Headline

Pemprov Jateng Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

Eddy FloEddy Flo - Senin, 03 September 2018
Pemprov Jateng Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

Donasi dari warga Jateng untuk korban gempa Lombok (Foto: Humas Pemprov Jateng)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Solidaritas dan bantuan untuk korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berdatangan dari pelosok negeri. Sejumlah daerah kompak mengumpulkan donasi untuk warga Lombok yang menjadi korban gempa, salah satunya dari Provinsi Jawa Tengah.

Pada Senin (3/9), Pemprov Jateng menyerahkan bantuan untuk korban gempa di Lombok. Bantuan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Rosiady Sayuti. Bantuan tersebut berasal dari jajaran pemerintahan di Jawa Tengah, badan, dan lembaga di provinsi itu.

Rombongan keluarga besar Jawa Tengah dipimpin Ketua MUI Jateng K.H. Ahmad Daroji. Bantuan itu salah satu bentuk kepedulian masyarakat dan pemerintah Jawa Tengah kepada masyarakat Lombok dan Sumbawa.

Mewakili pemerintah dan keluarga besar Provinsi NTB, Sekda Rosiady yang akrab disapa Pak Ros itu, mengungkapkan terima kasih dan penghargaan atas segala bentuk empati dan simpati keluarga besar Jawa Tengah atas musibah gempa bumi yang melanda NTB.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Lombok
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama para relawan UGM di Lombok (Foto: Twitter @ganjarpranowo)

"Di tengah rasa duka yang mendalam setelah lebih dari 30 hari sejak gempa pertama kali, kami sampaikan terima kasih atas kunjungan dan buah tangan dari pemerintah serta masyarakat Jateng bagi warga kami," ucap dia.

Ia menjelaskan saat ini kondisi masyarakat di Lombok masih banyak yang tinggal di lokasi pengungsian, baik yang terdampak langsung maupun tidak langsung.

Nusa Tenggara Barat, katanya, saat ini tengah berada dalam masa transisi darurat menuju pemulihan yang kegiatan utamanya sebulan pertama adalah menyingkirkan puing-puing rumah yang roboh.

Ia optimistis bahwa dengan bantuan dari seluruh pihak, 1-2 bulan ke depan, puing-puing itu sudah dapat disingkirkan sehingga dapat dibangun rumah hunian yang baru bagi masyarakat.

Ganjar Pranowo bersama relawan
Ganjar Pranowo bersama relawan di Lombok (Foto: Twitter/Ganjar Pranowo)

Ketua MUI Jateng K.H. Ahmad Daroji sebagaimana dilansir Antara menyampaikan bahwa kedatangannya bersama rombongan secara khusus untuk berkunjung ke Lombok, di samping untuk menyampaikan secara langsung bantuan bagi warga setempat yang terdampak gempa bumi.

Ia juga mengatakan keinginan melihat lebih dekat tentang kondisi daerah yang terdampak musibah di Pulau Lombok.

Dalam rombongan itu, turut serta 12 orang anggota tim kesehatan, terdiri atas dokter dan perawat yang akan ditugaskan di Lombok untuk membantu melayani korban gempa.

"Jadi ini bentuk kepedulian dari seluruh warga Jateng untuk para korban bencana gempa bumi di Lombok dan Sumbawa," katanya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Prabowo Subianto Akui Penyelenggaraan Asian Games 2018 Baik dan Bagus

#Gempa Lombok #Jawa Tengah #Gempa Bumi
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
pusat gempa itu berada di laut pada kedalaman 91 kilometer sebelah timur laut Pulau Puah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
Indonesia
Live TikTok Pocong Jadi-Jadian Bikin Geger, 7 Remaja Dihukum Sungkem ke Orangtua
Para pelajar dihukum meminta maaf dan sungkem kepada orangtua masing-masing sebagai bentuk penyesalan atas perbuatan mereka.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Live TikTok Pocong Jadi-Jadian Bikin Geger, 7 Remaja Dihukum Sungkem ke Orangtua
Indonesia
Petugas LP Sragen Gagalkan Penyelundupan 10,9 Gram Sabu, Disembunyikan di Alat Vital
Narkoba diduga akan diberikan kepada suaminya yang menjadi warga binaan LP tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Petugas LP Sragen Gagalkan Penyelundupan 10,9 Gram Sabu, Disembunyikan di Alat Vital
Indonesia
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
“Struktur benda yang ditemukan berbentuk seperti lonceng. Dari corak yang terlihat, diduga objek ini peninggalan era Buddha."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
Indonesia
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Satu keluarga ditemukan tewas di dalam tenda saat berkemah di Temanggung, Jawa Tengah. Polisi menduga keracunan makanan, autopsi dan pemeriksaan forensik masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo 5,1 mengguncang Timor Tengah Selatan, NTT, Kamis (27/5) pagi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Polresta Solo Bakar Ribuan Uang Palsu Hampir Rp1 Miliar, Temuan di Perbankan
Pemusnahan dilakukan setelah seluruh barang bukti mendapatkan penetapan resmi dari pengadilan.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Polresta Solo Bakar Ribuan Uang Palsu Hampir Rp1 Miliar, Temuan di Perbankan
Indonesia
Sesar Bawah Laut Picu Gempa di Sukabumi, BMKG Imbau Masyarakat Jangan Panik
BMKG memastikan gempa di Sukabumi tidak menimbulkan kerusakan berarti karena masuk ketegori gempa dangkal.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Sesar Bawah Laut Picu Gempa di Sukabumi, BMKG Imbau Masyarakat Jangan Panik
Indonesia
Predator Seksual di Ponpes Pati, Legislator PKB: Pelaku Harus Dihukum Berat
Kasus kejahatan seksual ini tidak hanya memicu keresahan masyarakat, tetapi juga mencoreng maruah dunia pesantren yang selama ini dikenal sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai moral dan agama.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Predator Seksual di Ponpes Pati, Legislator PKB: Pelaku Harus Dihukum Berat
Bagikan