Pengamat: Ganjar Pancing Konflik dengan PDIP untuk Raih Simpati Publik

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 03 Juni 2022
Pengamat: Ganjar Pancing Konflik dengan PDIP untuk Raih Simpati Publik

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Relasi antara PDI Perjuangan (PDIP) dengan kadernya yang juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, semakin memanas.

Teranyar, Ganjar dikritik oleh politikus senior PDIP, Trimedya Panjaitan, terkait kinerja dan manuver politiknya guna menjadi capres 2024.

Baca Juga:

Ganjar Tanggapi Tudingan Elite PDIP Ambisius Jadi Capres

“Kisruh PDIP-Ganjar ini tersinyalir diharapkan oleh Ganjar, sehingga ia mendapat simpati publik seolah menjadi korban dari kedzaliman elite PDIP,” kata Direktur Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, kepada wartawan, Jumat (3/6).

Sejauh ini, menurut Dedi, PDIP memiliki garis instruksi yang jelas terkait Pilpres 2024. Para kader PDIP, kata dia, tidak keluar dari platform keputusan Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

"Sehingga Ganjar terlihat manuver melalui rekayasa permusuhan, artinya PDIP sejatinya tidak ada persoalan, tetapi Ganjar memancing agar konflik itu mengemuka,” ujarnya.

Dedi mengatakan, narasi-narasi yang berkembang di masyarakat saat ini PDIP menjauhi Ganjar. Padahal, menurut dia, secara politik jika dilihat secara seksama justru Ganjar yang menjauhi PDIP.

"Ganjarlah yang menjauh, sepertinya memilih untuk tidak datang ke acara Puan atau PDIP, lalu hadir di acara relawan politik Projo. Ini pertanda jika Ganjar memang menjalankan politik adu domba,” jelas dia.

Baca Juga:

Trimedya ke Ganjar: 8 Tahun Jadi Gubernur Apa Kinerjanya?

Menurut Dedi, kritik yang dilayangkan oleh elite PDIP terkait buruknya kinerja Ganjar di Jawa Tengah merupakan hal wajar. Sejumlah permasalahan seperti kemisikinan yang meningkat hingga konflik sosial di Wadas mengafirmasi kritik tersebut.

“Buruknya kinerja Ganjar yang semakin mengemuka, angka kemiskinan di Jateng meningkat, infrastruktur stagnan, konflik sosial mengemuka, itu cukup bukti dari kritik PDIP padanya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Trimedya Panjaitan menyoroti manuver politik Ganjar Pranowo guna menjadi capres 2024. Mantan Ketua DPP PDIP ini menyindir kinerja Ganjar sebagai gubernur yang hanya aktif di media sosial.

Bagi Trimedya, langkah Ganjar yang bermanuver untuk nyapres di 2024 sudah kelewat batas. Bahkan, dalam istilah orang jawa bisa disebut kemlinthi (sok, songong, congkak).

Lebih lanjut, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR ini menekankan seharusnya Ganjar sebagai kader yang tergolong lama, paham karakter PDIP dan Ketum Megawati Soekarnoputri.

“Dan bagi saya sebagai kader PDI Perjuangan, Ganjar tidak menghargai Ibu (Megawati),” kata Trimedya. (Pon)

Baca Juga:

Pengamat Sebut Sosok yang Diinginkan Jokowi Adalah Ganjar Pranowo

#Ganjar Pranowo #Megawati Soekarnoputri #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Para ibu setempat melantukan lirik lagu yang menyentuh hati, nada senduh dan teduh menenangkan perasaan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Bagikan