Pemberian Makanan Daun Kelor Jadi Salah Satu Cara Atasi Stunting

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Juni 2023
Pemberian Makanan Daun Kelor Jadi Salah Satu Cara Atasi Stunting

Pembagian paket kebutuhan pokok bagi keluarga beresiko stunting di kampung KB Kelurahan Kudamati Kota Ambon. ANTARA/ Ho- Diskominfosandi Ambon.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus melakukan intervensi untuk menurunkan prevalensi stunting. Paling tidak ada 12 provinsi ditetapkan sebagai prioritas dalam program ini.

Saat ini, tercatat sebanyak 7 provinsi yang memiliki tingkat prevalensi stunting di atas 30 persen yaitu Nusa Tenggara Timur, Aceh, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Selatan.

Baca Juga:

Rujukan Berjenjang dan Pemenuhan Intervensi Gizi Dorong Percepatan Penurunan Stunting

"Ini adalah wilayah-wilayah yang perlu diinkubasi agar angkanya turun, sehingga dampaknya secara nasional juga turun," kata Deputi Advokasi, Penggerakan, dan Informasi BKKBN Sukaryo Teguh Santoso.

Sukaryo menguraikan, selain tujuh provinsi itu, ada lima wilayah yang memiliki populasi tinggi, baik populasi balita maupun penduduk yang menjadi fokus untuk penurunan stunting, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan Sumatera Utara.

"Wilayah ini populasinya cukup tinggi. Tidak hanya persentase, namun angka absolutnya juga tinggi. Jadi, ke-12 wilayah inilah yang menjadi kesepakatan bersama diprioritaskan untuk percepatan penurunan stunting," imbuhnya.

Ia menjelaskan, beberapa tahun belakangan ini koordinasi yang terbangun antara kementerian dan lembaga terbilang sangat baik. Permasalahan stunting, telah menjadi prioritas yang harus disukseskan karena berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia.

"Kami juga melakukan evaluasi, paling tidak setahun dua kali dan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang memiliki praktik baik, misalnya Kota Surabaya yang mendapatkan penghargaan dari wakil presiden," tegasnya.

Ia menambahkan, selama ini pihaknya memiliki infrastruktur di lapangan berupa tim pendamping keluarga sebanyak 600 ribu personel berbasis relawan yang terbagi atas 200 ribu tim meliputi bidan, tim PKK, dan kader KB.

Tugas mereka, adalah memberikan pendampingan dalam konteks penyuluhan, memfasilitasi keluarga untuk mendapatkan pelayanan, dan memantau, serta memastikan program bantuan Pemerintah Pusat dan Daerah sampai dengan baik.

Ia mengatakan, ada pendekatan spesifik berkaitan dengan pemberian makanan tambahan pada anak-anak, mencegah anak-anak menjadi sakit, dan sebagainya. Sedangkan pendekatan sensitif, berkaitan dengan faktor-faktor yang ada di lingkungan setempat, misalnya kemiskinan, sanitasi yang baik, budaya setempat, dan sebagainya.

"Misalnya terkait pendekatan spesifik, bisa jadi tidak harus menggunakan makanan-makanan yang mahal karena di daerah juga tumbuh kembang makanan khas daerah. Contohnya daun kelor yang punya nilai gizi tinggi," katanya.

Baca Juga:

Stunting Bukan Sekadar Akibat Anak Susah Makan

#Stunting
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Menkeu Purbaya Turunkan Insentif Stunting Bagi Pemda, Jadi Hanya Rp 300 Miliar
Nilai insentif tahun ini lebih rendah Rp 475 miliar bila dibandingkan insentif tahun lalu yang mencapai Rp 775 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 November 2025
Menkeu Purbaya Turunkan Insentif Stunting Bagi Pemda, Jadi Hanya Rp 300 Miliar
Indonesia
Insentif untuk Daerah Berhasil Turunkan Stunting Dianggarkan Rp 300 Miliar, DPR Nilai Terlalu Besar
Mestinya motivasi utama pemerintah daerah seharusnya bukan sekadar mengejar insentif, melainkan komitmen menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Insentif untuk Daerah Berhasil Turunkan Stunting Dianggarkan Rp 300 Miliar, DPR Nilai Terlalu Besar
Indonesia
Kaltim Raih Penghargaan Penurunan Stunting Terbaik di Rakornas 2025, Gibran: Kuncinya Sinergi Pusat dan Daerah
Wapres Gibran Rakabuming Raka membuka Rakornas Stunting 2025 dan menegaskan pentingnya sinergi pusat-daerah untuk mencapai target 14,2% pada 2029. Kaltim raih penghargaan terbaik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 November 2025
Kaltim Raih Penghargaan Penurunan Stunting Terbaik di Rakornas 2025, Gibran: Kuncinya Sinergi Pusat dan Daerah
Indonesia
Tina Toon Desak Perombakan Besar-besaran Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang Diduga Tidak Tepat Sasaran
Pemberian ASI sangat krusial
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Agustus 2025
Tina Toon Desak Perombakan Besar-besaran Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang Diduga Tidak Tepat Sasaran
Indonesia
PSI DKI Soroti Naiknya Stunting Jakarta, padahal Anggaran Besar
Selama ini, Pemprov DKI Jakarta menganggarkan Rp 49,3 miliar untuk program PMT di tingkat kelurahan.
Dwi Astarini - Rabu, 23 Juli 2025
PSI DKI Soroti Naiknya Stunting Jakarta, padahal Anggaran Besar
Indonesia
DPRD Desak Pemprov DKI Percepat Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Stunting Demi Jakarta Kota Global
DPRD DKI Jakarta merekomendasikan 231 permasalahan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 April 2025
DPRD Desak Pemprov DKI Percepat Atasi Kemiskinan Ekstrem dan Stunting Demi Jakarta Kota Global
Indonesia
Sentil Program MBG Prabowo, Ribka Tjiptaning: Harusnya untuk Atasi Stunting
Sentil program MBG Prabowo, Ribka Tjiptaning menyebutkan seharusnya itu bisa mengatasi stunting.
Soffi Amira - Rabu, 05 Februari 2025
Sentil Program MBG Prabowo, Ribka Tjiptaning: Harusnya untuk Atasi Stunting
Indonesia
Tekan Angka Stunting, Pemkot Solo Luncurkan Program Genting
Tekan angka stunting, Pemkot Solo luncurkan program Genting. Program ini merupakan besutan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Selasa, 04 Februari 2025
Tekan Angka Stunting, Pemkot Solo Luncurkan Program Genting
Indonesia
Makan Bergizi Gratis Diluncurkan, DPR Berharap Turunkan Angka Stunting di Bawah Standar WHO
Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBZ) juga akan berdampak ke ekonomi selain peningkatan gizi.
Frengky Aruan - Rabu, 08 Januari 2025
Makan Bergizi Gratis Diluncurkan, DPR Berharap Turunkan Angka Stunting di Bawah Standar WHO
Anggaran Stunting Rp 10 Miliar, Daerah Habiskan Rp 6 Miliar Buat Rapat dan Studi Banding
Pemerintah ingin membuat perubahan supaya anggaran negara atau daerah lebih efisien, serta membuat pendapatan menjadi banyak.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Desember 2024
Anggaran Stunting Rp 10 Miliar, Daerah Habiskan Rp 6 Miliar Buat Rapat dan Studi Banding
Bagikan