Merahputih.com - Museum Auguste Renoir di Cagnes-sur-Mer, Prancis, dibobol pencuri pada Selasa (8/9) dini hari. Sedikitnya empat lukisan dilaporkan raib dalam aksi tersebut.
Museum yang berada tak jauh dari Nice itu diduga dimasuki dua pelaku dengan cara memecahkan pintu kaca. Mereka kemudian memotong sejumlah lukisan dari bingkainya sebelum alarm keamanan berbunyi.
Baca juga:
Lukisan Pertama 'Star Wars' Terjual Rp 64,9 Miliar dalam Lelang, Catat Rekor Harga Memorabilia
Pelaku Terekam Kamera Pengawas
Menurut laporan surat kabar Prancis Le Figaro, kamera pengawas merekam aktivitas dua pelaku sebelum alarm museum aktif pada pukul 05.48 waktu setempat.
Keduanya diduga berhasil membawa empat lukisan keluar dari museum sebelum polisi tiba di lokasi.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti kerusakan yang ditimbulkan serta memastikan seluruh barang yang hilang dalam aksi tersebut.
Penyelidik juga menemukan dua tas di taman museum. Tas tersebut diduga ditinggalkan oleh para pelaku saat melarikan diri.
Kerugian Ditaksir Rp185 Miliar
Baca juga:
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Pamerkan Fosil Dinosaurus Asli dengan Leher 20 Meter
Nilai karya seni yang dicuri diperkirakan mencapai 9 juta euro atau sekitar Rp185 miliar.
Besarnya nilai tersebut membuat pencurian ini menjadi perhatian serius, terlebih karya-karya yang berada di Museum Auguste Renoir memiliki nilai sejarah dan artistik yang tinggi.
Bekas Rumah Terakhir Renoir
Museum Auguste Renoir berada di kawasan Les Collettes, Cagnes-sur-Mer. Tempat tersebut merupakan kediaman terakhir pelukis impresionis Prancis, Pierre-Auguste Renoir.
Renoir menempati rumah tersebut pada tahun-tahun terakhir kehidupannya. Kini, bangunan dan kawasan di sekitarnya menjadi bagian penting dari warisan sang maestro impresionisme.
Museum menyimpan sekitar 10 lukisan asli karya Renoir dan sekitar 40 patung. Koleksinya tidak hanya berupa karya seni, tetapi juga mencakup perabotan, barang-barang pribadi, foto, serta arsip sang seniman.