Gubernur BI Baru Jadi Sorotan, Legislator Minta Publik dan Pelaku Pasar Hentikan Spekulasi Jangka Pendek
Gubernur Bank indonesia, Thomas Djiwandono (MP/Didik)
Merahputih.com - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta publik dan pelaku pasar memberikan ruang kepercayaan penuh kepada Gubernur Bank Indonesia (BI) baru. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan nasional di tengah dinamika pasar yang merespons pergantian kepemimpinan bank sentral tersebut.
Cucun menilai reaksi pasar terhadap pergantian nakhoda di Bank Indonesia merupakan hal yang wajar secara konstitusional.
Baca juga:
DPR Serahkan Pergantian Wamenkeu Thomas Djiwandono kepada Presiden
Namun, politisi Fraksi PKB ini menekankan bahwa penilaian terhadap kepemimpinan BI harus berdasarkan kebijakan nyata, bukan sekadar sentimen sesaat.
“Setiap kali ada pergantian Gubernur Bank Indonesia, respons pasar pasti muncul. Tapi kita perlu memberi kesempatan kepada Gubernur BI yang baru untuk bekerja dan membuktikan kapasitasnya,” ujar Cucun, Selasa (27/1).
Ia menegaskan bahwa posisi ini sangat strategis dalam mengendalikan inflasi dan menjaga nilai tukar rupiah. Menurutnya, publik harus melihat latar belakang profesionalitas di balik jabatan tersebut.
“Gubernur BI ini bukan figur politik, tetapi profesional yang bekerja berdasarkan mandat undang-undang. Mari kita lihat dulu bagaimana kebijakan moneternya dijalankan,” tegas legislator asal Dapil Jawa Barat II tersebut.
Sinergi Moneter dan Pengawasan Parlemen
Selain fokus pada kebijakan internal, DPR RI menyoroti pentingnya sinkronisasi antara kebijakan moneter yang dijalankan BI dengan kebijakan fiskal pemerintah. Sinergi ini dianggap krusial untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global yang kian dinamis.
“Yang dibutuhkan sekarang adalah soliditas antara fiskal dan moneter. Gubernur BI harus bisa menjadi penghubung yang kuat agar kebijakan ekonomi negara saling menguatkan,” jelas Cucun.
Baca juga:
Rapat Paripurna DPR Sahkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia
Meski memberikan dukungan penuh, Cucun memastikan bahwa DPR RI tetap menjalankan fungsi pengawasan ketat tanpa mengintervensi independensi bank sentral. Kepercayaan pasar diyakini akan pulih jika gubernur baru mampu menunjukkan perannya sebagai penyangga tekanan ekonomi (shock absorber).
“Kuncinya adalah kepercayaan. Jika diberi ruang bekerja, saya yakin Gubernur BI yang baru dapat menjaga stabilitas ekonomi nasional,” pungkasnya.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Tok! DPR Sahkan 8 Poin Reformasi Polri, Kedudukan Tetap di Bawah Presiden
Gubernur BI Baru Jadi Sorotan, Legislator Minta Publik dan Pelaku Pasar Hentikan Spekulasi Jangka Pendek
Mundur Dari BI Digantikan Thomas Djiwandono, Juda Calon Kuat Wamenkeu
DPR Serahkan Pergantian Wamenkeu Thomas Djiwandono kepada Presiden
Rapat Paripurna DPR Sahkan Adies Kadir Calon Hakim Mahkamah Konstitusi Usulan DPR
Gantikan Adies Kadir, Sari Yuliati Ditetapkan Jadi Wakil Ketua DPR RI
Pengucapan Sumpah Jabatan Sari Yuliati Sebagai Wakil Ketua DPR Gantikan Adies Kadir
Rapat Paripurna DPR Sahkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia
Rapat Paripurna DPR Setujui Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi
Eks Kapolda Ingatkan Kapolri: Benahi Adab dan Perilaku Aparat di Lapangan