Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pasangan Anies-Sandi Berpotensi Diduetkan di Pilpres 2024

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 10 April 2023
Pasangan Anies-Sandi Berpotensi Diduetkan di Pilpres 2024

Anies-Sandi saat menjabat sebagai Gubernur dan Wagub DKI Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Isu Anies Baswedan akan dipasangkan dengan Sandiaga Uno mencuat jelang Pilpres 2024. Usulan duet ini mencuat setelah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberi sinyal akan menduetkan Anies dengan Sandiaga.

Akademisi Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Silvanus Alvin mengakui, duet Anies-Sandi potensial lantaran keduanya memiliki rekam jejak di Pilgub DKI Jakarta.

Baca Juga

PK Kubu Moeldoko Jadi Langkah Ganggu Koalisi Anies

“Antara duet Anies-Sandi sendiri, sejatinya ini memang berpotensi karena keduanya ada rekam jejak di DKI,” kata Alvin kepada wartawan, Senin,(10/4).

Meski demikian, Alvin menilai, duet tersebut masih terlalu cair lantaran masih dalam tahap test isu ke publik. Ia memandang, isu duet Anies-Sandi sengaja dilempar ke media untuk kemudian diteruskan ke publik.

“Nantinya, tim internal partai-partai yang berkepentingan akan mengolah dan melakukan survei internal untuk mengetahui persentase mana yang terbaik secara langkah politik strategisnya,” ujarnya.

Baca Juga

Anies Lebih Ideal Didampingi Nasionalis sebagai Cawapres

Alvin melanjutkan, duet Anies-Sandi sendiri juga belum pernah menyelesaikan masa jabatan bersama selama satu periode hingga selesai.

Hal ini, kata dia, lantaran Sandi keburu pamit menjadi cawapres Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

“Keduanya belum pernah menyelesaikan dalam 1 periode hingga rampung selesai, karena beberapa waktu lalu Sandiaga pamit untuk jadi cawapres,” kata Alvin.

Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno menghadiri undangan acara PKS di Yayasan Karawang Bekasi Madani (YKBM), Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi dan disambut Presiden PKS Ahmad Syaikhu.

Dalam kesempatan itu, Sandi menjawab peluang dirinya berduet lagi dengan Anies Baswedan di 2024.

Kedatangan Sandi disambut puluhan kader dan pengurus DPW PKS Kabupaten Karawang. Mereka bertepuk tangan sembari menyanyikan lagu PKS.

Lagu yang mirip dengan mars Anies-Sandi ketika masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 dinyanyikan. Ada teriakan 'Anies-Sandi' di acara tersebut yang disambut Sandi dengan senyum. (Pon)

Baca Juga

AHY Sebut PK Moeldoko Upaya Gagalkan Anies Jadi Capres 2024

#Anies Baswedan #Anies Baswedan-Sandiaga Uno #Sandiaga Uno #Capres 2024 #Pilpres #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Berdasarkan arahan pimpinan DPR, Komisi II juga akan menggelar pertemuan dengan partai-partai nonparlemen.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Bagikan