Krisis Rohingya

Para Pengungsi Rohingya Tolak Pulang Kembali ke Myanmar

Eddy FloEddy Flo - Senin, 22 Januari 2018
Para Pengungsi Rohingya Tolak Pulang Kembali ke Myanmar

Pengungsi Rohingya baru menunggu memasuki kamp pengungsi sementara Kutupalang, di Cox Bazar Bangladesh, Rabu (30/8). (ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ratusan ribu pengungsi Rohingya yang berada di kamp pengungsian di Bangladesh menolak kembali ke Myanmar.

Ketegangan meningkat pada Minggu (21/1) di kamp-kamp pengungsi di Bangladesh yang menampung ratusan ribu Muslim Rohingya untuk dikirim kembali ke Myanmar, dari tempat mereka melarikan diri setelah aksi kekerasan oleh militer.

Puluhan pengungsi berdiri memegang spanduk kain yang menentang pemindahan mereka saat Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa Yanghee Lee mengunjungi kamp-kamp di sepanjang perbatasan Bangladesh-Myanmar akhir pekan lalu.

Beberapa pemimpin pengungsi mengatakan bahwa perwira militer Bangladesh telah mengancam untuk merebut kartu jatah makanan mereka jika mereka tidak kembali.

Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani pekan lalu, Myanmar akan menerima pengungsi Rohingya dari Bangladesh di dua pusat penerimaan, dan sebuah kamp sementara di dekat perbatasan bersama mereka mulai Selasa dan berlanjut dalam dua tahun ke depan.

Sebagaimana dilansir Antara, para pengungsi menolak untuk kembali kecuali keselamatan mereka dapat dijamin, dan masyarakat Myanmar mengabulkan tuntutan mereka untuk diberi kewarganegaraan serta dimasukkan ke dalam daftar etnis minoritas yang diakui. Mereka juga meminta agar rumah, masjid dan sekolah mereka yang dibakar atau rusak dalam operasi militer dibangun kembali.

Lebih dari 655.500 Muslim Rohingya melarikan diri ke Bangladesh setelah militer Myanmar melakukan kekerasan di bagian utara negara bagian Rakhine dalam menanggapi serangan militan terhadap pasukan keamanan pada 25 Agustus. Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebut kegiatan tersebut sebagai pembersihan etnis Rohingya, yang disangkal oleh Myanmar.

Para tetua Rohingya mengatakan bahwa pejabat tentara Bangladesh telah memanggil atau bertemu mereka selama dua hari terakhir, meminta mereka untuk menyiapkan daftar keluarga dari kamp mereka untuk dipulangkan. Empat dari mereka mengatakan bahwa mereka termasuk di antara lebih dari 70 pemimpin kamp - mewakili ribuan pengungsi - yang bertemu dengan perwira militer di kamp Gungdum pada Sabtu.

"Ketika kami mengatakan bahwa kami tidak dapat menyediakan daftar karena orang-orang belum siap untuk kembali, mereka meminta kami untuk membawa kartu WP mereka," ujar Musa, seorang pemimpin di kamp Gungdum, mengacu pada kartu bantuan yang diberikan oleh Program Pangan Dunia PBB.

Rashedul Hasan, juru bicara tentara Bangladesh, mengatakan bahwa dia tidak mengetahui tentara yang mengancam akan mengambil kartu makanan.

Ratusan pengungsi antre di pusat bantuan di setiap kamp tiap pagi untuk mengambil makanan dengan menggunakan kartu tersebut. Pusat-pusat tersebut dikelola oleh tentara Bangladesh.(*)

#Pengungsi Rohingya #Myanmar #Bangladesh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Modal Skuad Mewah Jutaan Dolar! John Herdman Janjikan Garuda Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Pelatih John Herdman percaya diri Skuad Garuda bermodal pemain jutaan dolar mampu pesta gol lawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup demi tiket ke final.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Modal Skuad Mewah Jutaan Dolar! John Herdman Janjikan Garuda Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Olahraga
Digulung Singapura, Bangladesh Jadi Tim Pertama yang Tersingkir dari FIFA ASEAN Cup 2026
Bangladesh menjadi tim pertama yang tersingkir dari FIFA ASEAN Cup 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Digulung Singapura, Bangladesh Jadi Tim Pertama yang Tersingkir dari FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Kisah Kelam Jamal Bhuyan Sang Kapten Timnas Bangladesh, Ditembak 4 Kali Hingga Tampil di FIFA ASEAN Cup
Penasaran dengan kisah Jamal Bhuyan kapten Timnas Bangladesh yang pernah ditembak 4 kali hingga koma? Simak profil sang legenda jelang laga FIFA ASEAN Cup di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Kisah Kelam Jamal Bhuyan Sang Kapten Timnas Bangladesh, Ditembak 4 Kali Hingga Tampil di FIFA ASEAN Cup
Olahraga
Timnas Indonesia Wajib Waspadai Farhaan Ali Wahid, Winger Didikan Chelsea yang Bela Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia wajib waspada! Kenalan dengan Farhaan Ali Wahid, winger lincah didikan Chelsea dan Fulham yang jadi andalan baru Timnas Bangladesh di ASEAN Cup 2026.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 23 September 2026
Timnas Indonesia Wajib Waspadai Farhaan Ali Wahid, Winger Didikan Chelsea yang Bela Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Profil Hamza Choudhury: Senjata Mematikan Bangladesh di ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Wajib Waspada
Timnas Indonesia wajib waspada! Skuad Bangladesh bawa Hamza Choudhury, eks bintang Leicester City bernilai fantastis ke ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Cek profil dan jadwal lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 23 September 2026
Profil Hamza Choudhury: Senjata Mematikan Bangladesh di ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Wajib Waspada
Olahraga
Timnas Bangladesh Dihantam Badai Jelang Berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026, Klub-Klub Lokal Munculkan Gelombang Protes
Meta Deskripsi: Kisruh jadwal Liga Bangladesh berlanjut! 10 klub resmi layangkan protes ke BFF menuntut kompetisi tanpa jeda dan kompensasi finansial. Cek poin lengkap tuntutannya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 09 September 2026
Timnas Bangladesh Dihantam Badai Jelang Berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026, Klub-Klub Lokal Munculkan Gelombang Protes
Olahraga
Bangladesh Rilis Jersey untuk FIFA ASEAN Cup, Menpora Nostalgia Saat Jadi Kapten Timnas
Bangladesh meluncurkan jersey baru timnas produksi DOUR. Menpora Aminul Haque mengenang masa lalu sebagai kapten timnas.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
 Bangladesh Rilis Jersey untuk FIFA ASEAN Cup, Menpora Nostalgia Saat Jadi Kapten Timnas
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Diplomasi Selamatkan 2 WNI yang Disandera di Myanmar
Kementerian Luar Negeri mengungkap dua WNI berinisial AE dan S diduga disandera di Myanmar dengan tuntutan tebusan Rp 200 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Diplomasi Selamatkan 2 WNI yang Disandera di Myanmar
Dunia
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Dua kapal pengungsi Rohingya tenggelam di Myanmar. UNHCR dan IOM menduga lebih dari 500 orang tewas. Mayoritas berasal dari Cox’s Bazar, Bangladesh.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Nasib Tragis Pengungsi Rohingya, 500 Orang Diduga Tewas Tenggelam di Perairan Myanmar
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Bagikan