, angkatan darat, udara mau laut," jelas dia.

Kehadiran tentara menurut dia sangat dibutuhkan untuk memperkuat pengaturan sosial. Apalagi, saat ini sebagian wilayah akan masuk pada tahap normal baru maka pola hidup baru harus dikawal secara ketat, karena tertib sosial tidak hanya soal patuh pada aturan, namun harus ada upaya paksa untuk membangun kesadaran kolektif.

"Maka keterlibatan tentara tidak harus dilihat sebagai upaya untuk melemahkan peran polisi, namun semata-mata untuk memperkuat dan mengatur sirkulasi manusia di tengah pandemi ini," bebernya.

Baca Juga:

TNI dan Polri Utamakan Tindakan Persuasif Terhadap Warga yang Tak Patuhi PSBB

Hanya saja, sebagaimana dikutip Antara, perlu adanya standar operasional prosedur (SOP) yang jelas antarinstitusi pengaman, agar tidak terjadi tumpang tindih tugas, fungsi dan kewenangan dalam pelaksanaan di lapangan, kata Ahmad Atang menambahkan. (*)

#New Normal #PSBB #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Bagikan