PAN Setuju Pemilu 2024 Ditunda
Simulasi TPS. (Foto: Bawaslu)
MerahPutih.com - Usulan penundaan Pemilu 2024 yang dilontarkan oleh Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, saat bertemu pengusaha.
Kini, usulan tersebut disambut Partai Amanat Nasional (PAN). Partai besutan Zulkifli Hasan itu setuju dengan usulan tersebut.
Baca Juga:
Sikap PDIP Terhadap Usulan Penundaan Pemilu 2024
"Kami memutuskan setuju Pemilu ditunda," kata Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan dalam jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/2).
Zulhas membeberkan alasan penundaan Pemilu 2024. Pertama, situasi pandemi yang masih berlangsung dan memerlukan perhatian khusus.
Kemudian, lanjut Zulhas, kondisi perekonomian yang belum stabil, sehingga pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat masih perlu melakukan pemulihan untuk kembali bangkit.
"Perkembangan situasi konflik global yang perlu diantisipasi, di antaranya perang Rusia-Ukraina dan tidak menentunya harga minyak dunia," ujarnya.
Alasan keempat, anggaran pemilu yang justru membengkak dari rencana efisiensi, menurut Zulhas, lebih baik dikonsentrasikan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat.
"Keberlangsungan program-program pembangunan nasional yang sebelumnya tertunda akibat pandemi," ujarnya.
Selain itu, Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan, di tengah situasi-situasi tersebut, penilaian dan persepsi masyarakat tentang kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) justru sangat tinggi.
"Berbagai survei menyebut angkanya di atas 73 persen," imbuhnya.
Hal ini, kata Zulhas, menunjukkan pengakuan masyarakat untuk keberhasilan pemerintah dalam menghadapi pandemi dan berbagai situasi yang tidak menentu.
Ia menegaskan, mempertimbangkan hal-hal tersebut, serta setelah mendengar masukan dan aspirasi dari berbagai kalangan, PAN setuju Pemilu 2024 perlu dipertimbangkan untuk diundur.
"Dalam konteks ini, PAN akan menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan, termasuk partai politik, organisasi kemasyarakatan, dan elemen bangsa lainnya," ujarnya. (Pon)
Baca Juga:
Politisi Demokrat Protes Usulan Penundaan Pemilu Oleh Cak Imin
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat