Pemerintah Dorong Terus Penurunan Suku Bunga

Ana AmaliaAna Amalia - Kamis, 17 Maret 2016
Pemerintah Dorong Terus Penurunan Suku Bunga

Ketua Apindo Hariyadi B Sukamdani menyatakan target pajak pemerintah perlu dikoreksi (Foto: MP/Yohanes Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian akan menindaklanjuti rencana penurunan suku bunga dengan membentuk tim bersama, sampai akhir tahun ini ditargetkan single digit.

Chairman Infobank Institute Eko B. Supriyanto mengatakan tim yang dibentuk ini perlu direncanakan dalam jangka waktu menengah. Bahwa pemerintah harus mengerjakan apa, OJK mengerjakan apa.

"Persoalan sebenarnya adalah bukan pada tingkat suku bunga, dunia usaha bergerak tidak semata-mata bukan persoalan suku bunga, dunia usaha bergerak banyak persoalananya. Mulai dari ekonomi tidak efisien, politiknya juga berat, inflasinya juga berat," ujar Eko saat menghadiri diskusi Kongkow Bisnis Pas Fm bertema 'Kapan Bunga Kredit Turun' di Kawasan Semanggi, Jakarta Pusat, Rabu (16/3) malam.

Menurut Eko, sangat complecated bahwa suku bunga menjadi hal penting, tetapi tidak menjadi satu-satunya. 

"Tim ini adalah tim ad hoc bisa mendorong atau menjadi koordinasi antara Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan macam-macam agar lebih bisa mendorong. Tetapi namanya suku bunga tidak bisa dikomando," tuturnya.

Eko menjelaskan batas atas suku bunga di komando, kemudian tingkat keuntungan dikomado, efisiensi di komado. Berarti dunia usaha akan mengalami kehilangan nyawanya.

"Bahwa tim ini akan bekerja kita harapkan juga pada tahap rencana yang jelas, tidak ucuk-ucuk tahun ini. Kita berharap saja jangka menengah, karena konsekuensinya sudah di hitung. Karena semua bank situasi tidak sama, liquiditasnya tidak sama, tidak ada kebijakan yang bisa menggarap semua bank," jelasnya.

Eko menuturkan bila terjadi kelangkaan liquiditas karena suku bunga harus diturunkan maka siapa yang harus menanggung dan bagaimana ada orang yang harus menarik duit. 

"Nah ini juga harus diperhitungkan bahwa menurut saya industri perbankan dapat mendorong untuk mengurus suku bunga. Tapi efisiensi bank harus dilaksanakan tetapi pemerintah juga punya keyakinan sendiri," tuturnya.

Seperti diketahui, single digit itu untuk bunga kredit d tingkat masyarakat, pinjaman korporasi. Bahkan, sebelumnya Wapres JK menyampaikan keinginannya agar pada awal tahun 2017 semua tingkat suku bunga pinjaman single digit atau paling tidak sama dengan rata-rata bunga pinjaman yang diberikan bank di negara Asia lainnya. (Abi)

BACA JUGA:

  1. Kejar Target Pajak 2016, Menkeu Revisi Lima UU
  2. Kejar Target Pajak 2016, Menkeu Siapkan Strategi Ini
  3. Muhaimin Iskandar: Target Pajak Seharusnya Diturunkan Jadi 80 Persen
  4. Target Pajak Sulit Dicapai Akibat Pemerintah Kehilangan Arah
  5. Tax Amnesty Jadi Sebab Tak Tercapainya Target Pajak
# Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) #Suku Bunga Acuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Suku Bunga BI Naik, Bunga Kredit Rumah Subsidi Tetap 5 Persen Dari Awal Hingga Akhir Cicilan
Walaupun terdapat dinamika ekonomi dan peningkatan BI Rate, bunga FLPP tetap dijaga sebesar 5 persen agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap rumah yang layak
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Suku Bunga BI Naik, Bunga Kredit Rumah Subsidi Tetap 5 Persen Dari Awal Hingga Akhir Cicilan
Indonesia
Bank Indonesia Diproyeksikan Bakal Naikkan Lagi Suku Bunga Demi Kuatkan Rupiah
Langkah itu, menunjukkan upaya BI menjaga keseimbangan antara stabilitas nilai tukar, likuiditas, dan daya tarik aset domestik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Bank Indonesia Diproyeksikan Bakal Naikkan Lagi Suku Bunga Demi Kuatkan Rupiah
Indonesia
Komisi XI DPR: Rupiah Sempat Tembus Rp 18.100, Risiko Ekonomi Masih Mengintai
Komisi XI DPR menyebutkan, perekonomian Indonesia tengah menghadapi tekanan eksternal yang cukup berat.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Komisi XI DPR: Rupiah Sempat Tembus Rp 18.100, Risiko Ekonomi Masih Mengintai
Indonesia
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Melengkapi analisis makro tersebut, Chief Economist BTN Myrdal Gunarto mengingatkan pentingnya aspek sektor riil di luar pasar keuangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000, Bank Indonesia Diprediksi Pertahankan BI-Rate
Indonesia
Dolar Makin Ganas Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Pasar
Evaluasi pasca-RDG Bulanan tanggal 19-20 Mei 2026 menunjukkan pergerakan nilai tukar rupiah bergejolak melebihi perkiraan awal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Dolar Makin Ganas Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Pasar
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Tidak Dirasakan Dunia Usaha, Malah Tekanan Biaya Meningkat
Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor utama yang menekan kinerja usaha, terutama bagi sektor yang bergantung pada bahan baku impor.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Tidak Dirasakan Dunia Usaha, Malah Tekanan Biaya Meningkat
Indonesia
Uang Saku Peserta Magang Bakal Dibebankan ke Pengusaha, Apindo Minta Kejelasan Pemerintah
Perusahaan berpotensi menjadi lebih selektif bahkan cenderung enggan menerima peserta magang dalam jumlah besar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Uang Saku Peserta Magang Bakal Dibebankan ke Pengusaha, Apindo Minta Kejelasan Pemerintah
Indonesia
Apindo Tegaskan WFH Pekerja Swasta Hanya Imbauan,Tidak Bisa Diterapkan di Semua Lini
Apindo memandang, kebijakan itu sebaiknya tetap bersifat imbauan yang adaptif dan berbasis kepercayaan kepada dunia usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 April 2026
Apindo  Tegaskan WFH Pekerja Swasta Hanya Imbauan,Tidak Bisa Diterapkan di Semua Lini
Indonesia
Audiensi dengan APINDO, Presiden Prabowo Dorong Industri Serap Tenaga Kerja
Presiden menerima audiensi APINDO di Hambalang. Tekankan pentingnya industri menciptakan lapangan kerja serta memperkuat kolaborasi pemerintah dan dunia usaha.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Februari 2026
Audiensi dengan APINDO, Presiden Prabowo Dorong Industri Serap Tenaga Kerja
Indonesia
BI Pangkas Suku Bunga, Perbankan Diminta Lebih Giat Salurkan Kredit untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Anggota Komisi XI DPR RI, Amin Ak, meminta perbankan untuk lebih giat lagi dalam menyalurkan kredit usaha.
Soffi Amira - Jumat, 19 September 2025
BI Pangkas Suku Bunga, Perbankan Diminta Lebih Giat Salurkan Kredit untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Bagikan