MerahPutih.com - Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 bisa menjadi momen terbaik untuk menikmati waktu hangat bersama keluarga sekaligus menenangkan diri dari padatnya rutinitas harian.
Tahun ini, peringatan Kenaikan Yesus Kristus jatuh pada Kamis, 14 Mei 2026, dan dilanjutkan dengan cuti bersama pada Jumat, 15 Mei 2026. Momen long weekend tersebut cocok dimanfaatkan untuk berlibur sambil menikmati wisata religi yang damai dan menyejukkan.
Bagi yang ingin mencari suasana tenang jauh dari hiruk pikuk kota, sejumlah destinasi rohani di Yogyakarta bisa menjadi pilihan menarik.
Baca juga:
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta yang cocok dikunjungi saat libur panjang:
1. Gua Maria Sendangsono
Terletak di Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, tempat ziarah ini dikenal memiliki suasana teduh dan menenangkan.
Daya tarik utama Gua Maria Sendangsono adalah keberadaan sendang atau mata air alami yang muncul di antara dua pohon sono. Lingkungan yang asri dengan pepohonan rindang membuat tempat ini sering dijadikan lokasi untuk berdoa sekaligus menenangkan hati dan pikiran.
Konon, mata air di kawasan ini dipercaya memiliki khasiat penyembuhan. Sebelum menjadi lokasi ziarah umat Katolik, kawasan tersebut juga dikenal sebagai tempat persinggahan rohaniawan Buddha yang melintas dari kawasan Candi Borobudur menuju Kulon Progo.
2. Gua Maria Lawangsih
Berada di kawasan Perbukitan Menoreh, Gua Maria Lawangsih menawarkan suasana damai jauh dari keramaian kota.
Hamparan pepohonan hijau dan udara sejuk menjadi alasan banyak peziarah datang untuk mencari ketenangan. Tempat ini juga memiliki mata air alami yang menambah kesan asri dan menenangkan.
Nuansa alam yang masih sangat terjaga membuat Gua Maria Lawangsih cocok menjadi tempat refleksi sekaligus melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Baca juga:
3. Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran
Gereja yang berada di Dusun Ganjuran, Bantul, ini menjadi salah satu destinasi wisata religi paling ikonik di Yogyakarta.
Keunikan tempat ini terletak pada arsitekturnya yang memadukan budaya Jawa dengan unsur Katolik. Kompleks gereja memiliki candi bercorak Hindu, pendopo khas Jawa, hingga patung Yesus yang mengenakan busana adat Jawa.
Perpaduan budaya dan nuansa spiritual membuat Gereja Ganjuran tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga destinasi wisata religi yang kaya nilai sejarah dan budaya.
4. Goa Maria Ratu Perdamaian Sendang Jatiningsih
Tempat ziarah ini berada di Dusun Jitar, Kecamatan Moyudan, Sleman, tepat di tepi Sungai Progo.
Lingkungannya yang hijau dan tenang membuat lokasi ini cocok dikunjungi bersama keluarga. Selain nyaman untuk berdoa dan beristirahat, kawasan Goa Maria Ratu Perdamaian Sendang Jatiningsih juga memiliki banyak sudut estetik yang menarik untuk diabadikan.
Akses menuju lokasi pun cukup mudah dari pusat Kota Yogyakarta melalui Jalan Godean menuju arah barat. (Tka)