Dolar Makin Ganas Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Pasar

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Dolar Makin Ganas Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Pasar

Logo Bank Indonesia di pintu gerbang Kantor Pusat BI di Jalan Thamrin Jakarta. (ANTARA/BI Dokumentasi/pri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahpputih.com - Bank Indonesia dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) mingguan pada Selasa (9/6), mengambil keputusan taktis menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 bps menjadi 5,50 persen.

Langkah moneter ini bertujuan memperkuat fondasi mata uang lokal serta memastikan inflasi domestik tetap berada dalam radar kendali.

Baca juga:

Rupiah Tembus Rp 18.176 dan IHSG Ambles 4%, Komisi XI DPR Ingatkan Efek Domino

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan kebijakan dongkrak suku bunga acuan ini sengaja meluncur demi meningkatkan imbal hasil investasi portfolio di dalam negeri. Kehadiran stimulus ini diharapkan mampu memulihkan daya pikat pasar keuangan Indonesia bagi investor global.

Sehubungan dengan itu, Bank Indonesia memandang perlu untuk menempuh langkah-langkah lanjutan guna memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dengan meningkatkan kembali imbal hasil dan sejumlah insentif lain untuk mendorong masuknya aliran investasi asing,

ujar Perry Warjiyo.

Aliran Modal Keluar Picu Pelemahan Rupiah

Evaluasi pasca-RDG Bulanan tanggal 19-20 Mei 2026 menunjukkan pergerakan nilai tukar rupiah bergejolak melebihi perkiraan awal. Kombinasi ketidakpastian pasar global, tingginya permintaan valuta asing internal, serta aksi lego portofolio oleh asing menjadi pemicu utama koreksi tajam ini. Skenario pengetatan moneter ini juga menjadi benteng pertahanan ketahanan eksternal ekonomi nasional demi mengamankan sasaran inflasi tahun 2026 dan 2027.

Berdasarkan data perdagangan pasar spot, berikut visualisasi kondisi bauran kebijakan moneter serta posisi nilai tukar rupiah terkini:

  • Suku Bunga Acuan (BI-Rate): Berada pada posisi 5,50 persen (naik 25 basis poin).

  • Suku Bunga Deposit Facility: Ditetapkan menyentuh angka 4,50 persen.

  • Suku Bunga Lending Facility: Dipatok pada level 6,25 persen.

  • Kurs Pembukaan Selasa Pagi: Berada pada level Rp18.134 per dolar AS.

  • Posisi Penutupan Senin Sore: Melemah 152 poin (0,84 persen) ke posisi Rp18.188 per dolar AS dari level sebelumnya Rp18.036 per dolar AS.

Rapat Mingguan Evaluasi Kebijakan Bauran

Sesuai amanat Undang-undang, Bank Indonesia menggelar RDG Mingguan setiap hari Selasa guna memantau efektivitas pelaksanaan bauran kebijakan.

Baca juga:

BI Rate Naik Jadi 5,25%, Senjata Bank Sentral Kendalikan Inflasi

Forum berkala ini berfungsi mendeteksi dinamika pasar paling aktual secara cepat agar tidak kecolongan oleh sentimen eksternal.

Kenaikan instrumen suku bunga simpanan dan pinjaman pendukung tersebut berlaku efektif sejak pengumuman resmi demi memberikan kepastian hukum bagi pelaku pasar keuangan.

#BI Rate #Suku Bunga Acuan #Bank Indonesia #IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah #Harga Rupiah #Rupiah Anjlok #Rupiah Menguat #Rupiah Melemah #Perkuat Rupiah #Gejolak Rupiah
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Kementerian Luar Negeri Iran mengklaim adanya kemajuan positif, sementara mediator Qatar dan Pakistan mengonfirmasi tercapainya peta jalan kesepakatan lebih luas
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Indonesia
IHSG Hari Ini Memerah Pasrah, Investor Mendadak Kalem Tunggu MSCI Review
Penurunan indeks kian terasa akibat aksi ambil untung (profit taking) pada sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps) setelah sempat menguat beberapa waktu lalu
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
IHSG Hari Ini Memerah Pasrah, Investor Mendadak Kalem Tunggu MSCI Review
Indonesia
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
pelemahan rupiah, masih dipengaruhi oleh faktor global kembali meningkatnya harga minyak dunia seiring ancaman Presiden Trump untuk menyerang Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
Indonesia
Suku Bunga BI Naik, Bunga Kredit Rumah Subsidi Tetap 5 Persen Dari Awal Hingga Akhir Cicilan
Walaupun terdapat dinamika ekonomi dan peningkatan BI Rate, bunga FLPP tetap dijaga sebesar 5 persen agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap rumah yang layak
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Suku Bunga BI Naik, Bunga Kredit Rumah Subsidi Tetap 5 Persen Dari Awal Hingga Akhir Cicilan
Indonesia
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diyakini berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Indonesia
Diganjar Nilai Merah Oleh MSCI, Pasar Saham Indonesia Kena Semprot Isu Transparansi Kepemilikan
Sentimen negatif domestik bersumber dari keputusan lembaga pemeringkat internasional MSCI menurunkan skor Information Flow Indonesia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Diganjar Nilai Merah Oleh MSCI, Pasar Saham Indonesia Kena Semprot Isu Transparansi Kepemilikan
Indonesia
Bank Indonesia Diproyeksikan Bakal Naikkan Lagi Suku Bunga Demi Kuatkan Rupiah
Langkah itu, menunjukkan upaya BI menjaga keseimbangan antara stabilitas nilai tukar, likuiditas, dan daya tarik aset domestik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Bank Indonesia Diproyeksikan Bakal Naikkan Lagi Suku Bunga Demi Kuatkan Rupiah
Indonesia
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Sentimen negatif pasar global menyapu bersih optimisme investor domestik sejak menit-menit awal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Jumat Kelabu Pasar Saham: Rupiah dan IHSG Kompak Ambyar Berjamaah, LQ45 Longsor Kehilangan Poin Penting
Indonesia
Komisi XI DPR: Rupiah Sempat Tembus Rp 18.100, Risiko Ekonomi Masih Mengintai
Komisi XI DPR menyebutkan, perekonomian Indonesia tengah menghadapi tekanan eksternal yang cukup berat.
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
Komisi XI DPR: Rupiah Sempat Tembus Rp 18.100, Risiko Ekonomi Masih Mengintai
Indonesia
Suku Bunga Naik Tiap Bulan Sejak Mei, Jurus BI Tahan Modal Asing Kabur Saat Rupiah Loyo
Bank Indonesia menaikkan BI-Rate total 100 bps sejak Mei 2026 hingga 5,75% untuk menjaga stabilitas rupiah dan menarik modal asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Suku Bunga Naik Tiap Bulan Sejak Mei, Jurus BI Tahan Modal Asing Kabur Saat Rupiah Loyo
Bagikan