Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pendaki Gunung Lawu Asal Magetan Meninggal, Tim SAR Evakuasi

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 18 Agustus 2025
Pendaki Gunung Lawu Asal Magetan Meninggal, Tim SAR Evakuasi

Tim SAR melakukan evakuasi pendaki meninggal dunia di Gunung Lawu, Minggu (17/8). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPTUIH.COM - PENDAKI Gunung Lawu bernama Paul, asal Magetan, Jawa Timur, meninggal dunia di Gunung Lawu. Tim SAR gabungan bergerak melakukan evakuasi pendaki yang dikabarkan meninggal itu dari Gunung Lawu Via Cetho. Kalakhar BPBD Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan korban melakukan pendakian ke puncak Gunung Lawu sekira pukul 08.15 WIB. Saat itu, korban mendaki bersama empat orang temannya yang berasal dari Kabupaten Sragen.

“Para pendaki naik Gunung Lawu sekira pukul 14.00 WIB. Salah seorang pendaki (korban) muntah-muntah, diduga hipotermia," kata Hendro, Minggu (17/8).

Ia mengatakan korban mengalami kedinginan saat melintasi jalur di atas pos 3. Teman-temannya sempat membantu memberikan pertolongan, tetapi nyawa korban tidak tertolong. “Kami baru mendapatkan laporan sekitar pukul 16.00 WIB. Tim SAR gabungan kemudian mendatangi pos Candi Cetho untuk persiapan mengevakuasi korban,” kata dia.

Ia menyebut teman-teman relawan dan porter sekira pukul 14.00 WIB juga memberikan pertolongan pertama, tapi kemudian korban dinyatakan meninggal dunia. Selama proses evakuasi, jalur pendakian Lawu via Cetho ditutup. Pihak keluarga korban juga sudah dihubungi agar jenazah korban bisa langsung diserahkan kepada pihak keluarga setelah dibawa ke puskesmas terdekat.

Baca juga:

Mulai Oktober, Pendaki Naik Rinjani Wajib Punya Asuransi Premium



Hendro mengatakan, meski saat ini musim kemarau, jalur pendakian Gunung Lawu cukup dingin. Para pendaki diimbau mempersiapkan perlengkapan yang mumpuni dan menyiapkan fisik.

"Kami mengimbau masyarakat yang ingin mendaki untuk tetap berhati-hati, karena cuaca di Lawu kondisinya masih cukup dingin. Meski musim kemarau, sesuai prediksi BMKG saat ini kemarau basah," pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)


Baca juga:

Karhutla Gunung Lawu Ancam Ekonomi dan Kesehatan, DPR Desak Penegakan Hukum

#Kawasan Wisata Gunung Lawu #Pendaki Tewas #Jawa Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Sita SK Milik Eko Plt Bupati Sukoharjo dan SK Wabup Sukoharjo
Penyitaan dilakukan setelah pemeriksaan selama 7 jam terhadap Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
KPK Sita SK Milik Eko Plt Bupati Sukoharjo dan SK Wabup Sukoharjo
Indonesia
KPK Periksa Plt Bupati Sukoharjo 7 Jam, Cecar dengan 23 Pertanyaan
Pertanyaan tersebut seputar OTT Bupati Sukoharjo serta pihak lainnya yang ditetapkan tersangka.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
KPK Periksa Plt Bupati Sukoharjo 7 Jam, Cecar dengan 23 Pertanyaan
Indonesia
Puncak Musim Kemarau Panjang, Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter di 25 Daerah Kesulitan Air
Wilayah terdampak kemarau kini meliputi 83 kecamatan dan 148 desa, sedangkan 11 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Puncak Musim Kemarau Panjang, Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter di 25 Daerah Kesulitan Air
Indonesia
Biaya Perbaikan Jalan Kunduran-Blora Direvisi dari Rp 14 Miliar Jadi 2 M, Kok Awalnya Bisa 7 Kali Lipat?
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora, Jateng, direvisi drastis dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. BPJ Purwodadi sesuaikan DED, fokus titik prioritas.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Biaya Perbaikan Jalan Kunduran-Blora Direvisi dari Rp 14 Miliar Jadi 2 M, Kok Awalnya Bisa 7 Kali Lipat?
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Anggota Polres Wonogiri Ditetapkan sebagai Tersangka Pencabulan, Propam Bertindak
Selain berdinas sebagai anggota Polri, Bripka E diketahui juga merupakan pendiri sebuah pondok pesantren di Kabupaten Wonogiri.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Anggota Polres Wonogiri Ditetapkan sebagai Tersangka Pencabulan, Propam Bertindak
Indonesia
Pendaki Gunung Merbabu Asal Bogor Meninggal, Keluhkan Sakit di Pos Bayangan 1
Rekan korban bersama pengelola basecamp segera memberikan pertolongan pertama dan menghubungi Puskesmas Selo.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
Pendaki Gunung Merbabu Asal Bogor Meninggal, Keluhkan Sakit di Pos Bayangan 1
Indonesia
Hentikan Pengumpulan Data Tata Kelola MBG di Daerah, Kejagung Digugat di PN Solo
Pangkal persoalan ini bermula ketika Jaksa Agung menerbitkan surat perintah pada 15 Juni 2026 agar seluruh jajaran Kejati mengumpulkan data atas pengelolaan MBG pada SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Hentikan Pengumpulan Data Tata Kelola MBG di Daerah, Kejagung Digugat di PN Solo
Indonesia
16 Daerah Jateng Siaga Kekeringan, Pemprov Guyur 3,2 Juta Liter Air Bersih
Hingga pertengahan Juli 2026, bantuan telah menjangkau 81.297 jiwa di 15 kabupaten.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
16 Daerah Jateng Siaga Kekeringan, Pemprov Guyur 3,2 Juta Liter Air Bersih
Indonesia
Nama SISKS Paku Buwono XIV Didaftarkan ke HaKI, Warga Solo Minta DJKI Tolak Permohonan
Surat keberatan telah dikirim kepada DJKI sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam proses pendaftaran merek.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Nama SISKS Paku Buwono XIV Didaftarkan ke HaKI, Warga Solo Minta DJKI Tolak Permohonan
Bagikan