Pemerintah Diminta Kembangkan Transportasi Umum Ketimbang Subsidi Motor Listrik

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 09 Maret 2023
Pemerintah Diminta Kembangkan Transportasi Umum Ketimbang Subsidi Motor Listrik

Ilustrasi - Mobil listrik tengah mengisi daya di tempat pengisian umum. ANTARA/Shutterstock/pri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia akan memberikan bantuan sebagai insentif kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk sepeda motor listrik sebesar Rp 7 juta per unit yang dialokasikan bagi 250.000 unit motor di tahun 2023.

Menanggapi kebijakan tersebut, Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno menilai alangkah baiknya pemerintah mengembangkan transportasi umum dulu ketimbang menyalurkan insentif kendaran roda dua di tahun ini.

Baca Juga

Duit Insentif Motor Listrik dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran

Ia beranggapan, jika transportasi umum sudah baik, tujuan untuk menekan polusi udara dapat cepat terlaksana. Sebab banyak warga yang akan beralih dari mobil pribadi ke transportasi massal. Hal ini karena didorong bagus atau maksimalnya transportasi umum.

"Membenahi transportasi umum dengan kendaraan listrik akan didapat menekan emisi udara, mereduksi kemacetan lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan dan menurunkan angka inflasi di daerah," kata Djoko kepada MerahPutih.com, Kamis (9/3).

Djoko mengungkapkan, jika total subsidi yang disalurkan pemerintah untuk motor listrik mencapai Rp 1,7 triliun. Angka tersebut didapat dengan asumsi pemberian insentif sebesar Rp 7 juta per motor, yang akan diberikan bagi 250 ribu roda dua berbasis baterai.

"Rp 1,7 triliun bisa digunakan untuk membenahi angkutan perkotaan di 20 kota," ungkapnya.

Baca Juga

Pemerintah Berikan Subsidi Rp 7 Juta untuk 250.000 Unit Motor Listrik

Pakar transportasi ini menilai, jika pejabat Indonesia setengah-setengah mengambil program transportasi di luar negeri. Pasalnya, menurut dia, di negara luar pemerintahnya lebih dulu memaksimalkan transportasi umum, setelah itu baru menggalakan kendaraan listrik.

Sayangnya, kata Djoko, transportasi umum di Indonesia belum maksimal, pemerintah sudah menggalakan program kendaraan listrik.

"Indonesia belajar dari luar negeri hanya sepenggal-sepenggal, tidak menyeluruh. Di luar negeri angkutan umum sudah bagus, baru kebijakan mobil listrik dibenahi. Dan bukan target motor listrik," tutur dia.

Meski begitu, Djoko meminta, pemerintah untuk mematangkan program kendaraan listrik, sehingga nantinya tidak mengorbankan keselamatan warganya. Apalagi data yang dipunya, ada sekitar 75 persen hingga 80 persen kecelakaan disebabkan oleh sepeda motor.

"Dan tidak ada kebijakan motor listrik seperti di Indonesia, karena mereka paham sekali risiko motor lebih tinggi ketimbang mobil," paparnya. (Asp).

Baca Juga

KPK Harus Kawal Program Subsidi Motor Listrik

#Motor Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Kejagung Jamin Motor Listrik SPPG Tak Akan Disita, Meski Masuk Bancakan Eks Bos BGN
Kejagung tegaskan motor listrik SPPG tidak akan disita meski pengadaannya diduga di-mark up Rp1,035 triliun oleh eks pejabat BGN.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Kejagung Jamin Motor Listrik SPPG Tak Akan Disita, Meski Masuk Bancakan Eks Bos BGN
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
DPR Bakal Panggil Kepala BGN Minta Penjelasan Pembelian 20 Ribu Motor Listrik
Program ini tujuan utamanya adalah untuk memperbaiki kondisi gizi anak Indonesia sehingga penggunaan anggaran harus fokus untuk tujuan utama
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
DPR Bakal Panggil Kepala BGN Minta Penjelasan Pembelian 20 Ribu Motor Listrik
Indonesia
Akui Terjadi Miskomunikasi, Menkeu Jamin Tak Ada Lagi Pembelian Motor Listrik MBG Tahun Ini
Menkeu mengira usulan pengadaan motor untuk kepala SPPG itu sudah ditolak, tetapi sebagian pengadaan ternyata tetap berjalan dan baru direalisasikan 2026 ini
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Akui Terjadi Miskomunikasi, Menkeu Jamin Tak Ada Lagi Pembelian Motor Listrik MBG Tahun Ini
Indonesia
BGN Tegaskan Pengadaan Motor Listrik MBG Sudah Direncanakan, Bukan Program Baru
BGN menegaskan, bahwa pengadaan motor listrik MBG sudah direncanakan sejak 2025. Pengadaan itu bukanlah program baru.
Soffi Amira - Kamis, 09 April 2026
BGN Tegaskan Pengadaan Motor Listrik MBG Sudah Direncanakan, Bukan Program Baru
Indonesia
Awalnya Bilang Ditolak, Menkeu Akui Motor Kepala SPPG Dibeli Pakai Anggaran 2025
"Tahun lalu sempat kita nggak mau, kita tolak untuk beli komputer yang terlalu banyak dan beli motor, tapi sekarang saya belum tahu," kata Menkeu.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 April 2026
Awalnya Bilang Ditolak, Menkeu Akui Motor Kepala SPPG Dibeli Pakai Anggaran 2025
Indonesia
Viral Puiuhan Ribu Motor Listrik untuk MBG, Menkeu Purbaya: Dulu Pernah Kami Tolak
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, angkat bicara soal viralnya puluhan ribu motor listrik untuk MBG. Ia mengatakan, pengadaan itu pernah ditolak.
Soffi Amira - Rabu, 08 April 2026
Viral Puiuhan Ribu Motor Listrik untuk MBG, Menkeu Purbaya: Dulu Pernah Kami Tolak
Indonesia
BGN Buka Suara soal Video Viral Motor Listrik, Tegaskan untuk Operasional MBG
Kepala BGN, Dadan Hindayana, buka suara soal viralnya video motor listrik. Ia menegaskan, motor tersebut dipakai untuk operasional MBG.
Soffi Amira - Selasa, 07 April 2026
BGN Buka Suara soal Video Viral Motor Listrik, Tegaskan untuk Operasional MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Beredar unggahan yang berisi informasi bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mewajibkan ojol pakai motor listrik agar tak jadi beban subsidi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Berita Foto
Menilik Koleksi Deretan Motor Listrik di Ajang Otomotif GJAW 2025
Pengunjung melihat motor listik diajang pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (29/11/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 November 2025
Menilik Koleksi Deretan Motor Listrik di Ajang Otomotif GJAW 2025
Bagikan