Merahputih.com - Pemerintah mulai memberikan suntikan vaksinasi COVID-19 ketiga atau booster secara gratis kepada masyarakat.
Kebijakan itu mendapat dukungan dari politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Netty Prasetiyani. Meski begitu, pemerintah perlu mengedukasi masyarakat terkait skema vaksin booster agar mudah diakses masyarakat.
Baca Juga:
Kick off Vaksin Booster Kota Tangerang
Ia mencontohkan, awalnya banyak masyarakat masih banyak yang enggan untuk mengikuti vaksinasi, padahal vaksinasi tersebut gratis.
"Hal penting yang juga harus dilakukan adalah mengedukasi masyarakat mengenai skema vaksin booster agar mereka bisa mengakses vaksin booster tersebut," jelas Netty dalam keterangannya, Jumat (14/1).
Legislator dapil Jawa Barat VIII itu meminta pemerintah memastikan stok vaksin yang akan digunakan untuk booster.
Baca Juga:
Vaksinasi Booster di Kabupaten Tangerang Pakai Pfizer
Edukasi lainnya juga perlu dilakukan pemerintah. Terutama bagi warga yang tidak memiliki ponsel pintar dan aplikasi PeduliLindungi. Pemerintah perlus skema tersendiri untuk hal itu.
"Agar tetap bisa mendapatkan vaksin booster secara gratis," tutup istri mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ini.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memutuskan vaksinasi booster COVID-19 gratis untuk seluruh rakyat Indonesia.
Baca Juga:
Kemenkes Keluarkan SE Terkait Pelaksanaan Vaksinasi Booster
Adapun vaksin booster yang sudah mengantongi izin penggunaan darurat dari BPOM, yakni Sinovac, CoronaVac, Moderna, AstraZeneca, Zifivax, dan Pfizer.
Vaksinasi ketiga dengan prioritas bagi lansia dan kelompok rentan. Jokowi mengungkapkan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya ini guna meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat. (Knu)