MerahPutih.com - Dinas Pariwisata dan kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta menargetkan sebanyak 2,9 juta wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi museum di ibu kota Jakarta.
Kepala Disparbud DKI Jakarta, Edy Junaedi mengatakan saat ini sudah mencapai 60 persen wisman datang ke ibu kota untuk mengunjungi museum. Menurut dia, museum mempunyai kontribusi besar terhadap tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta.
BACA JUGA: Ramaikan HUT Jakarta ke-492, Pemprov DKI Gelar Kembali Jakarnaval
"Saat ini Museum memiliki peran besar, ada dari 50 atau 60 persen target kita dari museum. Kalau target 2,9 juta wisatawan mancanegara (wisman), 1,5 juta wisman mereka pengunjung museum," kata Edy saat dikonfirmasi Jumat (21/6).
Edy mengungkapkan, bahwa saat ini Pemprov DKI lebih mengedepankan museum-museum yang ada di Jakarta untuk adakan event atau pameran, agar daya tarik museum lebih mempesona dimata wisatawan mancanegara.
"Saya berpendapat segi bangunan, koleksi dan pelaksanaan pameran di museum menjadi penting sebagai daya tarik wisatawan," tuturnya.
Edy menegaskan, minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke museum di Jakarta sangat tinggi, terlebih lagi wisatawan manacanegara yang berasal dari Eropa.
"Wisman itu kalau udah ke museum, senang mereka, bisa mengeksplorasi utamanya wisatawan-wisatawan dari Eropa," jelas Edy.
BACA JUGA: Malam Puncak HUT Jakarta ke-492, Pemprov DKI Bakal Rekayasa Lalin
Lebih lanjut, Edy menuturkan, Jakarta sering disebut sebagai kuali peleburan dari seluruh kebudayaan yang ada di Indonesia memang harus menjadi etalase untuk tampilnya kekayaan kebudayaan Indonesia.
"Koleksi-koleksi yang dipamerkan di museum memiliki berbagai macam cerita dan merupakan khazanah yang perlu diketahui oleh banyak pihak," tutupnya. (Asp)