MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Senin (9/2) malam.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan pentingnya sektor industri memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.
Pertemuan berlangsung sejak pukul 18.50 hingga 22.00 WIB. Selama kurang lebih tiga jam, Presiden Prabowo dan para pengusaha berdiskusi serta bertukar pandangan mengenai kondisi ekonomi nasional dan tantangan dunia usaha ke depan.
Dalam audiensi yang dihadiri 22 pengusaha anggota APINDO tersebut, Presiden mendengarkan berbagai masukan dan aspirasi pelaku usaha, termasuk pandangan mereka terkait arah kebijakan ekonomi nasional.
Baca juga:
Apindo Ingatkan Dampak Penghapusan Outsourcing, Pekerja Informal Bakal Tambah Banyak
Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yakni kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing nasional serta mempercepat pembangunan ekonomi.
“Pembangunan industri harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, dan memperkuat kemandirian bangsa,” kata Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden mengajak para pengusaha untuk bersama pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil. Ia mendorong pengembangan industri tekstil seperti garmen, sepatu, dan mebel, serta sektor strategis lainnya seperti industri makanan dan minuman, perikanan, peternakan, dan penguatan UMKM.
Para pengusaha yang hadir menyatakan komitmen untuk mendukung visi dan misi Presiden Prabowo, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan pemenuhan gizi dan pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia, serta mendorong industrialisasi yang berorientasi pada kepentingan bangsa.
Baca juga:
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Dalam audiensi tersebut, Presiden Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Adapun 22 pengusaha APINDO yang hadir antara lain Sofjan Wanandi, Sudamek, Suryadi Sasmita, Haryanto Adikoesoemo, Mucki Tan, Harijanto, Johny Darmawan, Shinta W. Kamdani, Sanny Iskandar, Eddy Hussy, Soegianto Nagaria, Lindrawati Widjojo, Hendra Widjaja, Budiarsa Sastrawinata, Ronald Walla, Adhi Lukman, Raymond Gunawan, Dedy Rochimat, Kris Adidarma, Leo Julianto Sutedja, dan Harry Lukminto.
Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. (Pon)

