Pementasan Tari 'Palegongan Abhimanyu Gugur' Tutup Ajang BBM Bali

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 09 September 2022
Pementasan Tari 'Palegongan Abhimanyu Gugur' Tutup Ajang BBM Bali

Peserta program Belajar Bersama Maestro (BBM) 2022 di Bali menampilkan Tari Palegongan 'Abhimanyu Gugur' (Foto: dok. kemenbudristek)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA peserta program Belajar Bersama Maestro (BBM) 2022 di Bali menampilkan tari Palegongan Abhimanyu Gugur sebagai penutup pelaksanaan BBM di Geoks Art Space, Singapadu, Kabupaten Gianyar.

Sebelumnya, Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan (Direktorat PTLK), Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menggelar kegiatan Belajar Bersama Maestro (BBM) 2022 di Provinsi Bali.

Baca Juga:

Temu Seni Tari Gelar Napak Tilas dan Sarasehan Situs Cagar Budaya

Kegiatan Belajar Bersama Maestro tersebut meliputi Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) tari Legong dan Joged dengan maestro tari Bali I Wayan Dibia.

Program Belajar Bersama Maestro (BBM) 2022 di Bali menampilkan Tari 'Palegongan Abhimanyu Gugur'. (Foto: dok. kemenbudristek)

Selama tujuh hari pelaksanaan, para peserta belajar sejumlah hal dari maestro I Wayan Dibia dan didampingi asisten maestro, I Wayah Purwanto. Selain itu, peserta juga diberikan pembelajaran mulai dari paparan materi mengenai tari Bali hingga praktik tari.

Setiap hari, di pagi hari, para peserta mendapatkan paparan materi dari sang maestro. Materi tersebut meliputi pancawi lima pedoman dasar Tari Bali, Tari Palegongan, pengaruh tari palegongan terhadap Tari-tari Bali yang lain, ngunda bayu, Gaya penampilan dan taksu dalam tari Bali, hingga pelecehan dalam Tari Bali.

Baca Juga:

Ubud Folkfest Siap Bergulir, Tampilkan Pertunjukan Musik hingga Budaya

Pelecehan dalam Tari Bali, khususnya pada Tari Joged Bumbung, merupakan salah satu konsentrasi khusus dari I Wayah Dibia dalam pelaksanaan BBM kali ini. Dia ingin para peserta lebih memahami isi dan posisi dalam Tari-tarian Bali yang sudah semakin berkembang, khususnya Tari Joged.

"Akhir-akhir ini, seiring perjalanan waktu, sejalan dengan perubahan zaman, Tari Legong dan Joged menunjukkan arah perkembangan yang sedikit berbeda. Legong masih kokoh dalam posisinya sebagai kesenian klasik, sedangkan Joged menjadi seni hiburan rakyat yang semakin ‘buas’ dan vulgar," ujar I Wayah Dibia pada keterangan resminya.

Selain mendapat paparan materi di pagi hari dari sang maestro, di siang hari para peserta melakukan praktik latihan tari, yakni praktek Tari Palegongan 'Abhimanyu Gugur' dan Tari Palegongan.

Peserta program Belajar Bersama Maestro (BBM) 2022 di Bali menampilkan Tari Palegongan 'Abhimanyu Gugur' (Foto: dok. kemendikbudristek)

Pada saat sesi praktik, para peserta dibagi menjadi tiga kelompok, dan secara bergiliran melakukan latihan praktik tari.

Hasil pembelajaran selama tujuh hari itu, kemudian ditampilkan oleh para peserta untuk menutup ajang BBM 2022 di Provinsi Bali. Sebanyak 26 peserta mendemonstrasikan Tari Palegongan 'Abhimanyu Gugur'.

Selain itu, terdapat juga penampilan lain, yakni Maestro I Wayan Dibia yang menarikan Tari Topeng Dalem dan I Wayan Purwanto yang menarikan Tari Kebyar Duduk. (Ryn)

Baca Juga:

Daftar Hajatan Budaya Pulau Dewata Incaran Para Pelancong

#Bali #Tari Tradisional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Sentuhan Ulos dan Adat Bali, Atlet Indonesia Hentak Pembukaan Asian Games 2026
Atlet Indonesia Dewa Ayu dan Daniel Hutapea tampil memesona membawa pakaian adat Bali dan Batak pada pembukaan Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Sentuhan Ulos dan Adat Bali, Atlet Indonesia Hentak Pembukaan Asian Games 2026
Indonesiaku
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Mereren Fest 2026 di Pererenan, Bali, menghidupkan kembali tradisi lokal lewat festival layangan, musik, kreativitas, dan kolaborasi komunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Fun
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
Kolaborasi dengan Minikino sejalan dengan salah satu pilar Noema yang menempatkan komunitas dan inklusivitas sebagai bagian penting dari identitas resor.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Noema Resort Pererenan Dukung Minikino Film Week 2026, Ciptakan Ruang Kreatif bagi Komunitas
Indonesia
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Rencana yang disiapkan akan menghubungkan kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Badung dengan sejumlah kawasan pariwisata di Bali Selatan hingga Canggu.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kereta Trem Rute Bandara Ngurah Rai-Canggu Bali Dibangun Tahun Depan, ini Rute yang Dilintasi
Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Bagikan