Politisi PAN Minta Golkar Jangan Ngotot Pertahankan Setnov
Anggota DPR Setya Novanto (tengah). (MP/Dery Ridwansah)
MerahPutih.com - Politisi PAN Yandri Susanto menghormati keputusan internal Golkar yang ngotot mempertahankan posisi Setya Novanto sebagai Ketua DPR.
Meski demikian, Yandri berharap Golkar juga mendengarkan opini publik yang meminta agar Ketua DPR segera diganti.
"Kita hormati keputusan Golkar, tapi sebaiknya Golkar juga melihat suara publik karena DPR itu adalah wakil rakyat dan di situ bukan hanya Golkar. Ada fraksi-fraksi lain dan juga komentar, pengamat, rakyat," kata Yandri kepada awak media, Rabu (22/11).
Menurutnya, demi menjaga citra DPR alangkah elegannya Golkar meminta Setnov untuk mundur dan fokus kepada persoalan hukum.
"Alangkah baiknya kalau Golkar segera memproses pergantian Novanto dan kita minta Novanto berkonsentrasi menghadapi masalah hukumnya," imbau anggota Komisi II DPR itu.
Diakuinya, meskipun posisi Ketua DPR tahun ini adalah milik Golkar. Namun, perlu dipertimbangkan juga bahwa DPR bukan Golkar saja.
Sebelumnya, beredar surat tulisan tangan Setya Novanto yang meminta dirinya tidak diganti sebagai Ketum Golkar dan Ketua DPR.
Terpisah, dalam rapat pleno Golkar Selasa (21/11) malam menyepakati mempertahankan posisi Novanto hingga selesai praperadilan. (Fdi)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: Akom Penuhi Panggilan KPK Jadi Saksi Setnov Terkait Kasus e-KTP
Bagikan
Berita Terkait
Tok! DPR Sahkan 8 Poin Reformasi Polri, Kedudukan Tetap di Bawah Presiden
Gubernur BI Baru Jadi Sorotan, Legislator Minta Publik dan Pelaku Pasar Hentikan Spekulasi Jangka Pendek
Rapat Paripurna DPR Sahkan Adies Kadir Calon Hakim Mahkamah Konstitusi Usulan DPR
Pengucapan Sumpah Jabatan Sari Yuliati Sebagai Wakil Ketua DPR Gantikan Adies Kadir
Eks Kapolda Ingatkan Kapolri: Benahi Adab dan Perilaku Aparat di Lapangan
DPR Ingatkan Indonesia Darurat Sampah dan Bencana, Baru 25 Persen Sampah Terkelola
DPR Sentil Kapolri: Jangan Suruh Anggota Humanis Kalau Perut Masih Lapar, Kesejahteraan Polisi Harga Mati
DPR Beri 'Lampu Hijau' Pasangan Kawin Campur Bekerja Layak di Indonesia Lewat Revisi UU Ketenagakerjaan
Wamenkeu Keponakan Prabowo Lolos Uji Kepatutan Deputi Gubernur BI di DPR
DPR RI Kejar Kodifikasi UU Pendidikan Agar Guru Honorer Tak Lagi Terpaksa Jadi Ojol