Pemerintah Diminta Tracing Orang Kontak Erat dengan Pekerja Wisma Atlet

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 17 Desember 2021
Pemerintah Diminta Tracing Orang Kontak Erat dengan Pekerja Wisma Atlet

Tenaga kesehatan berjalan memasuki kawasan RSDC Wisma Atlet, Jakarta, Rabu (2/6/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Varian COVID-19 omicron masuk ke Indonesia setelah salah satu petugas kebersihan di Wisma Atlet terkonfirmasi positif varian ini.

Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati meminta agar pemerintah menyiapkan semua bentuk mitigasi terkait penularan varian Omicron.

Mulai dari lebih menggencarkan test sebagai langkah awal, fasilitas karantina sebagai bagian pencegahan, kesiapan faskes untuk perawatan hingga upaya lebih gencar dalam vaksinasi.

"Tracing perlu dilakukan ke semua kontak erat kasus konfirmasi pertama dan dilanjutkan test massif sebagai upaya mitigasi," kata Mufida dalam keteranganya, Jumat (17/12).

Baca Juga:

Wagub DKI: Kasus Pertama Omicron Diduga Terpapar dari WNA

Secara khusus ia juga menyebut perlu perlindungan yang menyeluruh bagi masyarakat yang tengah menjalani karantina mandiri maupun petugas di Wisma Atlet. Mengingat kasus pertama ditemukan lokasi Wisma Atlet.

“Mitigasi dini mulai harus dilakukan karena momentumnya bersamaan dengan libur Nataru,” ungkap Mufida.

Ia mengatakan salah satu pekerjaan krusial menghadapai varian ini adalah semakin menggencarkan testing kemudian melakukan karantina terpusat bagi yang terkonfirmasi positif.

Mufida menyebut, meski disebut bergejala ringan kesiapan faskes dalam menghadapi varian ini tidak boleh lengah. Terlebih sudah ditemukan satu kasus kematian akibat varian ini di Inggris. Krisis faskes saat varian Delta kemarin sudah harus jadi alarm.

"Bagaimanapun laporan menunjukkan tetap ada gejala akibat varian ini artinya tetap perlu tindakan medis dalam penanganan varian Omicron,” ungkap Mufida.

Ia mengatakan, percepatan vaksinasi sudah mulai harus digandakan hingga menjelang akhir tahun. Masuknya Omicron bisa menjadi trigger bagi percepatan vaksinasi ini hingga mencapai 70 persen populasi sudah vaksinasi lengkap dua dosis.

Baca Juga:

Enam WNA Tiongkok Positif COVID-19, Tiga Terindikasi Omicron

Mufida kembali mengingatkan agar pertimbangan sains dan kesehatan menjadi pertimbangan utama dalam merespons masuknya varian Omicron ke Indonesia.

Ditambah, ujar dia, adalah konsistensi kebijakan yang tidak membingungkan masyarakat. Apalagi berita soal varian Omicron ini juga menjadi kekhawatiran tersendiri di publik.

“Ini krisis kesehatan sehingga pertimbangan kesehatan yang harus jadi pertimbangan utama,” tutup politikus PKS ini.

Anggota Komisi IX DPR fraksi PDIP Rahmad Handoyo meminta pemerintah untuk mengambil langkah tegas.

Rahmad meminta agar pemerintah segera mengubah kebijakan di saat libur natal dan tahun baru nanti. Rahmad mengusulkan agar pemerintah mengeluarkan larangan mudik.

"Karena ada potensi kerumunan yang besar, karena liburan natal itu momentum untuk pulang kampung rayakan keagamaan, itu kita harus antisipasi," ucapnya kepada wartawan.

Baca Juga:

Satgas COVID-19 Nyatakan Tengah Telaah Kasus Terkait Omicron

Ia berharap pemerintah harus cepat melakukan perubahan aturan terhadap liburan nataru ini. "Saya percaya dengan perubahan nantinya bisa meminimalkan terhadap potensi penyebaran omicron," lanjur Rahmad.

Rahmad juga meminta masyarakat untuk tidak panik. Dia mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga prokes yang ketat. "Cukup jaga prokes, saling mengingatkan, sehingga sama-sama menjaga potensi kemungkinan tertularnya," tutur Rahmad. (Knu)

#Wisma Atlet #COVID-19 #Test Covid 19 #Kalung Covid #Kasus COVID-19 #Vaksin Covid-19 #Satgas COVID-19 #Gelombang 3 COVID-19 #Harga Vaksin COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan