TACO dan Palette Studio Hadirkan 'The Curiosity Engine' di Art Jakarta 2026

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
TACO dan Palette Studio Hadirkan 'The Curiosity Engine' di Art Jakarta 2026

Instalasi TACO di Art Jakarta - The Curiosity Engine.(foto: Dok TACO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - TACO kembali membawa semangat Explore New Horizons ke ranah seni dan desain melalui partisipasinya dalam Art Jakarta 2026. Memasuki tahun keenam keterlibatannya, TACO menggandeng Palette Studio untuk menghadirkan 'The Curiosity Engine', sebuah karya yang mengeksplorasi rasa ingin tahu serta gagasan tentang bagaimana perubahan sudut pandang dapat melahirkan berbagai kemungkinan baru.

“Semangat Explore New Horizons bagi kami bukan hanya tentang menemukan sesuatu yang baru, melainkan juga tentang keberanian untuk melihat kembali hal-hal yang sudah familier dari perspektif berbeda. Gagasan ini sejalan dengan pendekatan Palette Studio dalam mengeksplorasi bentuk, material, dan pengalaman ruang," kata Chief Marketing Officer of TACO Anastasia Tirtabudi.

Oleh karena itu, menurut Anastasia, kolaborasi di Art Jakarta tahun ini menjadi ruang yang tepat untuk menerjemahkan semangat tersebut melalui sebuah karya yang mengajak pengunjung melihat material dengan cara yang berbeda. Sejalan dengan komitmen TACO terhadap zero waste, karya ini menggunakan material yang tersisa dari proses produksi. "Jadi kami coba menunjukkan bahwa sisa material pun tetap dapat memiliki nilai dan peran baru,” imbuhnya.

'The Curiosity Engine' menjadi ruang eksplorasi bagi Palette Studio untuk mengolah berbagai elemen visual menjadi satu kesatuan karya. Bagian atasnya menampilkan elemen berbentuk lingkaran yang menjadi pusat gerak dan mengambil inspirasi dari mata, kompas, serta matahari. Ketiganya menjadi simbol pengamatan, pencarian arah, dan permulaan sebuah siklus baru. Di sekelilingnya, bentuk, warna, dan tekstur yang terasa familier tetap dipertahankan. Pertemuan antara elemen lama dan gerak baru tersebut menggambarkan gagasan bahwa sebuah horizon baru dapat bermula dari cara pandang yang berubah.

Baca juga:

Hadir di IndoBuildTech 2026, TACO Tunjukkan Kebebasan Berekspresi Lewat Keragaman Material


Founder of Palette Studio Aji Fajar mengatakan karya ini dikembangkan menggunakan beberapa material TACO seperti TACO PVC sheet, drawer slide, dan PVC board, serta waste atau sisa material HPL TACO. Beragam warna, motif, dan tekstur yang dimiliki TACO menjadi bagian dari eksplorasi komposisi sekaligus membentuk karakter visual The Curiosity Engine. "Hal yang menarik bagi kami dari proses ini yakni bagaimana material yang sudah ada dapat dilihat dari kemungkinan yang berbeda. Kami mengeksplorasi karakter dan susunannya untuk menemukan komposisi yang sesuai dengan gagasan yang kami bawa,” ujar .

Tahun ini sekaligus menandai enam tahun perjalanan TACO sebagai bagian dari Art Jakarta. Dari tahun ke tahun, keterlibatan tersebut dikembangkan melalui pendekatan kreatif serta kolaborasi bersama seniman dan pelaku industri kreatif. Bagi TACO, kolaborasi menjadi medium untuk melihat kembali sejauh mana sebuah material dapat memiliki fungsi dan makna yang lebih luas, bukan hanya sebagai bagian dari kebutuhan fungsional, tetapi juga sebagai elemen yang mendukung proses penciptaan karya dan pengalaman ruang.

“Selama beberapa tahun terakhir, kami melihat bagaimana TACO secara konsisten membangun kolaborasi dengan berbagai seniman dan pelaku kreatif, sekaligus membuka kemungkinan baru dalam melihat peran material di dalam sebuah karya. Kolaborasi seperti ini memungkinkan material yang familiar dalam kehidupan sehari-hari hadir melalui pendekatan yang berbeda. Dengan begitu, hubungan antara seni, desain, dan ruang menjadi semakin dekat. Bagi kami, kehadiran kolaborasi lintas industri seperti ini juga memperkaya pengalaman pengunjung dalam melihat dan menikmati sebuah pameran,” ujar Artistic Director of Art Jakarta Enin Supriyanto.

Eksplorasi terhadap material melalui kolaborasi kreatif juga berlanjut dalam keterlibatan TACO di Jakarta Illustration and Creative Arts Fair (JICAF) yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ketiga. Melalui aktivitas Live Mural Powered by TACO, empat seniman mural dari Indonesia dan mancanegara, yakni Jaekwang Park, Muklay, Mbetand, dan Maito Parta, menghadirkan karya dengan karakter serta perspektif visual masing-masing.

Dalam aktivitas tersebut, HPL TACO digunakan sebagai medium berkarya. Berangkat dari material yang sama, keempat seniman mengolahnya dengan pendekatan visual yang berbeda-beda. Eksplorasi tersebut memperlihatkan bahwa sebuah material yang telah dikenal dapat membuka beragam kemungkinan ketika ditempatkan dalam konteks dan proses kreatif yang berbeda.(far)



Baca juga:

Art Jakarta 2026 Panggung Unjuk Karya Enam Ekosistem Seni Rupa Daerah

#Pameran Seni #Pameran #Art Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
TACO dan Palette Studio Hadirkan 'The Curiosity Engine' di Art Jakarta 2026
Menerjemahkan semangat eksplorasi melalui sebuah karya yang mengajak pengunjung melihat material dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
TACO dan Palette Studio Hadirkan 'The Curiosity Engine' di Art Jakarta 2026
Lifestyle
Art Jakarta 2026 Panggung Unjuk Karya Enam Ekosistem Seni Rupa Daerah
Enam pameran atau pasar seni rupa dari berbagai daerah untuk berpartisipasi dalam Art Jakarta 2026 melalui program MTN (Manajemen Talenta Nasional) Market.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Art Jakarta 2026 Panggung Unjuk Karya Enam Ekosistem Seni Rupa Daerah
Fun
JICAF 2026 Resmi Dibuka, Bawa Tema The World We Draw dan Hadirkan Beragam Kolaborasi
JICAF 2026 resmi dibuka hingga 4 Oktober dengan tema The World We Draw. Simak kolaborasi seniman, Disney Jajan, DUBKIL PROJECT, hingga Stereoflow.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
JICAF 2026 Resmi Dibuka, Bawa Tema The World We Draw dan Hadirkan Beragam Kolaborasi
Fun
Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, Perkuat Jejaring Seni Kontemporer Indonesia
Art Jakarta 2026 digelar 2-4 Oktober di JIExpo Kemayoran dengan 75 galeri, termasuk 33 galeri internasional dan 19 peserta baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, Perkuat Jejaring Seni Kontemporer Indonesia
Berita Foto
Art Jakarta 2026 Gandeng BMW dan MINI sebagai Luxury Mobility Partner
sesi penyerahan kendaraan BMW dan MINI sebagai Luxury Mobility Partner Art Jakarta 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 01 Oktober 2026
Art Jakarta 2026 Gandeng BMW dan MINI sebagai Luxury Mobility Partner
ShowBiz
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Pameran ini akan menyatukan sekitar 180 karya yang dipilih RM dan pihak museum.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Lifestyle
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Art Jakarta 2026 tetap membawa fokus pada perkembangan seni rupa kontemporer, khususnya dari Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Fun
Art Jakarta 2026 Bakal Hadirkan 75 Galeri Seni dari Indonesia dan Asia Tenggara
Art Jakarta 2026 digelar 2-4 Oktober di JIExpo Kemayoran dengan menghadirkan 75 galeri seni dari Indonesia dan Asia Tenggara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Art Jakarta 2026 Bakal Hadirkan 75 Galeri Seni dari Indonesia dan Asia Tenggara
Fun
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Kleen ialah seniman yang memfokuskan pada objek, warna, bentuk, atau figur sebagai cara mengekspresikan pesan kebatinan serta emosi yang dia rasakan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Lifestyle
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
Daniel bercerita Tyra ialah perempuan pemberani dan punya visi. Seorang petualang yang mendokumentasikan perjalanannya dengan banyak medium.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
Bagikan