Pelaku Penembakan di Daan Mogot dan Karawaci Gunakan Senjata Rakitan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 14 Juni 2017
Pelaku Penembakan di Daan Mogot dan Karawaci Gunakan Senjata Rakitan

Ilustrasi polisi sita senjata api rakitan. (MP/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Mabes Polri mengidentifikasi senjata api yang digunakan pelaku penembakan di Daan Mogot dan Karawaci adalah senjata rakitan.

"Dari perkenaannya kepada korban, hasil autopsi terkena kelenjar lunak. Seharusnya dari jarak sekian kalau itu pabrikan itu bisa tembus," kata Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Rikwanto di Lapangan Bhayangkara, Rabu (14/6).

Untuk menekan penggunaan dan produksi senjata api, khususnya senjata api rakitan, pihak kepolisian melakukan razia senjata api dan bahan peledak (sendak).

Selain itu, pihak kepolisian juga terus menelusuri pabrik-pabrik pembuatan senjata api rakitan usai penggerebekan pabrik pembuat senjata api rakitan di Kawasan Sumatera dan Cipacing, Jawa Barat.

"Kita duga ini ada generasi baru yang memang dapat pesanan kembali," ucap Rikwanto.

Rikwanto mengakui, bahwa wilayah Sumatera khususnya di bagian selatan sangat marak pabrik pembuat senjata api rakitan. Pabrik-pabrik itu, tak memiliki izin pembuatan senjata.

"Itu liar. Itu kenakalan-kenakalan karena dia punya kemampuan otodidak," ucap Rikwanto.

Sebelumnya, 2 penembakan dalam waktu kurang dari sepekan terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pertama, penembakan terhadap Davidson Tantono (31) yang membuatnya meregang nyawa setelah sebutir peluru bersarang di kepala. Selain nyawa, uang Rp350 juta Davidson yang baru saja diambilnya ikut diambil pelaku. Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (9/6).

Berselang dua hari, tepatnya pada minggu (11/6) aksi 'koboy jalan' kembali terjadi. Kali ini, korbannya adalah seorang wanita bernama Italia Chandra Kirana Putri (23). Italia tewas setelah sebutir peluru bersarang di dada.

Italia ditembak setelah memergoki dua orang sedang berupaya mengambil kendaraan milik keluarganya. (Ayp)

Baca berita terkait senpi rakitan di: Jual-Beli Senpi Ilegal, Oknum Mantan Anggota TNI Diciduk

#Senjata Api #Mabes Polri #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah di South Cotabato, Filipina selatan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Indonesia
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Penyelidikan dilakukan terhadap seluruh rangkaian aktivitas barang tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Indonesia
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Dugaan pelanggaran dalam kasus ini berkaitan dengan persyaratan impor dan ketentuan karantina.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Indonesia
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Persija vs Persib akan digelar di GBK, Sabtu (12/9). Polda Metro telah menyiapkan kantong parkir untuk masyarakat yang menonton.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Indonesia
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Polda Metro Jaya masih membahas permohonan izin pertandingan yang menjadi salah satu duel paling dinanti di kompetisi musim ini.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Indonesia
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
RS (38), pria yang disebut bandar besar obat keras di Tanah Abang, ditangkap polisi setelah masuk DPO. Total tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
Indonesia
Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Polda Metro Jaya mendalami dugaan aktor intelektual, penyedia dana, dan penggerak massa di balik kerusuhan DPR 27 Agustus. Polisi tegaskan kerusuhan bukan dilakukan pengunjuk rasa.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
 Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Indonesia
Polda Metro Jaya Ringkus Bandar Besar Obat Keras Tanah Abang, Pelariannya Berakhir di Parkiran Kos
Pelarian bandar besar obat keras daftar G di Tanah Abang akhirnya dihentikan Polda Metro Jaya. RS (38) diciduk bersama barang bukti ratusan ribu butir pil ilegal. Simak kronologinya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Polda Metro Jaya Ringkus Bandar Besar Obat Keras Tanah Abang, Pelariannya Berakhir di Parkiran Kos
Indonesia
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Polisi menyusun sketsa berdasarkan hasil penyelidikan terhadap sejumlah saksi dan bukti digital.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Polda Metro Sebar Dua Sketsa Terduga Pelaku yang Tewaskan Pedagang Cermin di Tanah Abang
Indonesia
Viral Foto Wajah Terduga Penganiaya Warga Pejompongan Tewas Saat Demo, Polda Bilang Itu AI
Polda Metro Jaya memastikan foto wajah terduga pelaku penganiayaan warga Pejompongan saat demo DPR yang viral di medsos hasil manipulasi AI
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Viral Foto Wajah Terduga Penganiaya Warga Pejompongan Tewas Saat Demo, Polda Bilang Itu AI
Bagikan