Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz, 4 Ancaman Besar Intai Dunia

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 23 Juni 2025
Parlemen Iran Setuju Tutup Selat Hormuz, 4 Ancaman Besar Intai Dunia

Kapal tangker melintas di Selat Hormuz. (Pexel/Melike Sena)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Parlemen Iran atau Majlis merespon agresi Militer Amerika Serikat (AS) ikut campur dalam penyerangan Iran. Amerika Serikat diketahui menyerang tiga pangkalan nuklir Iran pada Ahad (22/6).

Anggota parlemen senior Iran, Esmaeil Kowsari, menyatakan Majlis telah sepakat untuk menutup Selat Hormuz, jalur utama bagi perdagangan energi global, sebagai tanggapan atas agresi Amerika dan diamnya masyarakat internasional.

“Parlemen telah sampai pada kesimpulan bahwa Selat Hormuz harus ditutup, tetapi keputusan akhir berada di tangan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi,” kata Kowsari dikutip dari press.ir, Senin (23/6).

Baca juga:

Opsi Iran Balas AS: Sakiti Israel atau Blokade Selat Hormuz

Selat Hormuz terletak di muara Teluk Persia merupakan jalur lalu lintas yang menyebarkan stok 20 persen minyak mentah dunia, atau sekitar 17 hingga 18 juta barel per hari.

Tak hanya itu, Hormuz juga menjadi lokasi transit gas alam cair (LNG), terutama dari Qatar yang merupakan salah satu eksportir LNG terbesar dunia.

Jika Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyetujui usulan parleman untuk menutup Selat Hormuz, setidaknya ada empaat ancaman besar mengintai dunia:


1. Respons militer dunia internasional

Congressional Research Service (CSR) menyatakan kalau Iran saampai menutup jalur Selat Hormuz secara keseluruhan akan memicu konfrontasi militer angkatan laut AS, Uni Eropa, dan negara-negara Teluk.

2. Pembengkakan biaya pengiriman minyak dunia

Berkaca dari kejadian Perang Iran-Irak pada tahun 1980-an terjadi Perang Tanker, yang memicu lonjakan harga minyak dunia. Bahkan, Iran saat ini belum memblokir Selat Hormuz saja telah memicu kenaikan tajam dalam premi asuransi pengiriman dan keterlambatan lalu lintas maritim global.

Baca juga:

Tensi Iran vs Israel Terus Meningkat, Selat Hormuz Terancam Ditutup dan Harga Minyak Mentah Bisa Tembus Rp 1,9 Juta per Barel

3. Krisis Energi yang Menggangu Keamanan Energi

Eropa mengimpor minyak dan gas alam cair (LNG) dari negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab yang sebagian besar melewati Selat tersebut.

Jika Iran memblokirnya maka harga minyak dunia akan melonjak. Kawasan Eropa dapat menghadapi kekurangan energi, terutama di negara-negara yang bergantung pada bahan bakar Timur Tengah.

4. Guncangan Ekonomi

Guncangan ekonomi efek paling awal yang muncul akibat penutupan jalur Selat Hormuz. Jika terjadi, harga minyak mengalami lonjakan, akan meningkatkan inflasi, biaya energi, dan mengganggu industri di seluruh dunia.

Efek berantai lainnya terjadi kelesuhan sektor manufaktur, transportasi, dan pertanian akan sangat rentan. Tentu, reaksi pasar saham mengalami kejatuhan yang tidak biasa. (Tka)

#Selat Hormuz #Perang Iran-Israel #Harga Minyak Dunia
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Indonesia
ESDM Tetapkan ICP Mei 2026 Turun ke USD 106,56 per Barel, Dipicu Meredanya Konflik Timur Tengah
Harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada Mei 2026 turun menjadi USD 106,56 per barel. ESDM sebut meredanya konflik geopolitik dan melemahnya permintaan global jadi faktor utama.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
ESDM Tetapkan ICP Mei 2026 Turun ke USD 106,56 per Barel, Dipicu Meredanya Konflik Timur Tengah
Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Namun, pasar modal masih menghadapi sejumlah risiko. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,39 triliun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Indonesia
DPR Dorong Pemerintah Antisipasi Eskalasi Konflik AS-Iran di Selat Hormuz
Wakil Ketua Komisi I DPR RI meminta pemerintah meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak konflik AS dan Iran, termasuk soal pasokan energi dan keamanan WNI.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
DPR Dorong Pemerintah Antisipasi Eskalasi Konflik AS-Iran di Selat Hormuz
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Oman agar tidak mencoba menguasai Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Dunia
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Militer AS menghancurkan dua kapal IRGC dan sistem rudal di Bandar Abbas, Iran. Insiden ini terjadi di tengah negosiasi dengan Iran, diduga sebagai serangan defensif.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Dunia
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Akan Segera Dibuka
Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal untuk membuka sepenuhnya Selat Hormuz dalam waktu 30 hari ke depan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Akan Segera Dibuka
Indonesia
AS dan Iran Sepakat Buka Blokade Selat Hormuz Dalam 30 Hari
Kerangka kesepakatan awal antara Iran dan AS itu disebutkan masih belum disetujui oleh pihak Iran, menurut laporan itu yang juga mengutip seorang diplomat yang namanya dirahasiakan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
AS dan Iran Sepakat Buka Blokade Selat Hormuz Dalam 30 Hari
Dunia
Trump Tetap Pertahankan Blokade Menuju Selat Hormuz Sampai Perjanjian Damai Disepakati
Trump menyebut kesepakatan damai dengan Iran sebagian besar telah dirundingkan dan tinggal menunggu finalisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Trump Tetap Pertahankan Blokade Menuju Selat Hormuz Sampai Perjanjian Damai Disepakati
Dunia
AS Tolak Sistem Pungutan di Selat Hormuz, Perundingan Diklaim Sedikit Kemajuan
Rubio menuding Iran berupaya membentuk "sistem pungutan" di Selat Hormuz dan mencoba mengajak Oman untuk bergabung dalam inisiatif tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
AS Tolak Sistem Pungutan di Selat Hormuz, Perundingan Diklaim Sedikit Kemajuan
Indonesia
Trump Ingin Kendali Penuh Selat Hormuz dan Ambil Uranium Iran
Trump mengatakan AS sedang memantau negosiasi yang dilaporkan antara Iran dan Oman mengenai kemungkinan pungutan tol di Selat Hormuz
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Trump Ingin Kendali Penuh Selat Hormuz dan Ambil Uranium Iran
Bagikan