Nyasar di hutan? Jangan Khawatir, Pahami Lingkungan

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 26 November 2019
Nyasar di hutan? Jangan Khawatir, Pahami Lingkungan

Kegiatan luar ruang selalu seru, namun kamu harus waspada juga. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KALAU tersesat di daerah perkotaan kemungkinan masih ada beberapa petunjuk yang mengarah ke tujuan semula. Atau paling tidak ada okrang yang bisa dimintai tolong menunjukan ke arah yang benar. Paling mudahnya adalah dengan mengikuti aplikasi maps dan tidak akan tersesat.

Namun bagaimana bila kamu tersesat di hutan? Tidak ada orang yang ada hanyalah alam. Nah loh!

Baca Juga:

Uji Nyali di 4 Destinasi Pemandangan Alam Paling Berbahaya di Dunia

Indera manusia

hutan
Manusia sebenarnya memiliki kompas di dalam dirinya. (Foto: Pexels/Adnan Uddin)

Paul Dudchenko,penulis buku Why People Get Lost dan psikolog dari Universitas Stirling, mengatakan bahwa manusia memiliki indera pengarah bawaan atau "kompas mental”. Ia mengatakan bahwa dalam diri manusia telah mengenali spot tertentu yang dapat mengarahkan manusia ke tempat itu.

Laman littlethings menuliskan bahwa kemampuan indera orang untuk mengenali arah memang berbeda-beda. Tetapi tetap mudah bagi siapa pun untuk tersesat terutama bagi kamu yang menyukai kegiatan luar ruang. Agar dapat bertahan 3 hari pertama, ikuti tip dan trik khusus ini, yang bisa memisahkan antara hidup dan mati.


Mengabari kepergian

hutan
Beri tahu tentang kepergian kamu ke hutan atau gunung. (Foto: Pixabay/kaboompics)


Memberi tahu seseorang terdekat dengan tepat ke mana kamu akan pergi. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, mereka dapat menghubungi aparat berwenang dan memulai operasi penyelamatan. Sayangnya, kebanyakan orang tidak peduli dengan langkah ini. Karena mereka ingin menikmati petualangan mereka tanpa melibatkan orang lain.

Baca Juga:

Menikmati Eksotisme 'Swiss van Java' di Penginapan Bernuansa Alam Paling Hits


Logistik penuh

hutan
Logistik harus ideal. (Foto: Pexels/Abhiram Prakash)


Laman littlethings menuliskan dari Departemen Konservasi Lingkungan Negara Bagian New York, seseorang tidak boleh pergi ke hutan sendirian tanpa logistik seperti air, makanan, pisau, korek api tahan air, arloji dan senter kecil. Kemudian pakaian ganti dan batere ponsel yang terisi penuh.


Sadar tersesat? Duduk!

hutan
Duduk dan tenangkan diri bila mengetahui tersesat. (Foto: Pexels/veeterzy)

Robert Koester, penulis buku Lost Person Behavior dan anggota tim SAR, mengatakan bahwa ketika menyadari kamu tersesat, hal pertama yang harus lakukan adalah duduk dan menenangkan diri. Mengambil keputusan terburu-buru karena cemas dapat memperburuk situasi. Panik menyebabkan waktu terbuang dan salah mengambil keputusan.

Tentukan posisi lewat pengamatan

hutan
Lihat sekeliling kamu untuk dijadikan penentu arah, seperti lumut. (Foto: Pexels/mali maeder)

Setelah kamu tenang dan tahu sisa waktu sebelum matahari terbenam. Cobalah untuk mengidentifikasi tanda yang dapat membantu memberi tahu posisi di mana kamu berada. Entah itu gunung, bukit, sungai, pepohonan atau tanda apapun yang menonjol di sekeliling kamu.

Jika tidak ada hal-hal ini yang tersedia untuk kamu, cobalah metode lumut. Menurut Popular Mechanics, lumut biasanya tumbuh di sisi utara pohon dan batu. Kamu juga dapat melihat jaring laba-laba, yang biasanya menggantung di sisi selatan pohon. (lgi)

Baca Juga:

Tak Pernah Terbayangkan, Ini Manisnya Momen Alam Liar

#Hutan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap Indonesia berhasil menekan karhutla hingga 86 persen dalam satu dekade terakhir saat forum PBB di New York.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Indonesia Turunkan Karhutla 86 Persen, Menhut RI Dorong Pengakuan Hutan Adat di Forum PBB
Indonesia
Deforestasi Tahun 2025 Menggila, DPR RI Ingatkan Kemenhut Jangan Main Mata dengan Perusak
Jaelani menilai kejadian di Sumatera merupakan harga mahal yang harus dibayar akibat kelalaian menjaga ekosistem
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Deforestasi Tahun 2025 Menggila, DPR RI Ingatkan Kemenhut Jangan Main Mata dengan Perusak
Indonesia
Prabowo Ingin Bentuk Satgas Pendanaan Taman Nasional, DPR Ingatkan Fungsi Konservasi
Anggota DPR Daniel Johan menanggapi rencana Presiden Prabowo membentuk Satgas Pendanaan Taman Nasional. Tekankan fungsi konservasi jadi prioritas utama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Prabowo Ingin Bentuk Satgas Pendanaan Taman Nasional, DPR Ingatkan Fungsi Konservasi
Indonesia
Penertiban Kawasan Hutan Jadi Prioritas, Prabowo Gelar Ratas di Sela Lawatan ke London
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dari London untuk membahas kinerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan yang dibentuk sejak 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Penertiban Kawasan Hutan Jadi Prioritas, Prabowo Gelar Ratas di Sela Lawatan ke London
Indonesia
Satgas PKH Kantongi Rp 5,27 Triliun Dari Denda 48 Perusahaan di Kawasan Hutan
Selain pembayaran yang telah diterima, Satgas PKH mencatat masih terdapat potensi penerimaan denda dari sektor perkebunan sawit.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Satgas PKH Kantongi Rp 5,27 Triliun Dari Denda 48 Perusahaan di Kawasan Hutan
Indonesia
Satgas PKH Tindak 23 Subjek Hukum Pemicu Bencana Sumatera
Satgas PKH telah memasang pelang penertiban di 11 titik kawasan hutan yang diduga bermasalah.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Satgas PKH Tindak 23 Subjek Hukum Pemicu Bencana Sumatera
Indonesia
Melahirkan Sendiri dalam Hutan Maluku, Berahi Tega Habisi Nyawa Bayinya
Pelaku berjalan masuk ke hutan Wairia setelah merasakan tanda-tanda akan melahirkan. Proses persalinan dilakukan sendirian hingga bayi lahir.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Melahirkan Sendiri dalam Hutan Maluku, Berahi Tega Habisi Nyawa Bayinya
Indonesia
Satgas PKH Identifikasi 12 Korporasi Penyebab Banjir Sumatera, Sanksi Berat Menanti
Penetapan 12 korporasi ini berawal dari penyelidikan 31 perusahaan di tiga provinsi yang diduga melanggar ketentuan alih fungsi kawasan hutan di hulu sungai di Pulau Sumatera.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Satgas PKH Identifikasi 12 Korporasi Penyebab Banjir Sumatera, Sanksi Berat Menanti
Indonesia
Prabowo Tegaskan Penertiban Kawasan Hutan: Kita Lawan Penyimpangan Puluhan Tahun!
Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, Satgas PKH akan terus melawan penyimpangan yang berlangsung lama.
Soffi Amira - Rabu, 24 Desember 2025
Prabowo Tegaskan Penertiban Kawasan Hutan: Kita Lawan Penyimpangan Puluhan Tahun!
Indonesia
Satgas PKH Rebut 4 Juta Hektare Hutan, 20 Perusahaan Sawit dan 1 Tambang Ditagih Denda Rp 2,3 Triliun
Satgas PKH berhasil merebut kembali 4 juta hektare hutan ilegal. 20 perusahaan sawit dan satu tambang didenda Rp 2,34 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 24 Desember 2025
Satgas PKH Rebut 4 Juta Hektare Hutan, 20 Perusahaan Sawit dan 1 Tambang Ditagih Denda Rp 2,3 Triliun
Bagikan