Pelajar Indonesia di Dunia Desak Pemerintah Lakukan Tindakan Konkret Tolong Rakyat Gaza

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Juni 2025
Pelajar Indonesia di Dunia Desak Pemerintah Lakukan Tindakan Konkret Tolong Rakyat Gaza

Aksi Solidaritas untuk Warga Gaza Palestina di Depan Gedung Kedubes AS Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah RI untuk melakukan tindakan konkret dan tegas dalam meningkatkan diplomasi di kawasan Timur Tengah guna menekan Israel agar membuka pintu-pintu perbatasan Gaza.

Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia) menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan mengecam keras segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil Palestina.

PPI Dunia berpendapat, komunitas internasional belum memperlihatkan tindakan yang cukup berarti untuk menghentikan penderitaan di Gaza.

"Akses bagi bantuan kemanusiaan harus segera dibuka tanpa syarat,” kata Koordinator PPI Dunia Marhadi.

Baca juga:

Aksi Solidaritas untuk Warga Gaza Palestina di Depan Gedung Kedubes AS Jakarta

Tragedi di Gaza, kata ia, merupakan pelanggaran nyata terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia dan komunitas internasional tidak boleh menutup mata terhadap kejahatan kemanusiaan yang sedang berlangsung.

“Hak untuk hidup, untuk mendapatkan pelindungan, dan untuk mengakses kebutuhan dasar merupakan hak yang melekat pada setiap manusia, tanpa memandang latar belakang politik atau identitas identitas kebangsaan,” kata dia dalam keterangan tersebut.

PPI Dunia mengajak seluruh pelajar Indonesia di luar negeri dan komunitas global untuk menyuarakan solidaritas bagi Palestina, yang perlu diwujudkan dalam aksi nyata, baik melalui kampanye kesadaran publik maupun langkah diplomatik dan hukum internasional.

PPI Dunia adalah organisasi yang menaungi pelajar dan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.

Organisasi itu bertujuan untuk menyatukan, mempererat hubungan, dan memperluas jaringan antar pelajar Indonesia di lebih dari 60 negara.

Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini pada Sabtu (21/6) mendesak negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk memberikan dukungan nyata kepada para pengungsi Palestina.

“Saya ingin mengajukan seruan kepada OKI dan seluruh negara anggotanya. Saya mendesak Anda semua untuk bertindak, baik secara politik maupun finansial, agar para pengungsi Palestina bisa mendapatkan layanan dasar paling penting,” ujar Lazzarini dalam sesi ke-51 Dewan Menteri Luar Negeri OKI di Istanbul, Turki.

"Nyawa dan masa depan jutaan orang ada di tangan Anda semua," katanya.

Lazzarini memperingatkan bahwa dua juta warga Palestina di Jalur Gaza kini terancam kelaparan.

Kondisi keuangan UNRWA, juga telah mencapai titik kritis. Tanpa tambahan dana, lembaga ini akan kesulitan melanjutkan kegiatannya di wilayah itu.

Pada forum yang sama, Perwakilan Tinggi Aliansi Peradaban PBB Miguel Angel Moratinos menyatakan bahwa Islamofobia bukan sekadar prasangka, tetapi juga bentuk pelanggaran terhadap hak asasi manusia.

#Gaza #Perang #Israel
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Pihak Kemlu masih berkomunikasi dengan para WNI tersebut dan menyatakan bahwa mereka dalam keadaan baik, sehat, dan aman.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Indonesia
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Retorika keras Gedung Putih bertujuan untuk membujuk Denmark agar menjual Greenland kepada Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Indonesia
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Pertemuan khusus itu digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, selaku Ketua ASEAN, untuk membahas situasi terkini di perbatasan Kamboja–Thailand sejak konflik meningkat pada 8 Desember 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Dunia
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Hamas setiap hari selalu memberikan laporan pelanggaran yang dilakukan Israel ke negara mediator gencatan senjata Gaza.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Desember 2025
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Indonesia
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Denmark, Prancis, Yunani, Slovenia, dan Inggris mengecam kekerasan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Indonesia
Konflik Kamboja dan Thailand Bikin Sekolah Tutup, Ratusan Warga Mengungsi
prioritas utama saat ini adalah menghentikan pertempuran dan melindungi warga sipil di wilayah perbatasan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 Desember 2025
Konflik  Kamboja dan Thailand  Bikin Sekolah Tutup, Ratusan Warga Mengungsi
Dunia
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
Trump mengatakan pasukan stabilisasi itu telah beroperasi secara efektif dan akan semakin kuat dengan dukungan internasional yang meluas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 Desember 2025
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
Dunia
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait kasus kejahatan perang di Gaza
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Desember 2025
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Dunia
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Dewan Perdamaian tersebut merupakan komponen kunci dari kesepakatan gencatan senjata Trump untuk Jalur Gaza
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Desember 2025
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Indonesia
Kapal Perang USS Cincinnati-20 dan Drone AS Merapat ke Batam
Selain kapal perang, Kamboja, Laos, Thailand, dan Timor Leste juga berpartisipasi dengan mengirimkan Augmented Staff dalam latihan maritim ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Desember 2025
Kapal Perang USS Cincinnati-20 dan Drone AS Merapat ke Batam
Bagikan