'Pak Polisi Pelaku 'Cyber Fraud' dari Surabaya Kok Berkurang?'

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 30 Juli 2017
'Pak Polisi Pelaku 'Cyber Fraud' dari Surabaya Kok Berkurang?'

WNA pelaku 'cyber fraud' di Surabaya tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (30/7). (MP/Angga Yudha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Warga Negara Asing asal Tiongkok dan Taiwan yang ditangkap oleh Satgas Bareskrim Polri dalam kasus sindikat penipuan "Cyber Fraud" di Surabaya tiba di Mapolda Metro Jaya, Jakarta. Namun, pantauan Merahputih.com jumlah pelaku hanya 92 orang, padahal menurut data sebelumnya terdapat 93 orang.

Pantauan Merahputih.com, 92 orang itu terdiri dari 66 laki-laki dan 26 wanita. Tapi berdasarkan data sebelumnya, berdasarkan penggerebekan di tiga lokasi berbeda di perumahan mewah Bukit Darmo Golf Surabaya, terdapat 93 orang yang ditangkap.

Tim Satgasus Polri (Gabungan Dit Siber Bareskrim Polri, Ditreskrimum PMJ, Ditreskrimsus PMJ dan Polresta Depok bekerja sama dengan Kepolisian Tiongkok) yang dipimpin Kombes Pol Herry Heryawan berhasil mengamankan 92 orang WNA asal Tiongkok dan Taiwan di tiga rumah berbeda di kawasan Bukit Darmo Golf, Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (29/7).

Di Jalan Mutiara Graha Family Blok N-1 Bukit Darmo Golf, polisi menangkap 38 orang terdiri dari 28 WN Tiongkok dan 6 WN Taiwan berjenis kelamin laki-laki. Sementara 4 WN Tiongkok lainnya berjenis kelamin perempuan.

Dalam penggerebekan di Jalan Graha Family Timur 1 Blok E 68 Bukit Darmo Golf, polisi mengamankan 20 orang laki-laki dan perempuan, terdiri dari 6 WN Tiongkok dan 4 WN Taiwan (laki-laki) dan 10 WN Tiongkok (perempuan).

Sedangkan di Jalan Graha Family Timur 1 Blok E 58 Bukit Darmo Golf, sebanyak 35 orang laki-laki dan perempuan ditangkap polisi. Dengan rincian, 21 WN Tiongkok dan 2 WN Taiwan (laki-laki) dan 12 WN Tiongkok (perempuan).

Mereka dibawa ke Mapolda Metro Jaya menggunakan dua bus besar dengan kondisi tangan terikat. Kemudian, para pelaku langsung dibawa masuk ke dalam gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. (Ayp)

Baca juga berita terkait penggerebekan sindikat penipuan siber WN Tiongkok di: 93 Pelaku Penipuan Siber di Surabaya Diterbangkan ke Jakarta

#Cyber Crime #WNA Ilegal
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Wagub Kalbar Gandeng Imigrasi Buru 15 WNA China Penyerang TNI di Area Tambang Ketapang
Peristiwa ini meletus di area operasional PT Sultan Rafli Mandiri pada Minggu (14/12)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Wagub Kalbar Gandeng Imigrasi Buru 15 WNA China Penyerang TNI di Area Tambang Ketapang
Indonesia
14 WNA China Kerja Ilegal di Proyek Mal Artha Gading, Imigrasi Sebut Pelanggarannya Masalah Izin Tinggal
Petugas mendapati para WNA bekerja dari pukul 20.00 WIB hingga 04.00 WIB di lokasi proyek pembangunan mal di kawasan Kelapa Gading.
Wisnu Cipto - Jumat, 14 November 2025
14 WNA China Kerja Ilegal di Proyek Mal Artha Gading, Imigrasi Sebut Pelanggarannya Masalah Izin Tinggal
Indonesia
WNA Mengamuk di Kalibata City Positif Sabu, Polisi Geledah Apartamen Tunggu Pelaku Selesai Dirawat
Identitas pelaku merupakan warga Ghana berinisial KUV dan memiliki izin tinggal resmi di Indonesia.
Wisnu Cipto - Selasa, 29 April 2025
WNA Mengamuk di Kalibata City Positif Sabu, Polisi Geledah Apartamen Tunggu Pelaku Selesai Dirawat
Lifestyle
Waspada! Skema Penipuan Baru Sasar Bisnis di Media Sosial
E-mail ini mulai menyebar sejak 14 Desember, dan banyak organisasi di seluruh dunia, termasuk Asia Pasifik, sudah jadi target.
Hendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 28 Desember 2024
Waspada! Skema Penipuan Baru Sasar Bisnis di Media Sosial
Indonesia
Satgas Barang Impor Ilegal Didesak Tidak Menindak Pedagang Kecil
Pembentukan Satgas Barang Impor Ilegal tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 932 Tahun 2024 yang ditetapkan mulai 18 Juli 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juli 2024
Satgas Barang Impor Ilegal Didesak Tidak Menindak Pedagang Kecil
Lifestyle
Marak Penipuan APK Berkedok Paket Lebaran, Lakukan Ini agar Tak Jadi Korban
Modus baru berupa penipuan dengan resi paket Lebaran.
Hendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 06 April 2024
Marak Penipuan APK Berkedok Paket Lebaran, Lakukan Ini agar Tak Jadi Korban
Lifestyle
APK Penipuan Undangan Buka Puasa Marak, Ini Langkah Pengamanan Jika Telanjur Mengkliknya
Selama Ramadan, misalnya, modusnya berupa undangan berbuka puasa, ajakan bersedekah dan zakat, atau permohonan maaf.
Hendaru Tri Hanggoro - Selasa, 26 Maret 2024
APK Penipuan Undangan Buka Puasa Marak, Ini Langkah Pengamanan Jika Telanjur Mengkliknya
Fun
UMKM Masih Jadi Incaran Pelaku Kejahatan Siber
Penjahat siber terus berupaya menyusup ke sektor bisnis ini menggunakan banyak metode.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 02 Juli 2023
UMKM Masih Jadi Incaran Pelaku Kejahatan Siber
Fun
Jangan Sampai Tertipu, Kenali Modus Vishing
Voice Phishing atau Vishing memiliki skenario beragam.
Andreas Pranatalta - Kamis, 29 Juni 2023
Jangan Sampai Tertipu, Kenali Modus Vishing
Indonesia
Ditangkap Divhubinter Polri, WNA Kanada yang Buron di Bali Merasa Tertipu
Seorang warga negara Kanda berinisial SG (50), yang sudah menetap di Bali dan membangun usaha sejak 2020, diduga ditangkap menggunakan red notice bodong. Sebab, dokumen tersebut tidak ada di dalam situs web (website) Interpol.
Mula Akmal - Senin, 05 Juni 2023
Ditangkap Divhubinter Polri, WNA Kanada yang Buron di Bali Merasa Tertipu
Bagikan