MERAHPUTIH.COM — DENGAN badan sedikit membungkuk, RM berjalan ke podium saat acara temu jurnalis digelar di San Francisco Museum of Modern Art (SFMOMA), Rabu (30/9). Leader BTS ini mengaku gugup. Sudah cukup lama ia tak berpidato.
Namun, RM berhasil mengatasi kegugupannya dan mulai berbagi cerita mengenai perannya sebagai co-curator dalam sebuah pameran di SFMOMA. Dalam pameran itu, RM akan membagikan sekitar 140 karya dari koleksi seni pribadinya. Pameran direncanakan dibuka pada 3 Oktober.
Pameran ‘RM x SFMOMA: Between You and Me’, yang akan berlangsung hingga 7 Februari 2027, menandai pameran museum pertama dari koleksi pribadi RM sekaligus kolaborasi pertama SFMOMA dengan seniman K-pop. Pameran ini akan menyatukan sekitar 180 karya yang dipilih RM dan pihak museum, termasuk karya-karya dari koleksi pribadinya serta koleksi milik SFMOMA. Sebagian besar karya yang dikumpulkan RM akan ditampilkan di Amerika Serikat untuk pertama kalinya.
“Ini pertama kalinya saya membagikan koleksi saya atas nama saya sendiri. Menurut saya, tidak banyak hal yang dapat memperlihatkan seseorang secara jujur seperti koleksi yang telah mereka bangun dalam jangka waktu lama. Dalam artian tersebut, pameran ini akan menjadi sebuah perkenalan diri yang cukup panjang,” ujar RM melalui agensinya, BigHit Music.
Baca juga:
Pameran Seni yang Dikuratori RM BTS di SFMOMA Dibuka Oktober 2026
“Koleksi saya mencakup banyak karya dari seniman modern dan kontemporer Korea. Beberapa nama mereka mungkin masih asing di luar Korea. Saya telah mengumpulkannya dengan harapan dapat memberikan perspektif dan sensitivitas yang sedikit lebih baik, dan proses itulah yang mengantarkan pada pameran ini,” tambahnya.
RM berpartisipasi langsung dalam perencanaan dan pengurasian pameran, bekerja sama dengan co-curator SFMOMA, América Castillo dan Kim Hyo-eun, untuk memilih karya serta mengembangkan presentasinya. Ia juga menulis teks pameran dan deskripsi karya seni dalam bahasa Korea dan Inggris, merekam panduan audio (audio guide) dalam kedua bahasa tersebut, serta memilih musik yang diputar di dalam galeri.
SFMOMA mengajukan proyek ini setelah tertarik pada selera seni RM dan keterlibatannya yang berkelanjutan dengan seni kontemporer.
“Proyek ini sangat selaras dengan komitmen SFMOMA untuk memperluas percakapan global seputar seni. Sambil menciptakan ruang bagi suara-suara baru di museum, kami juga mengundang audiens yang telah mengenal seni kontemporer dan seni Korea melalui RM,” kata Direktur SFMOMA Christopher Bedford.
Seniman Korea yang karyanya ditampilkan antara lain Yun Hyong-keun, Park Re-hyun, Chang Uc-chin, Kwon Ok-yon, Kim Yun-shin, dan To Sang-bong. Karya-karya mereka akan ditampilkan berdampingan dengan koleksi milik SFMOMA karya Kim Whan-ki, Nam June-paik, Mark Rothko, Agnes Martin, Henri Matisse, dan Georgia O’Keeffe.
Melalui keramik, kaligrafi, lukisan, dan patung, pameran ini juga akan menelusuri seni Korea dari abad keenam hingga masa kini. SFMOMA menggambarkannya sebagai salah satu pameran seni Korea modern dan kontemporer paling luas yang pernah disajikan di AS.(dwi)
Baca juga: