Pemerintah Diminta Tingkatkan Kewaspadaan di Perbatasan Darat, Laut, dan Udara

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 17 Desember 2021
Pemerintah Diminta Tingkatkan Kewaspadaan di Perbatasan Darat, Laut, dan Udara

Ilustrasi (Foto: Pexels CDC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah perlu segera bertindak cepat mengubah kebijakan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini menyusul setelah ditemukannya kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia.

Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mendorong ada perubahan aturan pada libur Nataru nanti.

"Larangan mudik menjadi salah satu cara antisipasi agar varian ini tidak menyebar,” kata Rahmad dalam keterangan pers kepada wartawan, Jumat (17/12).

Baca Juga:

Bijak Bepergian dan Disiplin Prokes Jadi Kunci Terhindar dari Omicron

Politisi PDI Perjuangan ini berharap libur Nataru dimana banyak warga yang melakukan perjalanan keluar kota dan pulang kampung tidak menjadi momentum penyebaran varian omicron.

Rahmad meyakini, harus ada perubahan aturan pada Nataru ini agar tidak kecolongan dan larangan mudik barangkali.

"Itu jadi salah satu cara antisipasi agar varian omicron tidak menyebar," kata politisi asal Jawa Tengah ini.

Rahmad juga mendorong pemerintah agar meningkatkan kewaspadaan khususnya di perbatasan-perbatasan laut udara dan darat.

Lalu, proses karantina harus menjadi keharusan dengan tata cara yang lebih baik apalagi dengan adanya liburan Nataru ini.

"Kebijakan karantina bagi warga negara Indonesia yang mau masuk kembali mutlak dilakukan,” ucapnya.

Rahmad juga mendesak agar pemerintah meningkatkan proses manajemen di lapangan agar kebijakan karantina menjadi salah satu pertahanan Indonesia.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan ke luar negeri, apabila tidak bersifat darurat.

Baca Juga:

Wagub DKI: Kasus Pertama Omicron Diduga Terpapar dari WNA

Wiku mengatakan, apabila harus melakukan perjalanan karena keadaan yang sangat mendesak. Seperti untuk alasan kesehatan, kedukaan atau tugas kedinasan, maka harus mematuhi protokol perjalanan internasional.

Ini sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Satgas Penangan COVID-19 Nomor 25 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi.

"Kami harapkan harapkan seluruh masyarakat yang terpaksa melakukan perjalanan ke luar negeri untuk terlebih dahulu memahami isi dari kebijakan tersebut,” kata Wiku.

Wiku menyebutkan, sikap mawas untuk tidak melakukan aktivitas kecuali yang bersifat darurat merupakan salah satu bentuk tanggung jawab untuk melindungi diri sendiri dan orang-orang di sekitar.

“Saya yakin bahwa seluruh elemen masyarakat berharap Indonesia tidak akan mengalami lonjakan kasus utamanya menjelang periode Nataru ini,” ucapnya.

Baca Juga:

Enam WNA Tiongkok Positif COVID-19, Tiga Terindikasi Omicron

Ia menegaskan, kenaikan kasus akibat kemunculan varian baru hanya dapat dicegah apabila semua pihak dapat menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dan menekan mobilitas yang tidak bersifat penting.

“Mari kita sebagai bangsa secara kolektif mencegah lonjakan COVID-19 di tahun 2022,” ucapnya.

Seperti diketahui, kasus pertama COVID-19 varian Omicron telah terdeteksi pada salah seorang petugas kebersihan berinisial N, yang bekerja di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (Knu)

#Obat Covid #COVID-19 #Test Covid 19 #Vaksin Covid-19 #Satgas COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan