Pasar Malam Dadakan Menjamur, Ketegasan Anak Buah Anies Dinilai Buruk

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2020
Pasar Malam Dadakan Menjamur, Ketegasan Anak Buah Anies Dinilai Buruk

Ilustrasi pasar malam (MP/Dery Ridwansah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) menilai maraknya pasar malam dadakan seperti di kawasan Taman Sari Jakarta Barat, kawasan Mangga Dua, kawasan Pulo Gadung, dan di kawasan Percetakan Negara Johar Baru, dimasa penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) merupakan faktor dari kelalaian polisi pamong praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta.

Ketua SEMMI Jakarta Muhammad Senantha menuturkan Kasatpol PP DKI Arifin telah gagal dalam menjalankan tugas dan fungsi menegakkan peraturan daerah (Perda) dan peraturan gubernur (Pergub) dalam mewujudkan ketertiban masyarakat ditengah pandemi COVID-19.

Baca Juga:

Pemprov DKI Segel 190 Perusahaan Pelanggar PSBB

Pasar malam dadakan dan pusat perbelanjaan pakaian seperti tanah abang yang mengakibatkan terjadinya kerumunan masyarakat itukan diluar dari 11 sektor usaha yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada awal penerapan PSBB dilakukan.

"Jadi tak boleh dibuka, lalu dimana satpol pp sebagai penegak perda," kata Senantha kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (22/5).

Sena mengatakan akibat kelalaian dari Arifin dalam menegakan pergub dan perda, ibu kota negara terancam mendapatkan lonjakan signifikan setelah hari raya Iedul Fitri 1441 H.

Dampak dari maraknya kerumunan masyarakat di pasar malam dan pusat perbelanjaan pakaian akan terlihat sehabis hari raya Iedul Fitri 1441 H, karena masa ingkubasi virus diketahui baru terlihat 5 sampai dengan 14 hari.

"Ini akan jadi lonjakan signifikan dan perpanjangan PSBB di Jakarta akan sia sia jika pemerintah pusat dan daerah tidak cepat bertindak,"tegasnya.

Pasar Malam (MP/Dery Ridwansah)

Senantha meminta agar Satpol PP dievaluasi kinerjanya dan dilakukan sanksi tegas jika kedepannya melakukan kelalaian. "Gubernur Anies Baswedan mesti membenahi kinerja Satpol PP karena kurang sigap dan lambat dalam melakukan penindakan," tutup Senantha.

Seperti diketahui, menjelang Idul Fitri, pasar malam bermunculan di Jakarta saat masa penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kerumunan warga dan kemacetan pun tidak terelakkan.

Awalnya, informasi pasar malam yang masih buka di masa PSBB ini dibagikan oleh akun Instagram @jakarta.terkini. Ada tiga titik pasar malam yang diunggah. Unggahan foto dan video yang memperlihatkan kerumunan di pasar malam itu disebut terjadi pada Selasa (19/5) malam.

Ketiga tempat itu di antaranya ialah di wilayah Perkampungan Industri Kecil, Pulogadung, Jakarta Timur, lalu wilayah Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat, dan Jalan Percetakan Negara ll Blok H, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Pemkot Yogyakarta Gelar Rapid Test Massal Usai Lebaran

Suasana di ketiga lokasi pasar malam itu tampak sangat ramai, warga berkerumun seolah tidak ada jarak. Terlihat juga kemacetan karena banyak pemotor yang lewat. Kios-kios pun berjejeran sepanjang jalan.

Menindaklanjuti informasi itu, Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi dan Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin turun tangan menertibkannya. (Knu)

#Pasar Malam #COVID-19 #Satpol PP
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Satpol PP DKI juga terus berkoordinasi dengan kepolisian dan Dishub DKI dalam melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan di lapangan.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
500 Personel Satpol PP Dikerahkan Jaga Demo BEM UI di Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar dan jukir liar. Operasi menyasar 15 titik prioritas di lima wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Indonesia
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Satpol PP DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Indonesia
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Satpol PP DKI meminta maaf atas viralnya video penertiban pedagang es krim di CFD Bundaran HI.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Indonesia
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Satpol PP DKI mengakui luasnya wilayah Jakarta dan minimnya personel membuat aksi penjambretan sulit dicegah secara maksimal.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Indonesia
White Rabbit PIK 2 Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
White Rabbit PIK 2 resmi ditutup oleh Satpol PP DKI Jakarta. Tempat hiburan malam itu terbukti melanggar aturan dan adanya penemuan narkoba.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
White Rabbit PIK 2  Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
Indonesia
35 Petugas Satpol PP DKI Meninggal Dunia di 2025, Disebut Beban Kerjanya Berat
Di tingkat kelurahan, jumlah anggota Satpol PP rata-rata hanya berkisar 7 hingga 10 orang, sedangkan tuntutan pengamanan dan penertiban berlangsung 24 jam.
Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026
35 Petugas Satpol PP DKI Meninggal Dunia di 2025, Disebut Beban Kerjanya Berat
Indonesia
Rano Karno Dorong Satpol PP Respons Cepat Aduan Warga, Siapkan Mako Terpadu
Wagub Rano Karno dorong Satpol PP DKI respons cepat aduan warga. Pemprov siapkan Mako dan Command Center untuk dukung Jakarta jadi kota global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Rano Karno Dorong Satpol PP Respons Cepat Aduan Warga, Siapkan Mako Terpadu
Indonesia
Satpol PP DKI Segera Koordinasi dengan Polisi Jika Ada Kejadian Viral, Partisipasi Aktif Warga Jadi Faktor Penting
Satpol PP juga gencar melakukan sosialisasi atau woro-woro menggunakan pengeras suara untuk mengingatkan warga mengenai larangan parkir liar dan aktivitas ilegal lainnya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Satpol PP DKI Segera Koordinasi dengan Polisi Jika Ada Kejadian Viral, Partisipasi Aktif Warga Jadi Faktor Penting
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Bagikan