PAN Tawarkan Erick Thohir Jadi Cawapres 2024 ke Gerindra dan PDIP
Tangkapan layar-Menteri BUMN Erick Thohir saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI sebagaimana dipantau dari akun YouTube Komisi VI DPR RI, Kamis (15/6/2023). ANTARA/Benardy Ferdiansyah
MerahPutih.com - Konstelasi politik soal penentuan sosok calon wakil presiden (cawapres) terus berkembang seiring semakin masifnya pertemuan para elite partai politik (parpol).
Partai Amanat Nasional (PAN) telah terang-terangan mengusung Menteri BUMN Erick Thohir sebagai bakal cawapres di Pilpres 2024.
Oleh karena itu, partai berlambang matahari tersebut mulai intens menjajaki komunikasi politik dengan Gerindra dan PDIP. Adapun kedua parpol masing-masing telah memiliki capres, yakni Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
Baca Juga:
Cak Imin Akui Senang Banyak Paslon Capres-Cawapres di Pemilu 2024
“PAN memang mendorong Pak Erick Thohir ya sebagai cawapres di Pemilu yang akan datang. Ya harapan kami tentu mudah-mudahan ini bisa diakomodir,” kata Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/6).
Untuk merealisasikan Erick Thohir maju sebagai cawapres, Saleh menyebut PAN siap membuka dialog bersama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) yang disebut-sebut bakal mengusung Prabowo pada kontestasi elektoral 2024.
“Ya mudah-mudahan nanti kalau ada kecocokan dalam komunikasi dan dialog yang dilakukan saat ini dengan Gerindra, dan juga partai-partai pendukungnya, ya kita bisa gabung ke sana begitu,” tuturnya.
Baca Juga:
PAN Sodorkan Nama Cawapres Prabowo, Cak Imin Sebut Belum Ada Komunikasi
Kendati demikian, Saleh menyatakan, partainya juga tetap membuka komunikasi politik dengan PDIP untuk memasangkan Ganjar dengan Erick.
“Kami sudah melakukan komunikasi langsung datang ketemu Prabowo dan juga langsung ketemu PDIP,” ucap Saleh.
Tak hanya itu, kata Saleh, PAN juga masih terbuka untuk merealisasikan duet Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
“Jadi, politik harus mengalir. Pada saat dia buntu di sini, dia harus mengalir ke tempat lain. Itu namanya politik, kalau misalnya gak bisa mengalir nanti buntu, kalau buntu agak stuck itu gak bisa,” tutup Saleh. (Pon)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Tawarkan Diri Jadi Cawapres Anies Baswedan
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Aturan Baru, ASN Wajib Pakai Baju Biru Muda Khas Prabowo saat Kampanye Pilpres 2024
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
Menpora Ultimatum 3 Federasi Bereskan Masalah Dualisme Kepengurusan
Timnas Indonesia Akan Jajal Bulgaria, Kepulauan Salomon, atau St. Kitts Nevis, Erick Thohir: Ujian Bersaing di Level Dunia
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Bidik Piala Dunia 2030