MERAHPTUIH.COM - NOEMA Resort Pererenan, Bali, menjadi mitra penyelenggaraan Minikino Film Week-Bali International Short Film Festival 2026 sebagai bagian dari komitmen menghadirkan ruang bagi komunitas dan pelaku kreatif. Kegiatan ini akan berlangsung 11-18 September 2026.
Director of Brand & Marketing of Noema Resort Pererenan Arcky Aldwi Yanri mengatakan kolaborasi dengan Minikino sejalan dengan salah satu pilar Noema yang menempatkan komunitas dan inklusivitas sebagai bagian penting dari identitas resor.
"Minikino merupakan salah satu komunitas yang kami ajak. Kami melihat Minikino sebagai platform yang mempertemukan berbagai cerita, perspektif dan talenta kreatif dari berbagai latar belakang. Jadi memang hal ini sejalan dengan visi Noema ya, menjadi lebih daripada sekadar tempat menginap, tetapi juga sebuah ruang bagi komunitas, pelaku kreatif, dan koneksi yang berarti," ungkapnya saat dihubungi, Selasa (8/9).
Dalam kolaborasi tersebut, Archy mengatakan Noema Resort Pererenan menyediakan Noema Space sebagai lokasi pemutaran film pendek dalam konsep bioskop pop-up. Neoma, kata Archy, menyiapkan tempat yang nyaman dan layak menjadi hub berkumpulnya pemirsa dan pelaku seni dalam dan luar negeri.
Baca juga:
Minikino Eksis di Festival Film Pendek Internasional Clermont-Ferrand
Archy menjelaskan Noema Space merupakan area semi-ballroom di Noema Resort Pererenan yang akan disulap menjadi ruang pemutaran film selama penyelenggaraan Minikino Film Week ke-12. Berbeda dari suasana bioskop konvensional, area tersebut dirancang lebih santai dengan penggunaan bean bag serta dilengkapi penawaran makanan dan minuman.
Berawal dari Kolaborasi Tahun Lalu
Archy dengan bangga menyebut Neoma Resort Pererenan mengulang kolaborasinya dengan Minikino. Pelaksaan Minikino Film Week – Bali International Short Film Festival 2026 bukan kali pertama dilakukan. Archy mengatakan, tahun lalu, antusiasme pengunjung yang cukup tinggi pada Minikino Film Week – Bali International Short Film Festival 2025. Itu pula yang mendorong Noema untuk kembali terlibat dalam penyelenggaraan tahun ini.
Jika sebelumnya kegiatan hanya berlangsung selama satu hari, pada 2026 kolaborasi tersebut diperluas menjadi empat hari. "Kami memang bekerja sama dengan beberapa komunitas, dan Minikino ialah salah satu komunitas yang kami ajak kerja sama. Karena tahun lalu itu antusiasme pengunjung Minikino itu lumayan banyak, sayangnya cuma sehari. Nah, yang tahun ini kita bikin empat hari," katanya.
Menurutnya, keterlibatan Neoma Resort Pererenan bukan semata-mata soal menyediakan tempat untuk menonton film. Kehadiran ruang tersebut diharapkan dapat mempertemukan pengunjung, sineas, komunitas, dan berbagai pelaku kreatif dalam suasana yang lebih cair.
Hadirkan Film dari Berbagai Negara
Minikino Film Week 2026 tidak hanya menghadirkan karya sineas Indonesia. Festival film pendek tersebut mempertemukan film dan pelaku perfilman dari berbagai negara, termasuk Korea Selatan, Kanada, Filipina, Timor-Leste, Malaysia, hingga Vietnam.
Sejumlah tokoh perfilman internasional juga dijadwalkan hadir dalam rangkaian festival. Penyelenggaraan Minikino Film Week ke-12 akan menghadirkan 202 film pendek, dengan 122 film di antaranya merupakan official selection dari total 60 negara. Festival ini juga mencakup 141 event, 10 program edukasi, 12 short film festival, serta 25 short film market events.
Dengan cakupan tersebut, Noema Resort Pererenan melihat festival film pendek sebagai salah satu ruang penting untuk mempertemukan beragam perspektif dan membuka percakapan kreatif lintas negara berpusat di Bali. "Besar harapan saya dan bagi Noema Resorts Pererenan menjadi bagian dari Minikino Bali International Short Film Festival 2026 merupakan sebuah kesempatan untuk mendukung kreativitas seni dan komunitas di Bali," katanya.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penyelenggaraan pemutaran film, tetapi juga dapat menghadirkan pengalaman baru sekaligus memperluas ruang pertemuan bagi komunitas kreatif.
"Jadi kami sangat senang dapat menjadi bagian dari perjalanan Minikino tahun ini dan berharap kolaborasi ini juga dapat menghadirkan pengalaman baru serta membuka lebih banyak ruang lagi untuk creative conversations di Bali," ujarnya.(Tka)
Baca juga:
Minikino FIlm Week 7, Kekuatan Berjejaring Festival Film Pendek Internasional