Merahputih.com - Pemerintah kembali mengumumkan perkembangan kasus harian dan kasus kematian pasien COVID-19. Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Rabu (3/11) pukul 12.00 WIB, ada 801 kasus baru dalam 24 jam terakhir.
Penambahan tersebut menyebabkan total kasus COVID-19 di Indonesia saat ini mencapai 4.246.174. Data yang sama menunjukkan ada penambahan kasus sembuh. Dalam sehari, jumlahnya bertambah 814.
Baca Juga:
PTM Timbulkan Klaster COVID-19 di Sekolah, Begini Reaksi Kemenkes
Dengan demikian, jumlah kasus sembuh di Indonesia hingga saat ini mencapai 4.091.101. Akan tetapi, jumlah kasus kematian akibat COVID-19 juga bertambah. Pada periode 2-3 November 2021, ada 24 kasus kematian.
Sehingga, kasus kematian pasien COVID-19 kini mencapai 143.481 jiwa.
Satgas juga melaporkan ada 11.592 kasus aktif COVID-19. Kasus aktif ialah pasien yang masih terkonfirmasi positif virus corona, dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.
Selain itu, pemerintah juga mencatat bahwa kini terdapat 7.500 orang yang berstatus suspek. Lebih lanjut, terdapat 510 kabupaten/kota yang terpapar COVID-19 di 34 provinsi.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya testing epidemiologis untuk menekan laju penularan COVID-19.
Menurutnya, testing yang paling benar secara ilmiah adalah testing suspek dan testing kontak erat.
"Jadi kalau ada orang yang kita duga demam atau orang yang sudah tertular COVID-19, kontak erat nya harus disiplin kita cari semua, epidemiolog menyarankannya begitu," kata Budi.
Baca Juga:
Angka Penambahan COVID-19 Konsisten Turun, Jokowi Curi Perhatian Biden
Budi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai lonjakan kasus COVID-19.
Negara-negara yang cakupan vaksinasinya tinggi seperti Singapura dan Inggris masih tetap waspada terhadap lonjakan kasus tersebut. (Knu)