Okupansi Hotel di Yogyakarta saat Libur Nataru hanya 30

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 01 Januari 2021
Okupansi Hotel di Yogyakarta saat Libur Nataru hanya 30

Okupansi Hotel di Yogyakarta saat Libur Nataru hanya 30 (Foto: Unsplash/mark-chaves)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERHIMPUNAN Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berharap tamu atau para wisatawan asal DIY bisa membantu memulihkan reservasi kamar hotel di daerah ini yang merosot drastis semenjak adanya kebijakan wajib rapid test antigen yang diterapkan.

"Kami berharap reservasi masih bisa naik lagi dengan mengandalkan wisatawan lokal asal Yogyakarta," kata Ketua PHRI DIY Deddy Pranawa Eryana.

Baca juga:

“Forbidden City” dirancang di Ubud, Bali

Dikutip dari Arahdestinasi, Sabtu (26/12), Deddy mengatakan semenjak adanya penerapan kebijakan wajib rapid test antigen bagi pendatang, tingkat reservasi kamar hotel baik bintang maupun nonbintang di DIY menurun drastis serta banyaknya wisatawan yang melakukan pembatalan, khususnya pemesanan kamar untuk 31 Desember.

Tingkat okupansi menurun derastis semenjak adanya kebijakan test rapid antigen (Foto: Unsplash/aviv rachmadian)
Tingkat okupansi menurun derastis semenjak adanya kebijakan test rapid antigen (Foto: Unsplash/aviv rachmadian)

Sebagian besar wisatawan asal Jawa Tengah serta DKI Jakarta yang melakukan pembatalan reservasi kamar hotel. "Per hari ini hanya ada kenaikan reservasi satu persen sehingga naik menjadi enam persen. Satu persen itu berasal dari tamu lokal DIY," kata Deddy.

Deddy juga mengatakan per 24 Desember okupansi atau tingkat hunian kamar hotel, rata-rata hanya di kisaran 25-30 persen. Padahal sebelumnya okupansi ditargetkan bisa mencapai 70 persen saat libur akhir tahun.

Baca juga:

Tugu Corona Jadi Daya Tarik Wisata Pekanbaru

Menurutnya, para pelaku wisata selalu mendukung setiap kebijakan pemerintah pusat maupun daerah untuk mengendalikan penyebaran COVID-19. Namun, kebijakan yang diterapkan secara mendadak tersebut membuat banyak wisatawan harus menghitung ulang biaya liburan mereka ke DIY.

Deddy melajutkan, bahwa dalam upaya mempersiapkan logistik berbagai program menyambut tahun baru, para pengelola hotel telah mengeluarkan banyak biaya.

Banyak hotel yang telah menyiapkan logistik untuk menyambut para tamu (Foto: Unsplash/agto nugroho)
Banyak hotel yang telah menyiapkan logistik untuk menyambut para tamu (Foto: Unsplash/agto nugroho)

"Kami memohon kepada pemerintah pusat maupun daerah, tolong kebijakan jangan mendadak. Perlu koordinasi, konsolidasi, komunikasi dengan kami pelaku pariwisata, terutama dari PHRI," kata Deddy.

Sementara Public Relations Manager Grand Inna Malioboro, Retno Kusuma mengatakan setelah adanya kebijakan rapid antibodi ke antigen, terjadi banyak pembatalan reservasi untuk 20 Desember sampai pekan pertama di Januari 2021.

Padahal, berbagai kegiatan sudah disiapkan pihaknya, salah satunya Festive Season Natal dan Tahun Baru. "Event ini tetap akan kami laksanakan dengan jumlah yang terbatas," kata Retno. (Kna)

Baca juga:

Wisata Bendungan di Malang Kembali Dibuka

#Wisata #Yogyakarta #Wisata Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Travel
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Bali All-Access Pass membuka akses ke lebih dari 50 destinasi unggulan dalam satu pengalaman yang terintegrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Liburan ke Pulau Dewata Pakai Bali All-Access Pass, Eksplorasi tanpa Batas dengan Layanan Concierge Pribadi
Travel
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Wisatawan internasional yang datang untuk konser BTS pada Maret dan awal April tinggal lebih lama dan menghabiskan uang secara signifikan lebih besar.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
BTS Datangkan Lebih Banyak Fulus untuk Korea Selatan, Bikin Pengeluaran Turis Melonjak 38 Kali Lipat
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Bagikan