PB IDI Sarankan Tiga Aspek ini Cegah Penularan Penyakit di Tengah Pandemi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 23 Januari 2021
PB IDI Sarankan Tiga Aspek ini Cegah Penularan Penyakit di Tengah Pandemi

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memaparkan tiga aspek utama yang mesti dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan penyakit di tengah pandemi seperti saat ini.

"Sebenarnya, menurut teori kesehatan masyarakat, agar kita terhindar dari sebuah penyakit yang diubah bukan perilaku saja tapi banyak hal," ujar Ketua PB IDI Daeng M. Faqih, Jumat (22/1).

Baca Juga:

Jubir Corona Singgung Anak Muda Sebagai Biang Tertularnya Virus Corona ke Orang Tua

Tiga aspek tersebut, yakni mengubah perilaku, menjaga daya tahan tubuh, dan memodifikasi atau menjaga kebersihan lingkungan sekitar baik itu tempat kerja, rumah ibadah dan sebagainya.

Aspek perubahan perilaku tetap merujuk pada penggunaan masker, menjaga jarak fisik, mencuci tangan pakai sabun, dan menghindari kerumunan.

Menjaga daya tahan tubuh, terutama di tengah pandemi sebagai hal penting. Meskipun seseorang sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik, bila kesehatan tubuhnya turun maka juga rentan terinfeksi virus atau penyakit.

IDI
dr Daeng M Faqih ajak pemuda Indonesia untuk kampanyekan hidup sehat lawan COVID-19 (Foto: Istimewa)

Ia menjelaskan bahwa menjaga lingkungan yang sehat selama pandemi juga sebagai hal penting. Protokol kesehatan dan daya tahan tubuh juga harus didukung lingkungan yang sehat.

"Sepertinya ini perlu masuk ke protokol kesehatan yang selama ini digaungkan secara nasional," tandas Daeng.

Selama ini, penerapan protokol kesehatan yang meliputi memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan lebih mengarah pada perubahan perilaku saja.

BACA JUGA:

Selain Indah, Biji Bunga Matahari Ternyata Bermanfaat Bagi Kesehatan

Oleh sebab itu, sebagaimana dikutip Antara, masyarakat dan semua pihak terkait ke depan diharapkan tidak hanya menerapkan 3M. Namun, perlu ditambah beberapa aspek lain, yakni menjaga daya tahan tubuh dan memodifikasi lingkungan sekitar.

Harapannya, dengan tambahan dua perlindungan tersebut maka upaya memutus rantai penularan bisa dilakukan dengan baik. (*)

#Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Kemenkes ungkap hasil investigasi kematian dr. Zulfikar peserta internsip di Lampung Timur. Disebut akibat penyakit sensitif, bukan beban kerja atau perundungan.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Indonesia
Viral Anak Meninggal Dunia dengan Cacing di Otak, Kenali Tanda-Tanda Awal Kecacingan yang Sering Dikira Batuk Biasa
Riza Chalid, selaku pemilik manfaat PT Orbit Terminal Merak, merupakan salah satu dari delapan tersangka baru dalam kasus korupsi tata kelola minyak mentah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Agustus 2025
Viral Anak Meninggal Dunia dengan Cacing di Otak, Kenali Tanda-Tanda Awal Kecacingan yang Sering Dikira Batuk Biasa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: IDI Publikasikan 19 Minuman yang Sebabkan Diabetes dan Pengerasan Otak
Pesan berantai dengan klaim “IDI rilis 19 minuman yang mengandung Aspartame penyebab pengerasan otak” adalah konten palsu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Mei 2025
[HOAKS atau FAKTA]: IDI Publikasikan 19 Minuman yang Sebabkan Diabetes dan Pengerasan Otak
Indonesia
PB IDI Protes Mutasi dan Pemberhentian Dokter Vertikal oleh Kemenkes, Dinilai Tidak Punya Alasan
PB IDI memohon kepada Kementerian Kesehatan untuk menghormati dan melindungi hak dokter, terutama dalam menyampaikan pendapat serta berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Mei 2025
PB IDI Protes Mutasi dan Pemberhentian Dokter Vertikal oleh Kemenkes, Dinilai Tidak Punya Alasan
Indonesia
Pengungsi Gempa Bandung Raya 5.400 Orang, IDI Terjunkan Tim Medis
Jumlah pengungsi tercatat saat ini sekitar 5.400 orang yang terdiri atasi anak, dewasa, dan lansia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 September 2024
Pengungsi Gempa Bandung Raya 5.400 Orang, IDI Terjunkan Tim Medis
Indonesia
RS Medistra Minta Maaf Terkait Syarat Diterima Kerja Harus Lepas Hijab
Dokter Diani Kartini melayangkan surat yang mempertanyakan soal kesediaan melepas hijab jika diterima di RS Medistra
Wisnu Cipto - Senin, 02 September 2024
RS Medistra Minta Maaf Terkait Syarat Diterima Kerja Harus Lepas Hijab
Indonesia
Kemenkes Bantah Terlibat Pemecatan Dekan FK Unair Penolak Dokter Asing
"Kabar itu tidak ada hubungannya dengan Kemenkes. Itu masalah internal Unair," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juli 2024
Kemenkes Bantah Terlibat Pemecatan Dekan FK Unair Penolak Dokter Asing
Indonesia
Dekan FK Unair yang Tolak Dokter Asing Praktik di Indonesia Dipecat
Universitas berdalih pencopotan dekan FK Unair itu merupakan kebijakan internal untuk penguatan lembaga.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juli 2024
Dekan FK Unair yang Tolak Dokter Asing Praktik di Indonesia Dipecat
Indonesia
IDI Ingatkan Dokter Tidak Boleh Beriklan Terutama Terkait Produk
Dokter menggunakan media sosial juga diwanti-wanti untuk menjaga kerahasiaan informasi kesehatan pasien, serta membedakan akun pribadinya dan yang digunakan untuk kepentingan umum.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 03 Maret 2024
IDI Ingatkan Dokter Tidak Boleh Beriklan Terutama Terkait Produk
Bagikan