Parents, Penting Lakukan Hal ini ketika Anak Jadi Korban Perundungan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 07 November 2024
Parents, Penting Lakukan Hal ini ketika Anak Jadi Korban Perundungan

Perundungan dapat berdampak negatif pada perkembangan mental anak. (Foto: Pexels/Keira Burton)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Perundungan adalah masalah serius yang dapat berdampak negatif pada perkembangan anak, baik secara fisik maupun mental.

Ketika anak menjadi korban perundungan, dukungan dan pendampingan orang tua sangat penting untuk membantu mereka pulih dan merasa aman kembali.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan ketika anak menjadi korban perundungan:

Dengarkan dengan Empati

Saat anak bercerita tentang pengalaman buruknya, dengarkan tanpa menghakimi. Biarkan anak merasa bahwa mereka didukung dan dipahami. Tunjukkan perasaan mereka valid, dan hindari reaksi berlebihan yang mungkin membuat anak merasa lebih takut atau cemas.

Baca juga:

Bullying Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental Anak

Bicarakan Langkah Aman

Diskusikan cara anak bisa melindungi diri, seperti menghindari situasi atau tempat yang berpotensi terjadi perundungan. Ajarkan untuk tidak ragu meminta bantuan dari guru atau teman jika situasinya semakin tidak terkendali.

Libatkan Sekolah

Berkomunikasi dengan pihak sekolah sangat penting, terutama jika perundungan terjadi di lingkungan sekolah. Diskusikan masalah ini dengan guru atau konselor untuk mencari solusi terbaik bagi anak. Banyak sekolah memiliki kebijakan anti-perundungan yang bisa diterapkan.

Baca juga:

6 Cara Menghadapi Bullying

Bangun Kepercayaan Diri

Perundungan sering kali meruntuhkan kepercayaan diri anak. Ajak mereka untuk ikut dalam kegiatan yang mereka sukai, sehingga mereka bisa melihat kelebihan yang dimiliki dan merasa dihargai.

Ajarkan Keterampilan Mengatasi Konflik

Bantu anak mengembangkan keterampilan komunikasi yang baik agar mampu menghadapi situasi yang sulit. Memberikan dukungan ini akan membantu mereka merasa lebih siap menghadapi perundungan jika terjadi lagi.

Baca juga:

Waspada Cyberbullying, Begini 5 Cara Menghentikannya

Dengan pendekatan yang tepat, anak bisa pulih dari perundungan dan merasa didukung penuh dalam menjalani kehidupannya. (waf)

#Parenting #Bullying
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Dengan membawa tema Garden of Kindness: Where Creativity Grows on You, Karya Raya menegaskan pertumbuhan bukan hanya tentang banyaknya karya yang dihasilkan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Karya Raya 2026, ketika Karya Bertumbuh, Anak Ikut Bertumbuh
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Indonesia
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
DPR menyoroti kasus tewasnya siswa SMP di Lumajang yang menjadi korban bullying. Tragedi ini menjadi alarm pendidikan.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Indonesia
Kasus Santri Tewas di Wonogiri, Polisi Tetapkan 4 Anak Pondok Pesantren sebagai Pelaku
Polres Wonogiri menetapkan empat santri sebagai pelaku penganiayaan yang menyebabkan santri berusia 12 tahun meninggal dunia di pondok pesantren.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Kasus Santri Tewas di Wonogiri, Polisi Tetapkan 4 Anak Pondok Pesantren sebagai Pelaku
Bagikan