Pemkot Solo Terima 7.600 Dosis AstraZeneca

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 12 Agustus 2021
Pemkot Solo Terima 7.600 Dosis AstraZeneca

Pemkot Solo mulai melakukan vaksinasi pada pelajar. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menerima tambahan vaksin dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah berupa AstraZeneca.

Vaksin AstraZeneca ini merupakan yang pertama diterima Pemkot Solo semenjak vaksinasi dimulai pada 14 Februari lalu.

Baca Juga

Galang Donasi Bantu Pasien Isoman, Warga Solo Gelar Potong Rambut Bayar Rp 5.000

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan membenarkan jika AstraZeneca baru pertama ini didapat Pemkot. Selama ini Pemkot menggunakan vaksin Sinovac.

"Kami dapat vaksin AstraZeneca pada Rabu kemarin. Vaksin itu diambil ke Dinkes Provinsi Jawa Tengah," ujar Ning sapaan akrabnya di Balai Kota, Kamis (12/8).

Ning menyebut total AstraZeneca yang didapat sebanyak 7.600 dosis. Penyuntikan dosis pertama telah dilakukan di 17 puskesmas milik Pemkot Solo.

"Vaksin AstraZeneca ini digunakan untuk masyarakat umum usia 18 tahun ke atas," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih. (MP/Ismail)
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih. (MP/Ismail)

Untuk lansia, ibu hamil, dan pelajar, kata Ning, masih menggunakan merek Sinovac. Warga yang menerima dosis pertama merek Sinovac juga bakal menerima merek serupa pada dosis kedua.

"Jika dosis satu Sinovac, dosis kedua ya sama Sinovac, tidak boleh berbeda,” kata Ning.

Ia menambahkan vaksinasi awal pertengahan Agustus untuk masyarakat umum dosis pertama menggunakan AstraZeneca. Masyarakat sendiri tidak perlu resah dengan perbedaan vaksin ini

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan stok vaksin di Solo sampai saat ini aman. Terbaru Pemkot dapat ribuan vaksin AstraZeneca.

"Kami baru saja dapat vaksin AstraZeneca. Untuk jumlah pastinya bisa dicek ke DKK Solo," pungkas Gibran. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Rawan Terpapar COVID-19, Ratusan Ibu Hamil dan Menyusui di Solo Ikut Vaksinasi

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Tengah viral di media sosial informasi yang menyebut vaksin sengaja disiapkan sebelum penyakit tersebut muncul.
Frengky Aruan - Rabu, 11 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Informasi ini diunggah akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela”.
Frengky Aruan - Senin, 09 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bantuan Sosial Bagi Peserta Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates
TurnBackHoax menelusuri klaim pemberian bantuan sosial di laman resmi kemensos.go.id dan kemkes.go.id melalui mesin pencarian Google.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Mei 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ada Bantuan Sosial Bagi Peserta Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates
Bagikan