Stunting pada Anak, ini Hal yang Bisa Dilakukan Orang Tua
Stunting pada anak, ini yang bisa dilakukan orangtua. (Foto: Pexels/Alexander Dummer)
MerahPutih.com - Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.
Anak yang mengalami stunting cenderung memiliki tinggi badan di bawah standar untuk usianya dan berisiko mengalami keterlambatan perkembangan.
Baca juga:
Hal yang Bisa Dilakukan Orang Tua untuk Mencegah Stunting
Orang tua memiliki peran penting dalam mencegah stunting. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mendukung pertumbuhan anak:
1. Penuhi Kebutuhan Gizi Sejak Kehamilan
Pencegahan stunting dimulai sejak masa kehamilan. Ibu hamil perlu memastikan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang, termasuk protein, zat besi, asam folat, dan kalsium. Pola makan sehat selama kehamilan akan membantu perkembangan janin yang optimal.
2. Berikan ASI Eksklusif
ASI eksklusif selama enam bulan pertama sangat penting. ASI mengandung nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk mendukung pertumbuhannya. Setelah enam bulan, orangtua bisa memperkenalkan makanan pendamping ASI yang kaya gizi.
Baca juga:
Unik, Aplikasi Cari Jodoh Ini Libatkan Peran Orang Tua untuk Memilih
3. Pastikan Anak Mendapatkan Imunisasi Lengkap
Imunisasi membantu melindungi anak dari penyakit yang bisa menghambat pertumbuhan. Imunisasi juga memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga anak lebih kuat terhadap infeksi.
4. Monitor Pertumbuhan Secara Rutin
Pantau tinggi dan berat badan anak secara rutin untuk memastikan pertumbuhan sesuai usia. Jika ada indikasi stunting, segera konsultasikan ke tenaga medis.
5. Ciptakan Lingkungan Bersih dan Aman
Lingkungan yang bersih membantu mencegah anak dari infeksi yang bisa menghambat penyerapan nutrisi. Dengan melakukan langkah-langkah ini, orangtua dapat membantu mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. (waf)
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Anak Demam 40 Derajat Masih Lari-Larian? Dokter RSUD Pasar Rebo Larang Buru-Buru Kasih Paracetamol
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak