Pendukung Bamsoet Desak Airlangga Pulangkan Polisi dari Markas Golkar

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 29 September 2019
Pendukung Bamsoet Desak Airlangga Pulangkan Polisi dari Markas Golkar

Ilustrasi: Kantor DPP Partai Golkar di Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Selasa (9/6). (Foto: MerahPutih/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Viktus Murin mendesak Ketua Umum Airlangga Hartarto segera mengikuti langkah Bambang Soesatyo untuk meredakan ketegangan politik di internal Partai Golkar.

Atas pertimbangan untuk menjaga stabilitas politik nasional, Bamsoet telah menyatakan mendukung pelaksanaan Munas Golkar pada bulan Desember sebagaimana yang diinginkan Airlangga selaku Ketua Umum Partai Golkar.

Baca Juga:

Polisi Gerebek Kader AMPG Berjudi di Kantor DPP Golkar Slipi

"Bamsoet sudah membuktikan sikap kenegarawanannya, Airlangga kapan? Kami menunggu Airlangga menunjukkan sikap kenegarawanannya," tegas Viktus kepada wartawan di Jakarta, Minggu (29/9).

Viktus menuturkan, Airlangga bisa menunjukkan watak kenegarawanannya mulai dari pemulangkan polisi ke markasnya dan tidak lagi berada di kompleks Kantor DPP Partai Golkar Slipi, seolah-olah Golkar sedang berada dalam situasi darurat keamanan.

Selanjutnya memulangkan kelompok tertentu yang menggunakan atribut AMPG seolah-olah itu adalah anggota aktif atau kader Golkar, yang saat ini masih menguasai aula Kantor DPP Partai Golkar.

Gerbang Kantor DPP Golkar digembok
Ilustrasi: Gerbang Kantor DPP Golkar (Foto: MP/Gomes R)

"Segera membuka gembok pagar gerbang Kantor DPP Partai Golkar. Sehingga, urusan-urusan administrasi kegolkaran dan irama sekretariat DPP Partai Golkar dapat segera normal kembali seperti semula," kata dia

Menurut dia, Bamsoet telah menempuh langkah politik yang elegan karena memilih untuk lebih mengutamakan tanggungjawab yang lebih besar yakni agenda dan kepentingan negara. Diantaranya, pelantikan Anggota DPR/MPR pada tanggal 1 Oktober 2019 dan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 20 Oktober 2019.

"Bamsoet memilih menurunkan ketegangan politik yang beresiko terhadap kiprah politiknya sebagai Caketum Partai Golkar, karena telah mengamini pelaksanaan Munas pada Desember 2019 sesuai keinginan Airlangga," tandasnya.

Baca Juga:

PP dan AMPG Jaga Ketat Gerbang DPP Golkar

Viktus menambahkan saat ini publik dan khususnya slagorde Partai Golkar menunggu Airlangga membuktikan sikap kenegarawanannya.

"Dimulai saja dari hal paling sederhana, misalnya buka kembali pintu gerbang pagar Kantor DPP Partai Golkar yang selama ini digembok. Bukankah tanggung jawab pada hal-hal yang besar, selalu didahului oleh tanggung jawab pada hal-hal kecil?" tutup Viktus. (Asp)

#Partai Golkar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Status kasus pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Utara, Nus Kei, naik ke penyidikan. Kedua pelaku terancam hukuman mati.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Partai Golkar Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5 Persen, DPR Bahas Skema Baru
Partai Golkar mendorong ambang batas parlemen naik jadi 5 persen. Angka itu dinilai masih memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi partai politik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Partai Golkar Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5 Persen, DPR Bahas Skema Baru
Indonesia
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Keluarga korban segera membawa Nus Kei ke RS Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan pertolongan medis
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Indonesia
Golkar Minta RUU Pemilu Segera Dibahas, Tahapan Awal Sudah Dekat
Golkar meminta pemerintah dan DPR untuk membahas RUU Pemilu. Hal itu dikarenakan Pemilu 2029 segera mendekati tahapan awal.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Golkar Minta RUU Pemilu Segera Dibahas, Tahapan Awal Sudah Dekat
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Golkar: Tunggu Keputusan Prabowo
Partai Golkar angkat bicara soal isu reshuflle kabinet. Menurut Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mengatakan, bahwa hal itu merupakan wewenang Presiden.
Soffi Amira - Kamis, 16 April 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Golkar: Tunggu Keputusan Prabowo
Indonesia
Tingkatkan Kursi Golkar di DPR RI, Bahlil Lahadalia Pilih Jalur Caleg Papua Pemilu 2029
Orientasi Partai Golkar ke depan akan menitikberatkan pada hasil kerja nyata dan loyalitas para anggotanya
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Tingkatkan Kursi Golkar di DPR RI, Bahlil Lahadalia Pilih Jalur Caleg Papua Pemilu 2029
Indonesia
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan menanggapi usulan Partai Golkar soal pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPRD.
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Indonesia
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, terjaring OTT KPK pada Rabu (10/12). Golkar pun menghormati proses hukum yang berlaku.
Soffi Amira - Kamis, 11 Desember 2025
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Terjaring OTT KPK, Golkar Hormati Proses Hukum
Indonesia
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Partai Golkar sejak awal telah mengusulkan dan mendukung beliau beserta tokoh-tokoh lainnya untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional. Kemudian tahun ini baru terwujud.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 November 2025
Golkar Solo Bakal Gelar Tasyakuran Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Indonesia
Bahlil Lahadalia Minta Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Ungkit Peran Transmigrasi dalam 'Menjodohkan' Suku Jawa dan Papua
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan Soeharto menjadi Pahlawan Nasional, menyoroti jasa program transmigrasi yang membentuk kebinekaan dan persatuan di Papua Selatan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 November 2025
Bahlil Lahadalia Minta Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Ungkit Peran Transmigrasi dalam 'Menjodohkan' Suku Jawa dan Papua
Bagikan