Pejabat Google Tewas Saat Longsor Salju di Everest

Ana AmaliaAna Amalia - Minggu, 26 April 2015
Pejabat Google Tewas Saat Longsor Salju di Everest

Instagram Dan Fredinburg

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Gempa dengan kekuatan 7,9 SR yang berpusat di Nepal menyebabkan longsoran salju di dekat base camp pendakian Gunung Everest  Sabtu (25/4)  

Akibatnya belasan pendaki dilaporkan meninggal dunia. Seperti yang dilansir theguardian, Dan Fredinburg, salah seorang pejabat di perusahaan raksaksa Google ikut menjadi korban saat terjadi longsor di Everest akibat gempa berkekuatan tinggi di Nepal.

Hal ini dibenarkan oleh Direktur Privasi Google Lawrence You. Lawrence mengatakan, Fredinburg memang sedang mendaki gunung bersama tiga karyawan Google lainnya, sayangnya pria itu tewas sedangkan ketiga temannya berhasil diselamatkan.

Fredinburg bergabung dengan Google sejak 2007 lalu, ia merupakan manajer prodak dan kepala divisi Google X. Fredinburg memang kerap mendaki puncak ekstrem di sela-sela kesibukannya, ia sedang menjalani proyek terbaru Google.

Fredinburg merupakan mantan kekasih artis cantik Sophia Bush, di akun Instagramnya Sophia mengungkapkan Fredinburg adalah sosok pemberani, unik, dan humoris.

“Robot penari yang suka menunggang dinosaurus dan menantang matahari dan punya vivi menjadikan dunia lebih baik di masa depan. Otaknya tahu bagaina amewujudkan itu semua. Hatinya terus mendorongnya mewujudkan semua yang diimpikannya," tulis Sophia.

Otoritas menyatakan korban tewas akibat gempa 7,9 Skala Ritcher yang berpusat kurang dari 50 mil dari ibu kota Nepal, Kathmandu, meningkat tajam mencapai 1.000 orang.

BACA JUGA:

Korban Jiwa Gempa Nepal Bertambah Menjadi 876 Orang

700 Jiwa Lebih jadi Korban Gempa Nepal

Gempa Susulan Nepal terus Terjadi

Lebih dari 100 Orang Tewas Akibat Gempa Nepal

Banyak Korban di Runtuhan Bangunan Bersejarah Nepal

#Gempa Nepal #Nepal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Dunia
Syarat Baru Pendaki Naik Everest, Harus Pernah Taklukkan Puncak 7.000 Meter
Nepal sedang menyusun RUU baru yang melarang pendaki tanpa pengalaman ketinggian ekstrem 7.000 meter untuk mendaki Gunung Everest. Simak syarat lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Syarat Baru Pendaki Naik Everest, Harus Pernah Taklukkan Puncak 7.000 Meter
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Indonesia
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Jenazah ditemukan hingga mencapai wilayah perbatasan dengan India. Sejumlah besar warga negara asing masih termasuk di antara mereka yang belum diketahui keberadaannya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Dunia
2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Polisi mengatakan warga negara asing yang hilang berasal dari 36 negara.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
  2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Dunia
Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Tim penyelamat masih menemukan jenazah di antara timbunan puing dan lumpur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Bagikan